• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Kelabui Petugas, Tahanan KPK Ini Masukan HP ke Tas Usai Sidang

by M Zulfikar Akbar
5 Februari 2020, 11:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Orang kepercayaan I Nyoman Dhamantra, Mirawati Basri mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/8/2019). KPK menahan enam orang tersangka pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait kasus dugaan pengurusan kuota dan izin impor bawang putih tahun 2019 dengan barang bukti uang 50 ribu dolar Amerika serta bukti transfer sebesar Rp2,1 miliar. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com )

Orang kepercayaan I Nyoman Dhamantra, Mirawati Basri mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/8/2019). KPK menahan enam orang tersangka pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait kasus dugaan pengurusan kuota dan izin impor bawang putih tahun 2019 dengan barang bukti uang 50 ribu dolar Amerika serta bukti transfer sebesar Rp2,1 miliar. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com )

Share on FacebookShare on Twitter

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan, tidak ada kelonggaran bagi tahanan yang mendekam di rumah tahanan KPK. Hal ini karena terdakwa penerimaan suap impor bawang putih, Mirawati Basri kedapatan membawa handphone ke Rutan.

Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri menyatakan, telepon genggam milik Mirawati didapatkan saat pengelola Rutan melakukan inspeksi mendadak. Hal ini sebagai bentuk pengawasan kepada para tahanan KPK.

“Inilah bentuk pengawasan KPK, dari Rutan KPK kepada tahanan agar tertib dan mengikuti tata tertib. Memang kemudian didapati mirawati ada alat komunikasi,” kata Ali di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2020).

Ali menjelaskan, orang dekat politikus PDI Perjuangan I Nyoman Dhamantra itu membawa alat komunikasi usai menjalani persidangan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Mirawati memasukan handphone-nya ke dalam tas.

Padahal, usai menjalani persidangan setiap tahanan selalu diperiksa terlebih dahulu sebelum kembali ke Rutan. Namun, Mirawati berhasil mengelabui petugas dengan memasukan telepon genggam ke dalam tasnya.

Baca Juga:  Berkunjung ke Balikpapan, Nawawi Khawatir Bakal Ada yang Diangkut KPK

“Karena SOP-nya, seusai persidangan dilakukan pemeriksaan. Tetapi ternyata bisa masuk, ketahuan, tapi karena ada operasi rutin yang dilakukan KPK maka didapatkanlah itu (alat komunikasi),” ucap Ali.

Oleh karena itu, berdasarkan hasil pemeriksaan Mirawati terbukti melakukan pelanggaran tata tertib. Dia pun harus diberi sanksi untuk tidak dijenguk keluarganya selama satu bulan.

“Sekali lagi saya bukan berarti ada kelonggaran di Rutan KPK, tapi justru kami lakukan pengawasan terus menerus dan lakukan sidak secara berkala terkait peneggakan tata tertib,” klaim Ali.

Kendati demikian, terkait Mirawati kedapatan menyalahgunakan izin berobat yang kemudian digunakan untuk facial, kata Ali, merupakan kewenangan majelis hakim yang menyidangkan perkara Mirawati. Menurutnya, Jaksa KPK telah melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Mirawati.

“Majelis hakim juga sudah menerima laporan, tentu menjadi pertimbangan majelis hakim, kemudin yang bersangkutan (Mirawati Basri) mengajukan izin berobat kembali,” pungkasnya.

Baca Juga:  Kejari Bontang Beri Sinyal Tersangka Korupsi Tugu Selamat Datang Lebih dari Satu Orang

Sebelumnya, Mirawati Basri membeberkan alasannya pergi ke clinical facial brightening atau facial perawatan kulit. Terdakwa penerima suap itu mengaku kulitnya gatal-gatal selama mendekam di rumah tahanan (Rutan) cabang KPK.

Hal ini yang mendasari Mirawati pergi untuk melakukan perawatan kulitnya pada Jumat (24/1) lalu. Karena dia mengalami tidak kecocokan air selama berada di Rutan.

“Saya semenjak tinggal di Rutan, kulit saya gatal-gatal berikut muka dan punggung semua ada putih-putih, udah diobatin di poli bolak balik sehingga dokter poli mereferensikan saya ke dokter,” kata Mirawati kepada Jaksa KPK di PN Tipikor Jakarta, Senin (3/2/2020).

Mirawati menyampaikan, mukanya mengalami iritasi selama mendekam di Rutan KPK. Sehingga dia pun mendapat referensi menjalani perawatan kulitnya di RSPAD Gatot Soebroto.

“Kalau muka iritasi semua dibersihkan sama dokter pakai obat, saya mencari dokter kulit kelamin perempuan, direferensikan ke dotker Rita dan Lilik di RSPAD. Makanya saya ke sana, jadi facial scrub yang dimaksud itu adalah silahkan ditanya ke dokter itu, saya item di sini putih-putih,” klaim Mirawati sambil menunjuk anggota tubuhnya yang mengalami penyakit kulit.

Baca Juga:  OTT KPK di PPU, Satu Pejabat Diperiksa di Polda Kaltim, Ruang Bupati Disegel

Mirawati beralasan, tidak diperbolehkannya pengawal tahanan untuk masuk saat dia menjalani perawatan, karena memang anggota tubuhnya diperiksa. Sebab, pengawal tahanan tersebut merupakan laki-laki sehingga tidak diperbolehkan masuk.

“Mungkin pengawal tidak boleh masuk karena laki-laki. Buka baju disinar, punggung saya seperti ada panu,” klaim Mirawati.

Penyakit kulitnya itu, kata Mirawati, efek dari air Rutan KPK yang banyak dicampur oleh kaporit. Dia menyebut, hal ini pun banyak dirasakan oleh tahanan KPK lainnya.

“Semua teman-teman saya di Rutan juga sperti itu. Jadi bukan saya mau facial buang duit, saya butuh duit. Saya juga bayar sendiri nggak ada tunggakan, penasihat hukum saya hadir,” pungkas Mirawati. (jpc)

Source: Jawa Pos
Tags: korupsiKPKmirawati
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Terkait Kecelakaan, Polisi Panggil Perusahaan

Next Post

Kemenkes Pastikan Semua WNI di Lokasi Karantina Natuna Masih Sehat

Related Posts

Daftar Tersangka OTT KPK di KPP Banjarmasin, Kepala Pajak Terima Suap Rp800 Juta untuk DP Rumah
Nasional

KPK Usut Dugaan Korupsi Cukai Rokok Djarum, Kerugian Negara Ditaksir Triliunan Rupiah

30 Oktober 2026, 12:56
Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa
Bontang

Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa

28 Oktober 2026, 13:43
Daftar Tersangka OTT KPK di KPP Banjarmasin, Kepala Pajak Terima Suap Rp800 Juta untuk DP Rumah
Kaltim

KPK Temukan Anomali APBD Kaltim, Pokir DPRD Lintas Dapil Jadi Sorotan

27 September 2026, 20:59
Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar
Kaltim

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar

25 September 2026, 15:18
Daftar Tersangka OTT KPK di KPP Banjarmasin, Kepala Pajak Terima Suap Rp800 Juta untuk DP Rumah
Nasional

OTT KPK di Jabodetabek Seret Dirjen ATR/BPN dan Politikus Golkar Fahd A Rafiq, Uang Ratusan Miliar Disita

15 September 2026, 11:39
Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan
Kaltim

Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan

7 Agustus 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.