• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kasus DBD di Bontang Melonjak, Warga Diminta Waspada

by Redaksi Bontang Post
5 Februari 2024, 13:30
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Angka kasus demam berdarah dengue (DBD) di Bontang pada Januari mencapai 65. Jumlah ini mendekati pola maksimal kurun lima tahun belakangan. Tepatnya di 2019 ksus DBD di Januari mencapai 74. Dari angka itu Berebas Tengah merupakan kelurahan dengan jumlah tertinggi kasus penderitanya.

“Angkanya mencapai 22 kasus di Berebas Tengah,” kata Fungsional Epidemiologi Muda, Diskes Bontang, Nur Ilham.

Memasuki Februari masyarakat tetap diminta waspada. Pasalnya berdasarkan tren kasus, selisih angkanya tidak jauh beda dengan Januari. Bahkan dalam waktu dekat Dinas Kesehatan akan menerbitkan surat edaran ke masyarakat. Surat ini ditujukan kepada kelurahan, sekolah, dan tokoh masyarakat.

“Surat ini mengenai pentingnya gerakan 3M dalam upaya pemberantasan jentik nyamuk DBD,” ucapnya.

Baca Juga:  Waspada DBD, 4 Jenis Makanan ini Bisa Percepat Penyembuhannya

Pasalnya untuk fogging hanya dapat membunuh nyamuk dewasa. Sehingga melalui gerakan 3M ini bisa memberantas hingga sumber permasalahan. Utamanya di kawasan yang kerap ada penampungan air. Terkait Berebas Tengah, Diskes masih melakukan identifikasi. Mengenai banyaknya kasus penderita DBD di wilayah tersebut.

“Ada satu lagi yakni di Kampung Gotong Royong yang juga kasusnya ada. Bahkan sudah satu kali dilakukan fogging. Dalam waktu dekat ada fogging dosis kedua,” tutur dia.

Saat ini Bontang masih diguyur hujan. Walaupun intensitasnya tidak sering. Oleh sebab itu perlu diperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Jangan sampai ada plastik atau media lain yang bisa menjadi perkembangbiakan nyamuk. Ia juga menekankan banyaknya kasus DBD bukan disebabkan oleh penerapan Wolbachia.

Baca Juga:  September Masih Ada 21 Kasus DBD di Bontang, Warga Diminta Tetap Waspada

“Justru melalui Wolbachia ini dilakukan penekanan. Tetapi memang butuh proses. Jogjakarta butuh waktu minimal satu tahun dalam peningkatan jumlah populasi nyamuk ber-Wolbachia,” terangnya.

Sehubungan dengan area perusahaan Belimbing yang belum disebar ember Wolbachia masih dalam proses sosialisasi. Rencananya tahapan itu bakal dilakukan pekan depan. (ak)

Tags: dbd
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Penerimaan Pajak Tembus Rp4,81 Triliun, KPP Pratama Bontang 2023 Lampaui Target

Next Post

Tiga Wilayah Pesisir di Bontang Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata, Kajian Disusun Tahun Ini

Related Posts

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian
Bontang

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian

27 Oktober 2026, 13:18
DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak
Bontang

DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak

6 Oktober 2026, 09:42
Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah
Bontang

Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah

11 September 2026, 10:03
Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada
Bontang

Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada

2 September 2026, 09:00
Dinkes Bontang Luncurkan Peta Digital DBD, Warga Kini Bisa Pantau Sebaran Kasus Per RT
Bontang

DBD Bontang Naik-Turun, Angka Tertinggi Pernah Capai 588 Kasus

15 Agustus 2026, 10:00
Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta
Bontang

Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta

14 Agustus 2026, 12:33

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.