BONTANGPOST.ID, Bontang – Kota Bontang dipastikan bakal mendapat pemasangan jaringan gas (jargas) rumah tangga dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada akhir 2025. Kepastian ini diperoleh setelah Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, berkomunikasi langsung dengan salah satu staf Kementerian ESDM akhir pekan lalu.
“Pemasangan jargas dari APBN untuk wilayah Bontang direncanakan akhir tahun ini,” kata Neni.
Tim jargas dijadwalkan berkunjung ke Bontang pada minggu kedua September untuk memberikan informasi awal sekaligus bersilaturahmi dengan Pemkot Bontang.
Total sambungan yang dipasang sebanyak 10.553 rumah, namun jumlah ini menurun dibandingkan hasil survei Lemtek UI dan Kementerian ESDM sebelumnya, yakni 10.608 rumah. Bahkan lebih sedikit dari usulan awal Pemkot Bontang yang mencapai 11.874 sambungan.
Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setkot Bontang, Lukman, mengaku belum bisa menjelaskan wilayah mana yang terkena pengurangan karena data detail belum diterima.
“Memang turun 55 sambungan rumah dari hasil survei. Data lokasi penerima masih menunggu kepastian,” ujarnya.
Adapun distribusi hasil survei terbesar berada di Kelurahan Loktuan (1.762 sambungan), disusul Tanjung Laut (1.632), Api-Api (1.063), Tanjung Laut Indah (869), dan beberapa kelurahan lainnya.
Sementara itu, Kelurahan Bontang Lestari belum disurvei karena jaringan induk jargas belum menjangkau wilayah tersebut. (*)







