• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Krisis Guru di Kaltim Kian Parah, Kekurangan Lebih dari 3.500 Tenaga Pendidik

by Redaksi Bontang Post
29 November 2025, 08:51
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, M Darlis Pattalongi

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, M Darlis Pattalongi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Kekurangan tenaga pendidik di Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan serius. Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, M Darlis Pattalongi, mengungkapkan bahwa defisit guru di tingkat SMA, SMK, dan SLB telah mencapai level yang sangat mengkhawatirkan dan berpotensi mengancam kualitas pendidikan daerah.

Darlis merinci bahwa Kaltim kekurangan hampir 2.000 guru SMK, sekitar 1.000 guru SMA, dan sekitar 500 guru SLB. Totalnya lebih dari 3.500 guru—angka yang disebutnya sebagai beban berat bagi dunia pendidikan.

Kondisi ini membuat pemerataan kualitas pendidikan sulit dicapai. Banyak guru harus mengajar melebihi kapasitas ideal, sehingga proses belajar mengajar tidak optimal. Beberapa sekolah bahkan harus menyesuaikan jumlah kelas dan jam belajar karena terbatasnya tenaga pengajar.

Jika tidak segera ditangani secara strategis, Darlis menilai kualitas lulusan Kaltim akan tertinggal dari daerah lain. Tidak hanya soal jumlah, ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru, mengingat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat.

“Kita harus mengantarkan guru-guru kita memiliki pengetahuan yang berkembang,” tegasnya, menekankan bahwa guru harus mampu menjadi fasilitator yang relevan dengan tantangan zaman. (prokal)

Tags: krisis guru
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Siklon Senyar Rusak Ribuan Rumah, 98 Warga Sumatra Meninggal, Puluhan Hilang

Next Post

Gratis Pol 2026; Kuota 892 Mahasiswa Luar Kaltim dan 133 dari Luar Negeri

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.