BONTANGPOST.ID, Bontang – Pengembangan perpustakaan di Kota Bontang masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait pemerataan fasilitas dan pemenuhan standar koleksi bahan pustaka.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang, Retno Febriaryanti, menyebut salah satu persoalan utama adalah belum meratanya perpustakaan yang memenuhi standar nasional, baik di tingkat sekolah, kecamatan, kelurahan, maupun masyarakat.
“Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya budaya gemar membaca di tengah masyarakat,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Dari sisi koleksi, DPK Bontang saat ini memiliki 7.192 judul buku dengan total 7.275 eksemplar. Jumlah tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan, baik dari segi kuantitas maupun variasi jenis bahan bacaan.
Kebutuhan yang masih harus dipenuhi meliputi buku referensi, bacaan populer, koleksi digital, hingga bahan bacaan yang ramah anak dan penyandang disabilitas.
“Pemenuhan koleksi harus dilakukan secara berkala agar memenuhi standar nasional dan menjawab kebutuhan masyarakat yang beragam,” jelas Retno.
Ia menambahkan, penguatan koleksi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.
Untuk itu, DPK terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak guna mempercepat pemenuhan kebutuhan fasilitas dan koleksi.
“Dengan upaya berkelanjutan, kami berharap layanan perpustakaan di Bontang bisa semakin merata dan berkualitas,” pungkasnya. (*)







