• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kesal Air Tak Mengalir, IRT Bawa Pakaian Kotor ke PDAM

by M Zulfikar Akbar
15 Januari 2019, 13:30
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

PANGKALAN BUN – Seorang ibu rumah tangga (IRT), Naily Rahmah tampak kecewa dengan pelayanan kantor PDAM Tirta Arut di Pangkalan Bun. Akibatnya, warga Jalan Pasanah, RT 27, Kelurahan Sidorejo, Kobar itu mendatangi kantor perusahaan daerah air minum setempat sambil membawa pakaian kotor lengkap beserta ember untuk keperluan mencuci.

Aksi yang dilakukan IRT pada Senin (14/1) itu merupakan bentuk kekesalannya sebagai konsumen atas pelayanan PDAM Tirta Arut. Karena selama dua minggu terakhir, air PDAM di rumahnya tidak mengalir. Naily Rahmah juga mengeluhkan atas tingginya tagihan pemakaian PDAM, meski air jarang sekali digunakan karena sering tidak mengalir.

“Tarif PDAM diwacanakan naik mulai 2019 ini, tapi tidak dibarengi dengan pelayanan. Padahal saya sudah berapa kali komplain ke sini, namun petugas saling lempar untuk penanganannya. Padahal saya menuntut hak saya sebagai konsumen,” kata Naily saat mendatangi kantor PDAM Tirta Arut, kemarin.

Baca Juga:  Minta Segera Tutup Lubang, Pasang Tanda Peringatan, dan Koordinasi

IRT 33 tahun itu mengaku, keluhan terkait pelayanan PDAM ini sudah sering disampaikan ke PDAM. Bahkan sejak tiga bulan lalu ia sudah beberapa kali bolak-balik ke kantor PDAM. Puncaknya, komplain tersebut disampaikan kemarin dengan membawa cucian kotor, karena cucian di rumahnya sudah menumpuk.

“Silahkan tanya petugas (PDAM) sudah berapa kali saya kesini. Sampai cucian di rumah saya menumpuk. Air sudah tidak normal sejak tiga bulan. Yang parah dua minggu terakhir. Kalau pun air mengalir juga kecil, keruh. Itupun jam-jam tertentu,” jelasnya.

Bentuk dari kekesalannya, Naily berencana ingin mencuci di kantor PDAM setempat. Namun petugas menyatakan saat ini kondisi mesin PDAM juga rusak dan tidak bisa memproduksi air baku.

Baca Juga:  PDAM Janji Air Lancar saat Ramadan

“Kami akui memang saat ini PDAM sedang mengalami gangguan, karena mesin (pengolah air) sedang rusak. Jadi ada beberapa wilayah yang terkena imbasnya, air tidak mengalir dengan sempurna,” kata petugas PDAM yang melayani keluhan pelanggannya tersebut.

Pihaknya mengakui, wilayah yang terdampak akibat kerusakan mesin tersebut terjadi di beberapa daerah, termasuk wilayah Kelurahan Sidorejo tempat tingal Naily Rahmah sebagai pelanggan PDAM.

“Jangankan di tempat ibu, di rumah saya saja (karyawan PDAM) juga gangguan. Jadi kalau mau nyuci baju di sini percuma. Di kantor juga air gak ngalir, mesinnya rusak,” kata petugas PDAM menanggapi keluhan pelanggannya.

Sementara Direktur PDAM Tirta Arut Sapriansyah mengatakan, pihaknya selama ini telah maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dari hasil laporan keluhan pelanggan yang mereka miliki, pelanggan atas nama Naily Rahmah baru satu kali melaporkan gangguan kepada PDAM.

Baca Juga:  Butuh Banyak Sumber Air Baku, Pembangunan Dua Sumur Baru PDAM Dibiayai Provinsi

“Sudan kami cek, baru kemarin ada laporan keluhan. Kami juga mempertanyakan kalau yang bersangkutan mengaku sudah sering melapor tapi tidak ditanggapi,” ujar Sapriansyah saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, kemarin.

Sapriansyah mengaku, kalaupun ada gangguan air PDAM yang tidak mengalir, pihaknya akan mengantarkan air secara gratis ke rumah pelanggan menggunakan mobil tanki. “Selama masih pelanggan PDAM, dan ada permintaan dari pelanggan, kami akan antar langsung. Asal siap menampung air, karena sekali antar ke rumah itu satu tanki,” pungkasnya. (lan/ens/jpg)

Tags: pangkalan bunpdam
Share408TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Keluarga Cemara Lampaui 1 Juta Penonton

Next Post

Rangkaian Bulan K3, Pupuk Kaltim Gelar Sosialisasi HIV/AIDS dan IMS Kepada Masyarakat Buffer Zone

Related Posts

WTP Advent Mulai Uji Coba, Warga Bontang Barat Berpeluang Nikmati Air Mengalir 24 Jam
Bontang

WTP Advent Mulai Uji Coba, Warga Bontang Barat Berpeluang Nikmati Air Mengalir 24 Jam

8 Mei 2026, 09:00
Perumda Naikkan Tarif Air di Bontang, Berikut Rinciannya
Bontang

Perumda Naikkan Tarif Air di Bontang, Berikut Rinciannya

23 Januari 2026, 13:22
Pipa Induk Bocor Akibat Pekerjaan Drainase, 3.000 Pelanggan PDAM di Bontang Baru Terkena Dampak
Bontang

Pipa Induk Bocor Akibat Pekerjaan Drainase, 3.000 Pelanggan PDAM di Bontang Baru Terkena Dampak

7 Juli 2025, 21:41
Siap-siap, Distribusi Air di 14 Wilayah Bontang Bakal Terhenti Sementara
Bontang

Distribusi Air PDAM Bakal Terhenti, Berikut 27 Wilayah di Bontang yang Terdampak

30 Agustus 2024, 17:31
Siap-siap, Distribusi Air di 14 Wilayah Bontang Bakal Terhenti Sementara
Bontang

WTP Loktuan Shut Down, Masyarakat Diminta Tampung Air

11 Juli 2024, 10:26
Siap-siap, Distribusi Air di 14 Wilayah Bontang Bakal Terhenti Sementara
Bontang

Siap-siap Tampung Air, Ribuan Sambungan Rumah di Loktuan Bakal Terdampak Shut Down PDAM

3 Juli 2024, 09:47

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.