• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

KPU Pertanyakan Rincian Anggaran Pilgub, Minta Karangpaci Bertindak

by BontangPost
27 Juli 2017, 12:32
in Breaking News
Reading Time: 3 mins read
0
CURHAT: Pertemuan KPU dan Bawaslu dengan Komisi I DPRD Kaltim, Rabu (26/7) kemarin.(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

CURHAT: Pertemuan KPU dan Bawaslu dengan Komisi I DPRD Kaltim, Rabu (26/7) kemarin.(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Upaya menemukan jalan keluar silang sengkarut anggaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 kembali menemui jalan buntu. Audiensi yang diinisiasi Karangpaci, sebutan DPRD Kaltim, kemarin belum juga menghasilkan sepakat. Pasalnya, pejabat pembuat keputusan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim tidak hadir dalam pertemuan yang mendatangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim tersebut.

Berat sebelah, rapat yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kaltim Zain Taufik Nurrohman tersebut berubah jadi ajang “curhat” para penyelenggara pemilu. Meski terlihat bosan dengan pertemuan-pertemuan yang tak juga membuahkan hasil, baik KPU maupun Bawaslu tetap optimistis anggaran pilgub bisa sesuai dengan yang mereka anggarkan. Dalam hal ini, kedua lembaga ini meminta Karangpaci untuk bertindak.

Ketua KPU Kaltim M Taufik menjelaskan, pada awalnya anggaran yang disusun KPU sesuai tahapan pilgub mencapai Rp 486 miliar. Lantas dirasionalisasi atas permintaan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menjadi Rp 428. Nilai tersebut mengalami pemangkasan menjadi Rp 356 miliar. Rasionalisasi dilakukan pada banyak kegiatan meliputi pengadaan alat peraga kampanye serta anggaran untuk penyelenggara ad hoc di daerah.

“Rasionalisasi tersebut tidak sepenuhnya kami terima. Melainkan harus ada komitmen pemprov dan pemerintah masing-masing daerah di Kaltim untuk penganggarannya,” ujar Taufik.

Baca Juga:  Menjelang Pilgub Kaltim, PPP Cari Putra Terbaik Daerah

Faktanya, komitmen ini rupanya belum disepakati penuh oleh 10 kabupaten/kota di Kaltim. Sampai saat ini, baru dua daerah saja yang menyatakan siap membantu dalam hal penyediaan segala kebutuhan penyelenggara ad hoc. Yang meliputi panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Angka Rp 356 miliar itu bila komitmen pemerintah terpenuhi. Tapi bila tidak ada komitmen, maka anggarannya kembali ke Rp 428 miliar,” tambahnya.

Belum juga komitmen ini jelas, KPU dalam pertemuan dengan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim diminta menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan nilai anggaran disetujui Rp 250 miliar. Menyusutnya anggaran yang diajukan KPU ini menimbulkan tanda tanya. Selain tidak dilibatkan dalam pemotongan itu, pemprov juga tidak memberikan daftar rincian anggaran kegiatan sesuai nominal tersebut.

“Penyusunan anggaran ini mengikuti tahapan pilgub. Berdasar surat edaran dari mendagri, ada klausul anggaran pilgub dibebankan pada APBD dalam jumlah yang cukup. Sesuai kebutuhan setiap tahapan pilkada serentak 2018. Kalau belum cukup sesuai kebutuhan tahapan pilkada kaltim, kami belum berani menandatangani NPHD,” uari Taufik.

Baca Juga:  Aji Dedi Naik Peringkat

Belum lagi problem anggaran ini tuntas, KPU dihadapkan pada kebutuhan anggaran baru. Sesuai Peraturan KPU (PKPU) Nomor 80 dan 80 tahun 2017, poin anggarannya bertambah. Dari yang sebelumnya 22 item, bertambah menjadi 24 mata anggaran. Yang meliputi pemilihan susulan dan lanjutan. Sementara, hal tersebut belum dianggarkan.

“Jadi kalau keinginan kami, rasionalisasi itu bukannya berkurang tapi malah bertambah,” sambung Taufik.

Karenanya Taufik menyayangkan pertemuan kemarin yang tidak dihadiri pengambil kebijakan dari karena kewajiban. Dia kembali menegaskan bahwa kewajiban KPU telah dilakukan yaitu mengajukan anggaran. Sementara untuk penyediaannya menjadi kewajiban pemerintah daerah. Apalagi pilgub merupakan kegiatan program strategis nasional.

“Kami tetap bersabar sampai batas waktu yang sudah ditentukan. Mudah-mudahan bapak-bapak DPRD punya solusi terkait persoalan kami. Termasuk juga untuk Bawaslu agar tahapan pilgub bisa berjalan,” harapnya.

Komisioner KPU lainnya Viko Januardhy menjelaskan, tanpa ada rincian anggaran dalam nominal Rp 250 miliar dari pemprov, artinya NPHD belum memenuhi prosedur anggaran. KPU perlu tahu komponen-komponen apa saja yang dicoret dari angka Rp 356 miliar.

Baca Juga:  Aji Dedi Mulawarman Ramaikan Bursa Cagub Kaltim 

“Harapannya DPRD dalam fungsi pengawasan, bisa mempertanyakan kepada pemprov, berkurangnya jadi Rp 250 miliar itu komponennya apa saja,” ujar Viko.

Sementara Rudiansyah, komisioner KPU lainnya menegaskan, KPU telah melakukan empat kali simulasi dalam hal penggunaan anggaran Rp 250 miliar. Hasilnya, bakal ada tahapan yang terpotong. Hal ini memungkinkan terjadinya gugatan kepada KPU misalnya oleh pihak-pihak yang kalah dalam pilgub. Termasuk misalnya ada kantor penyelenggara ad hoc yang bertempat di rumah pribadi.

“Dari konsultasi kami dengan ketua KPU RI, semua provinsi tidak boleh menandatangi NPHD bila tidak memenuhi seluruh tahapan,” beber Rudiansyah.

Menanggapi KPU Kaltim, Ketua Komisi I Zain Taufik Nurrohman membenarkan perlunya rincian kegiatan dalam NPHD. Sepengetahuannya, hibah mesti menyertakan rincian anggaran yang akan digunakan. Bila tidak, bakal menyulitkan pihak-pihak terkait.

“Untuk itu dalam waktu secepatnya, hal ini akan dikomunikasikan komisi I kepada pemerintah,” tutur Zain. Selain itu, komisi I akan kembali mengupayakan pertemuan berikutnya antara pemprov dengan KPU dan Bawaslu Kaltim. Sehingga dapat dicapai titik temu demi kelancaran pelaksanaan Pilgub Kaltim. (luk)

Tags: Anggaranpilgub kaltim 2018
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bahas Perbatasan dengan Korem 091/ASN, Tentara Malaysia Merapat ke Samarinda

Next Post

Ada Potensi Kekacauan

Related Posts

Rp 10,4 Miliar untuk Rehab Dua Jalan 
Bontang

Rp 10,4 Miliar untuk Rehab Dua Jalan 

8 Desember 2018, 17:05
Beasiswa Kaltim Tuntas Belum Teranggarkan? 
Kaltim

Beasiswa Kaltim Tuntas Belum Teranggarkan? 

7 Desember 2018, 16:30
Rp 10,4 Miliar untuk Perbaikan Jalan
Bontang

Rp 10,4 Miliar untuk Perbaikan Jalan

25 November 2018, 17:10
Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp 180 Miliar
Kaltim

Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp 180 Miliar

21 November 2018, 16:25
Cegah DBD, Dinkes Minta Tambahan Anggaran APBD
Breaking News

Cegah DBD, Dinkes Minta Tambahan Anggaran APBD

2 Oktober 2018, 11:03
Silpa Capai Rp 541 Miliar? 
Kaltim

Silpa Capai Rp 541 Miliar? 

27 September 2018, 11:35

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.