BONTANG – Ketua Komisi I DPRD Agus Haris mengapresiasi Pemkot Bontang terkait pemberian bantuan sepatu dan tas sekolah. Menurutnya, dengan adanya bantuan ini masyarakat terbantu dalam pemenuhan perlengkapan sekolah putra-putrinya.
“Saya mewakili rekan-rekan Komisi I mengapresiasi program ini telah terlaksana. Paling tidak orang tua tidak memikirkan persiapan sekolah soal sepatu dan tas,” kata Agus Haris saat mengunjungi pembukaan Bontang City Expo, kemarin (1/11).
Dikatakannya, program ini merupakan satu-satunya dalam skala nasional. Meskipun, dalam pelaksanaannya mengalami keterlambatan sehubungan dengan proses lelang yang harus dilakukan beberapa kali.
“Ini pertama di Indonesia, tanda Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni sudah menepati janjinya,” tambahnya.
Terkait keluhan masyarakat sehubungan dengan ukuran sepatu yang tidak muat, politisi Gerindra ini beranggapan hal tersebut terjadi karena kesalahan data saat di-input tiap sekolah. Sebelumnya, proses pendataan dilakukan dari satu tahun sebelumnya.
Secara pribadi, permintaan maaf juga disampaikan kepada masyarakat. Pasalnya, dalam rapat koordinasi dengan Disdik, Komisi I tidak mengingatkan akan molornya distribusi perlengkapan sekolah berujung pada tingkat pertumbuhan anak terutama persoalan ukuran sepatu.
“Ini juga kelalaian Komisi I DPRD saat Rakor untuk mengingatkan Disdik,” ujarnya.
Ini akan menjadi catatan bila program pemberian bantuan perlengkapan sekolah terulang tahun depan. Ia berharap melalui bantuan ini dapat meningkatkan semangat para pelajar untuk lebih giat lagi dalam menggali pengetahuan.
Adapun Disdik menjalankan tugas sebagai regulator dan distributor. Sementara, berkenaan dengan jumlah dan ukuran dilakukan oleh pihak sekolah. (*/ak)







