• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kronologi Meninggalnya Mandala Risky, Siswa SMKN 4 Samarinda Akibat Sepatu Kekecilan

by Redaksi Bontang Post
5 Mei 2026, 14:39
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Mandala Risky S meninggal dunia setelah infeksi parah karena kebiasaan menggunakan sepatu kekecilan. (Foto: Istimewa)

Mandala Risky S meninggal dunia setelah infeksi parah karena kebiasaan menggunakan sepatu kekecilan. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Tragedi memilukan menimpa Mandala Risky Syahputra (16), siswa kelas XI Pemasaran 2 SMKN 4 Samarinda, yang meninggal dunia diduga akibat infeksi parah pada kaki.

Kondisi itu dipicu penggunaan sepatu yang tidak sesuai ukuran. Mandala diketahui memakai sepatu ukuran 40, sementara ukuran kakinya mencapai 43. Gesekan yang terjadi menyebabkan lecet hingga berkembang menjadi infeksi serius.

Keterbatasan ekonomi membuat Mandala tetap menggunakan sepatu tersebut setiap hari. Kondisinya semakin memburuk saat ia menjalani program magang sebagai pramuniaga di salah satu pusat perbelanjaan di Samarinda.

Aktivitas yang menuntut banyak berdiri dan berjalan memperparah luka di kakinya hingga infeksi semakin serius.

Meski merasakan sakit, Mandala dikenal sebagai pribadi yang tidak ingin merepotkan keluarga. Ibunya, Ratnasari (40), menyebut anaknya memilih menahan rasa sakit dan tetap beraktivitas seperti biasa.

“Sakit yang dialaminya dia rasakan sendiri, tanpa harus merepotkan orang lain,” ujarnya.

Mandala tinggal bersama ibunya dan adiknya di rumah sewaan di Jalan Tarmidi, Gang 2, Kelurahan Sungai Pinang Luar. Ayahnya telah meninggal dunia.

Ia bahkan sempat ditawari sepatu baru oleh sang ibu, namun menolak. Mandala lebih memilih menyerahkan penghasilannya dari magang sebesar Rp840 ribu per bulan untuk membantu biaya sewa rumah.

“Dia hanya minta dibelikan ganjalan empuk agar kakinya tidak terlalu sakit saat berdiri,” tutur Ratnasari.

Seiring waktu, kondisi infeksi semakin parah hingga Mandala akhirnya tumbang. Ia kemudian dinyatakan meninggal dunia, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.

Kasus ini menyita perhatian publik. Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Samarinda, Rina Zainun, menyoroti minimnya empati dari sejumlah pihak terkait.

“Sangat memprihatinkan, tidak ada pernyataan belasungkawa,” ujarnya usai mengunjungi keluarga korban.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kaltim, Armin, menyebut pemerintah memiliki sejumlah program bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu, seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan BOSDA. (KP)

Tags: pelajar samarindasepatu kekecilansepatu sekolah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Enam Fraksi DPRD Kaltim Usul Hak Angket, Golkar Ingatkan Harus Punya Pijakan Hukum yang Utuh

Next Post

Kunjungan Perpustakaan Bontang Tembus 26 Ribu, Tren Literasi Masyarakat Makin Meningkat

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.