• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Ketua DPRD Bontang Pastikan Aspirasi Warga Jadi Dasar Evaluasi Retribusi Bontang Kuala

by Dwi Kurniawan Nugroho
11 Mei 2026, 13:10
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam (Dwi Kurniawan Nugroho/ Bontang Post)

Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam (Dwi Kurniawan Nugroho/ Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Hasil mediasi antara warga dan Pemkot Bontang pada Minggu (10/5/2026) memutuskan penarikan retribusi masuk kawasan wisata Bontang Kuala dihentikan sementara selama sepekan untuk dilakukan evaluasi.

Keputusan tersebut disampaikan Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam usai mediasi bersama warga di aula Kantor Kelurahan Bontang Kuala.

Menurutnya, penghentian sementara dilakukan agar pemerintah memiliki waktu mengevaluasi skema penarikan retribusi yang sebelumnya menuai penolakan dari warga dan pedagang. Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Bontang diminta menyiapkan kajian ulang selama sepekan ke depan.

“Nanti tarifnya dikaji ulang. Apakah Rp5 ribu itu untuk per kendaraan saja. Jadi ini dihentikan sementara,” ujar Andi Faizal.

Baca Juga:  Banjir Rob Genangi RT 19 Bontang Kuala 

Ia menyebut penerapan retribusi tersebut masih dalam tahap uji coba. Bahkan, berdasarkan laporan sementara Dispopar, pendapatan dari penarikan retribusi selama dua hari disebut mencapai sekitar Rp10 juta.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi gambaran potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pengelolaan kawasan wisata melalui perda yang telah diterapkan.

Namun demikian, DPRD meminta pemerintah tetap memperhatikan dinamika dan aspirasi masyarakat agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

“Bisa dibicarakan apakah angkanya kemahalan atau bagaimana mekanismenya. Semua akan dievaluasi sesuai kondisi di lapangan,” katanya.

Evaluasi nantinya difokuskan pada mekanisme penarikan di lapangan agar tidak memberatkan warga maupun pengunjung. Selain nominal, pemerintah juga akan membahas teknis penarikan retribusi hingga keterlibatan warga lokal dalam pengelolaannya.

Baca Juga:  Eksotisme Sungai Belanda

Penghentian sementara ini disambut baik warga. Perwakilan warga, Agung Anugrah, berharap kebijakan retribusi nantinya benar-benar mempertimbangkan kondisi masyarakat setempat.

Ia meminta skema pembayaran diubah menjadi per kendaraan, bukan per orang seperti yang diterapkan saat ini.

“Seminggu itu waktu yang cukup untuk membahas kebijakan ini,” kata Agung.

Sementara itu, Kepala Dispopar Bontang, Eko Mashudi memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti berbagai masukan dan keresahan warga.

Meski begitu, ia menegaskan penerapan retribusi merupakan amanah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2025 tentang retribusi kawasan wisata.

“Akan kami evaluasi segera, semua masukan sudah kami catat,” ungkap Eko.

Sebelumnya, penarikan retribusi masuk kawasan wisata Bontang Kuala menuai penolakan dari warga dan pedagang setempat. Protes tersebut mencuat dalam mediasi yang digelar di aula Kantor Kelurahan Bontang Kuala.

Baca Juga:  Mencicipi Kerapu Belah Urung di Pondok Kuliner Tengah Laut

Diketahui, proses penarikan retribusi di wilayah tersebut sudah berlangsung sejak 8 hingga 9 Mei 2026.

Perwakilan pemuda Bontang Kuala, Agung Anugrah, menilai kebijakan penarikan retribusi sebesar Rp5 ribu untuk dewasa dan Rp2 ribu bagi anak-anak dilakukan tanpa sosialisasi matang.

“Bahkan warga yang cuma mau menjenguk keluarga atau anak sekolah yang kerja kelompok di wilayah permukiman Bontang Kuala ikut kena pungutan,” katanya. (*)

Tags: bontang kualaretribusi wisata
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Polisi Mulai Periksa Saksi Keributan Kasus Pencurian Mangga di Api-Api Bontang

Next Post

Kenaikan Harga Material dan BBM Berpotensi Pengaruhi Nilai Kontrak Proyek Polder Tanjung Laut Bontang

Related Posts

Trotoar Bontang Kuala Masuk Prioritas 2027, Dinas PUPRK Siapkan Jalur Beton Setinggi 90 Sentimeter
Bontang

Trotoar Bontang Kuala Masuk Prioritas 2027, Dinas PUPRK Siapkan Jalur Beton Setinggi 90 Sentimeter

23 Oktober 2026, 14:22
Sungai Bontang Kuala Menghitam, DLH Duga Dampak Kemarau dan Limbah Domestik
Bontang

Sungai Bontang Kuala Menghitam, DLH Duga Dampak Kemarau dan Limbah Domestik

21 Oktober 2026, 13:48
Aksesori Motor Pengunjung Hilang di Bontang Kuala, Pengamanan Diakui Belum Maksimal
Bontang

Aksesori Motor Pengunjung Hilang di Bontang Kuala, Pengamanan Diakui Belum Maksimal

14 September 2026, 15:47
Trotoar Bontang Kuala Masuk Prioritas 2027, Material Ulin Diganti Beton
Bontang

Trotoar Bontang Kuala Masuk Prioritas 2027, Material Ulin Diganti Beton

18 Agustus 2026, 11:00
Sehari Listrik Padam Sampai 8 Kali, Warga Bontang Kuala Khawatir Alat Elektronik Rusak
Bontang

Sehari Listrik Padam Sampai 8 Kali, Warga Bontang Kuala Khawatir Alat Elektronik Rusak

10 Agustus 2026, 15:08
Proyek Penurapan Rp4,5 Miliar di Bontang Kuala Ditarget Rampung September
Bontang

Proyek Penurapan Rp4,5 Miliar di Bontang Kuala Ditarget Rampung September

7 Juli 2026, 11:30

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.