BONTANGPOST.ID, Bontang – Kecamatan Bontang Utara kini semakin serius menyeimbangkan pembangunan infrastruktur dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai bagian dari visi pembangunan jangka panjang. Berbagai program peningkatan kapasitas SDM, seperti bimbingan teknis (bimtek), mulai diluncurkan secara masif untuk mendukung inisiatif ini.
Rully Adi Putra, Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Bontang Utara, menekankan pentingnya menciptakan keseimbangan antara pembangunan fisik dan penguatan SDM.
“Tidak cukup jika hanya fokus pada infrastruktur. Pengembangan SDM harus berjalan beriringan agar pembangunan di Bontang Utara lebih menyeluruh dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa inspirasi pembangunan SDM dapat diambil dari Kota Bandung, yang dikenal berhasil memadukan inovasi ekonomi kreatif dengan pengelolaan lingkungan dan fasilitas publik. “Bandung menjadi contoh ideal. Mereka mampu mengintegrasikan inovasi SDM dan tata kelola lingkungan dengan baik. Kita bisa belajar dari sana untuk mendorong kemajuan,” ujar Rully.
Di Bontang Utara, program pengembangan SDM dirancang untuk membentuk masyarakat yang tidak hanya memanfaatkan fasilitas infrastruktur, tetapi juga memiliki kemampuan dan daya saing di berbagai bidang. Melalui pelatihan dan bimtek, pemerintah kecamatan berharap dapat menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
“Pembangunan fisik dan penguatan SDM harus saling melengkapi. Keseimbangan ini sangat penting agar dampak pembangunan terasa nyata dan memberikan manfaat jangka panjang,” tambahnya.
Rully optimis langkah ini dapat menciptakan pondasi yang kuat untuk mendukung pertumbuhan masyarakat di Bontang Utara. Dengan perpaduan antara infrastruktur yang memadai dan SDM berkualitas, diharapkan wilayah ini mampu menjadi contoh pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal. (*)







