• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kekerasan Terhadap Anak di Kaltim Tinggi, Ini Langkah yang Harus Diambil

by Redaksi Bontang Post
22 Juni 2024, 12:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) mengungkapkan bahwa angka kekerasan terhadap anak di Kalimantan Timur (Kaltim) masih cukup tinggi.

Pada tahun 2023 lalu, tercatat 695 kasus kekerasan terhadap anak, sementara hingga Mei 2024 sudah ada 284 kasus yang dilaporkan. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menyebut tingginya kasus ini salah satunya disebabkan oleh meningkatnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan kekerasan kepada pihak berwajib.

“Banyaknya unit pelayanan perlindungan perempuan dan anak, sehingga membuat keberanian masyarakat dan keluarga melaporkan kasus yang terjadi di lingkungannya,” kata Sri Wahyuni dalam Rakorda Perlindungan Anak di Ranah Dalam Jaringan di Swiss Bell Hotel, Balikpapan, Kamis (20/6).

Sri Wahyuni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melindungi anak-anak dengan memberikan literasi digital yang baik.

“Kalau tidak diberikan pemahaman dari sekarang, bonus demografi ini tidak akan kita rasakan,” ungkapnya, menekankan pentingnya pemahaman digital di era teknologi informasi yang pesat.

Sekitar 30 persen penduduk Kalimantan Timur adalah anak-anak yang berpotensi menjadi bonus demografi dan generasi Indonesia emas.

Oleh karena itu, memberikan perlindungan dan pendidikan yang tepat bagi anak-anak adalah kunci untuk memanfaatkan potensi tersebut. Sri Wahyuni juga menekankan tantangan besar dalam melindungi anak-anak di era digital.

“Kita dihadapkan pada tantangan besar dalam upaya melindungi anak-anak dari ancaman kekerasan, terutama di ranah dalam jaringan. Untuk itu sangat penting memberikan literasi digital yang baik,” ucapnya. (*)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tak Terima Basri Rase Dicopot, Anggota PKB Bontang Angkat Kaki

Next Post

Menhub Pantau Pembangunan Bandara IKN, Target Selesai 1,5 Bulan Lagi

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.