• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Kisah Nenek Suparmi, 40 Tahun Jualan Jamu Tradisional, Akhirnya Bisa Naik Haji

by Redaksi Bontang Post
12 Juni 2023, 17:00
in Nasional
Reading Time: 1 min read
0
Usaha jamu mengantarkan Suparmi berangkat haji tahun ini. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Usaha jamu mengantarkan Suparmi berangkat haji tahun ini. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share on FacebookShare on Twitter

Usaha tidak akan mengkhianati hasil. Pepatah ini cocok untuk menggambarkan Suparmi. Berkat usaha kerasnya berjualan jamu disertai doa, perempuan berusia 68 tahun asal Desa Jati, Kecamatan Masaran ini akhinya bisa naik haji pada tahun ini. Dia tergabung dalam kloter 62.

bontangpost.id – Impian Suparmi melaksanakan rukun islam yang ke lima segera menjadi kenyataan. Ini berkat usaha kerasnya menyisihkan penghasilannya dari bakul jamu setiap hari, sejak anak-anaknya dewasa. Lalu dia mendafar antrean haji pada 2011.

Suparmi mengaku bisa menabung mulai Rp 20 – 30 ribu perhari, tergantung ramainya pelanggan. Setiap hari Suparmi sudah bangun pukul 03.00 dini hari untuk membuat jamu tradisional. Jamu buatan nenek enam cucu ini dijajakan sejak pukul 06.30 – 11.00 setiap harinya.

Baca Juga:  Biaya Haji Rp 39,8 Juta, Kuota 2022 Diprediksi 110.500 Orang

Suparmi mengatakan, pengalamannya berjualan jamu sejak 1975. Artinya sudah sekira 40 tahun menjadi penjual jamu tradisional. Awal berjualan, Suparmi berjalan kaki menjajakan jamu gendong keliling dari rumah ke rumah. Itupun diterpa cobaan, dagangan jamunya tidak laku. Lantas dia mendapatkan semangat dan dorongan dari orang tuanya untuk sabar dan telaten.

”Ibu saya bilang, saya diminta sabar, memang awalnya mencari pelanggan itu susah,” terangnya saat ditemui jelang keberangkatan ke Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, kemarin (11/6/2023).

Setelah 30 an tahun keliling jamu gendong, baru pada 2005, Suparmi mempunyai sepeda pemberian saudaranya. Sepeda itu digunakannya berkeliling dengan jangkauan yang lebih luas. Saat itu empat orang anaknya sudah berkeluarga. Sehingga penghasilan dari jualan jamu, disisihkan untuk menabung haji. Suparmi mengaku bersyukur karena menjadi salah satu orang yang berangkat ke Tanah Suci menjalankan ibadah haji tahun ini.

Baca Juga:  Daftar CJH Sudah Dilansir, Pelunasan BPIH Mulai 5 Maret

”Sangat senang. Masyaallah, saya hanya seorang penjual jamu kok kepanggil, alhamdulillah bersyukur kepada Allah,” tandasnya. (jawapos)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: ibadah haji
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Proyek Penerangan Jalan Rp 1,4 Miliar di Bontang Lestari Mulai Dikerjakan

Next Post

Atlet Boling Berkebutuhan Khusus Asal Bontang, Wakili Indonesia di Kompetisi Dunia

Related Posts

Arab Saudi Jamin Haji 2026 Aman, Jemaah Kaltim Diminta Tetap Tenang
Kaltim

Rute Haji 2026 Aman, Penerbangan Jemaah Dipastikan Hindari Wilayah Konflik

15 April 2026, 08:00
Daftar Haji Cukup lewat Aplikasi
Kaltim

Jemaah Haji Kaltim Mulai Masuk Embarkasi 26 April, 3.166 Orang Siap Berangkat

6 April 2026, 08:00
Arab Saudi Jamin Haji 2026 Aman, Jemaah Kaltim Diminta Tetap Tenang
Nasional

Arab Saudi Jamin Haji 2026 Aman, Jemaah Kaltim Diminta Tetap Tenang

26 Maret 2026, 11:00
Pelunasan Biaya Haji 2023 Diperpanjang Lagi sampai 19 Mei
Nasional

Aturan Baru Haji Ditetapkan, Jemaah yang Ingin Berhaji Dua Kali Wajib Tunggu 18 Tahun

1 November 2025, 09:12
Pelunasan Biaya Haji 2023 Diperpanjang Lagi sampai 19 Mei
Kaltim

2.586 Calon Jemaah Haji Asal Kaltim Berangkat Mei, Calon Haji Diminta Siapkan Fisik

21 Januari 2025, 08:44
Pelunasan Biaya Haji 2023 Diperpanjang Lagi sampai 19 Mei
Nasional

Efisiensi Jadi Alasan di Balik Penurunan Biaya Haji, MUI Harapkan Pelayanan Tak Ikut Turun

9 Januari 2025, 14:59

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balapan Liar Saat Salat Jumat, Puluhan Motor Diamankan Polisi di Bontang Kuala

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.