• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kasus DBD di Bontang Menurun, Warga Tetap Diminta Waspada

by Redaksi Bontang Post
12 Maret 2024, 09:00
in Bontang
Reading Time: 4 mins read
0
Fogging bukan langkah satu-satunya dalam menekan kasus DBD, butuh partisipasi warga dalam menjaga kebersihan. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Fogging bukan langkah satu-satunya dalam menekan kasus DBD, butuh partisipasi warga dalam menjaga kebersihan. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Jumlah kasus penderita demam berdarah dengue (DBD) di Bontang pada Februari ini menurun dibandingkan Januari 2024. Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang mencatat ada 42 kasus penderita yang tersebar di 13 kelurahan. Padahal Januari lalu angka kasus DBD mencapai 80. Belum lagi ada satu kasus kematian akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti ini. 

Fungsional Epidemiologi Muda, Diskes Bontang Nur Ilham mengatakan meski angka penderita menurun tetapi masyarakat harus tetap waspada. Apalagi Bontang masih terkadang diguyur hujan. 

“Masyarakat harus tetap memperhatikan kondisi lingkungan. Jangan sampai kasus DBD di Maret ini kembali melonjak,” kata Nur Ilham. 

Berdasarkan data dari 15 kelurahan yang ada, kasus DBD tidak ditemukan di Kelurahan Gunung Elai dan Satimpo. Sementara kasus terbanyak di Gunung Telihan dengan total delapan. Ia menyebut media yang bisa menjadi tempat tumbuh kembang nyamuk harus segera dibersihkan.

Baca Juga:  Bontang Waspada DBD, PT KPI Fasilitasi Fogging dan Pembagian Abate di 11 RT Api-Api

“Angka ini juga masih di bawah pola maksimal. Karena kasus terbanyak selama Februari terjadi di 2019 dengan 92 kasus,” ungkapnya.

Dia mengingatkan, untuk menutup tempat penampungan air, menaruhkan bubuk abate di bak mandi, hingga memperhatikan tempat penampungan air. Meliputi vas bunga, tatakan dispenser, hingga drum. “Jadi kegiatan untuk membasmi jentik harus tetap rutin,” ucapnya. 

Pasalnya untuk fogging hanya dapat membunuh nyamuk dewasa. Sementara melalui gerakan 3M ini bisa memberantas hingga sumber permasalahan. Utamanya di kawasan yang kerap ada penampungan air. 

 Ia juga menekankan banyaknya kasus DBD bukan disebabkan oleh penerapan Wolbachia. Justru Wolbachia ialah upaya dalam penekanan kasus DBD. Hanya membutuhkan waktu untuk nyamuk yang berwolbachia ini berkembang biak. Jogjakarta pun baru berhasil setelah satu tahun pasca penerapan itu. 

Baca Juga:  Tekan DBD, Ribuan Nyamuk Wolbachia Bakal Dilepas di Enam Kelurahan

“Terkait untuk pendistribusian ember Wolbachia di area perusahaan Kelurahan Belimbing juga masih dalam proses,” jelasnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dbd
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gara-gara Meludah, Ayah dan Anak Dianiaya Tetangga Hingga Luka-luka

Next Post

Harga Beras di Kaltim Tinggi, tapi Warga Tetap Membeli

Related Posts

Kasus DBD Bontang Melandai, Berebas Tengah Paling Banyak
Bontang

Kasus DBD Bontang Melandai, Berebas Tengah Paling Banyak

13 April 2026, 12:00
Kasus DBD Meningkat, Wali Kota Bontang Perintahkan Fogging Fokus di Titik Rawan
Bontang

Kasus DBD Meningkat, Wali Kota Bontang Perintahkan Fogging Fokus di Titik Rawan

9 Maret 2026, 09:53
Tanjung Laut Indah Bontang Jadi Wilayah Tertinggi Kasus DBD Selama Februari 2026
Bontang

Tanjung Laut Indah Bontang Jadi Wilayah Tertinggi Kasus DBD Selama Februari 2026

3 Maret 2026, 10:00
Kasus DBD Renggut Nyawa Bocah 7 Tahun di Bontang
Bontang

Kasus DBD Renggut Nyawa Bocah 7 Tahun di Bontang

2 Maret 2026, 15:28
DBD Masih Mengintai Bontang, 328 Kasus Sepanjang 2025, 2 Meninggal Dunia
Bontang

DBD Masih Mengintai Bontang, 328 Kasus Sepanjang 2025, 2 Meninggal Dunia

28 Januari 2026, 10:00
Tekan Kasus DBD, Wali Kota Bontang Gencarkan Jumantik dan Puskesmas Goes To School
Bontang

Tekan Kasus DBD, Wali Kota Bontang Gencarkan Jumantik dan Puskesmas Goes To School

30 September 2025, 11:00

Terpopuler

  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amparan Tatak Samarinda Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Cumi Hitam, Lezat dan Memanjakan Lidah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.