• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pemkot Bontang

Kejar Penanganan Banjir Rob Bontang Kuala, Neni Temui Kementerian PU

by Redaksi Bontang Post
2 April 2026, 09:00
in Pemkot Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta langkah Kementerian PU terkait penanganan banjir rob di Bontang Kuala. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta langkah Kementerian PU terkait penanganan banjir rob di Bontang Kuala. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Upaya penanganan banjir rob di kawasan wisata Bontang Kuala terus dikebut Pemerintah Kota Bontang. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, bahkan turun langsung ke Jakarta untuk menemui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Rabu (1/4/2026), guna meminta intervensi pusat atas persoalan yang kian mengkhawatirkan.

Dalam pertemuan tersebut, Neni diterima jajaran Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan Kementerian PU. Ia menegaskan urgensi penanganan jalan nasional sepanjang kurang lebih 900 meter menuju Bontang Kuala yang kerap terendam banjir rob.

“Kami melaporkan kondisi infrastruktur jalan nasional yang menjadi kendala utama mobilitas masyarakat dan sektor pariwisata. Banjir rob terjadi hampir setiap hari, terutama sore hingga malam,” ujar Neni.

Baca Juga:  Cegah Hoaks, Kadiskes Bontang Jadi Jubir Penanganan Korona

Ia menjelaskan, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada kegiatan pendidikan di sekitar kawasan. Selain itu, status jalan sebagai aset nasional membuat pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam melakukan penanganan secara maksimal.

Keterbatasan anggaran daerah juga menjadi tantangan. Neni menyebut, perubahan regulasi hubungan keuangan antara pusat dan daerah membuat ruang fiskal APBD semakin sempit. Karena itu, intervensi melalui APBN dinilai menjadi solusi paling realistis.

“Kami berharap ada perhatian khusus dari pemerintah pusat. Bontang selama ini juga memberikan kontribusi besar, khususnya dari sektor migas,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bapperida Bontang, Syahruddin, menyebut pihak Kementerian PU telah memberikan respons positif, meski belum memastikan waktu realisasi anggaran.

Baca Juga:  Pemkot Dukung Kota Layak Anak

“Mereka memberikan atensi. Walaupun belum menjanjikan 100 persen, tapi akan diupayakan ada intervensi,” tuturnya.

Syahruddin berharap intervensi tersebut dapat terealisasi pada tahun anggaran 2026, paling lambat akhir tahun. Mengingat banjir rob yang terjadi hampir setiap hari sudah sangat mengganggu aktivitas masyarakat.

“Sudah sangat mengkhawatirkan. Hampir tiap hari rob terjadi dan itu mengganggu aktivitas warga,” tegasnya.

Terkait teknis penanganan, Pemkot Bontang sebenarnya telah menyiapkan dokumen perencanaan detail engineering design (DED) yang sebelumnya juga disampaikan ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Dalam desain tersebut terdapat dua opsi penanganan.

Pertama, peninggian badan jalan dengan sistem konstruksi berpancang agar air tetap dapat mengalir di bawahnya. Kedua, pembangunan dinding penahan di sisi kiri dan kanan jalan untuk menahan limpasan air laut.

Baca Juga:  Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Kementerian PU, mengingat kewenangan jalan tersebut merupakan milik pemerintah pusat.

“Kami serahkan ke kementerian. Apakah menggunakan desain yang sudah ada atau membuat desain baru, yang penting ada intervensi dulu agar masyarakat bisa segera tertolong,” lanjut Syahruddin.

Ia juga mengakui, kebijakan efisiensi anggaran di tingkat pusat berpotensi memengaruhi skema penanganan yang dipilih. Meski begitu, Pemkot tetap berharap ada langkah konkret dalam waktu dekat. (ak) 

 

Tags: Banjir RobBanjir rob Bontang Kualadiskominfo bontangpemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Polisi Telusuri Truk Trailer Langgar Aturan Penyebab Tiang Listrik Roboh di Tanjung Laut Bontang

Next Post

Labkesda Bontang Tetap Beroperasi Selama Pembangunan Gedung Baru

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Bontang Pecat Aipda IM, Positif Sabu hingga Terjerat Banyak Utang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.