• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Di Tengah Tandusnya Anggaran Daerah, Kutai Timur Tumbuh

by BontangPost
12 Oktober 2017, 11:10
in Breaking News
Reading Time: 3 mins read
0
ilustrasi

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

“Teluk Sangkulirang Airnya Tenang, memancing ikan di Tanjung Manis. Mari terus bekerja keras, walau anggaran makin menipis”

Herdi Jaffar, Sangatta

Pantun di atas menjadi penutup saat Bupati Kutim Ismunandar membacakan pidatonya di perayaan hari jadi Kabupaten Kutim, awal pekan ini. Lewat sajak itu, dia kembali memberikan penekanan agar aparatur terus bekerja keras meski kondisi keuangan daerah sedang sakit.

Sudah dua tahun belakangan, imun fiskal daerah terus melemah. Bahkan belum lama ini, anggaran daerah mendadak kena serangan jantung. Proyeksi Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) yang diketok dua pekan lalu ternyata defisit sebesar Rp 700 miliar. Kondisi fiskal yang terus menerus meriang itu disebabkan ketidakpastian ekonomi.Sebagai gambaran, capaian pertumbuhan ekonomi nasional hingga triwulan II tahun ini cuma tumbuh 5,01 persen (year on year) kondisi ini berimbas terhadap penerimaan daerah, terutama dari Dana Bagi Hasil (DHB).

Meskipun kemampuan fiskal sudah sesak nafas. Namun Ismunandar menegaskan pemerintah harus optimis di tengah cobaan tersebut. Yang bisa menjadi penawar adalah kerja keras dan inovasi. Makanya, Bupati tak ingin mendengar pegawai menjadikan defisit sebagai alasan tak mampu menunjukkan performa maksimal.

“Kondisi saat ini harus disikapi dengan bijak dan diperlukan berbagai upaya, agar stabilitas penyelenggaraan pemerintah dan pelaksanaan pembangunan tetap terjaga,” kata Ismunandar.

Jika melihat hasil dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJPD) Kutim 2006-2025, saat ini pembangunan berada pada skenario Kutai Timur Tumbuh. Kata Bupati, hal tersebut menggambarkan bidang pembangunan tumbuh secara selaras. Kendati demikian, dia mengatakan ada beberapa tantangan dalam percepatan pembangunan di Kutim. Di sektor ekonomi misalnya yang dipengaruhi oleh konektivitas antar wilayah.

Baca Juga:  Jatah Penerbangan Dihabiskan 12 Bulan

“Peningkatan panjang dan kualitas jaringan jalan merupakan prioritas utama karena multiplier effect yang besar. Makanya akan dibangun dengan skema multy years. Rencana ini juga sudah disetujui legislatif,” terangnya.

Di sisi lain adalah persoalan pemerataan pemenuhan listrik di Kutim. Berapa langkah yang diambil untuk peningkatan pelayanan adalah terhubungnya listrik kota Sangatta dengan jaringan sistem mahakam. Saat ini juga sudah terbangun PLTU Mulut Tambang Besar berkapasitas 18 Mega Watt (MW).

“Akan segera dibangun PLTU Mulut Tambang sebesar 2 x 100 MW di Telen dan pembangunan solar cell di desa-desa.

Kebutuhan lain yang tak bisa diabaikan adalah air bersih. Hingga 2016 sudah terbangun instalasi Penglolahan Air Bersih (IPA) di semua ibu kota Kecamatan yang dioperasionalkan oleh PDAM.

Melihat progres pembangunan yang sudah on the track. Bupati menegaskan semangat membawa Kutim lebih baik tak boleh surut. Dia menambahkan, hari jadi Kabupaten selaiknya menjadi sarana intropeksi diri, agar pondasi yang telah dibangun pendahulu dapat dijadikan dasar dan pedoman menjawab tantangan ke depan. (*)

Kemajuan Pembangunan Daerah

–        Angka kemiskinan cenderung menurun setiap tahun, baik persentase maupun angka absolut. Persentase penduduk miskin pada tahun 2016 sebesar 9,16 persen. Menurun dibandingkan tahun 2015 sebesar 9,31 persen.

Baca Juga:  2081 Anak TK Didoktrin Rukun Islam

–        Pencapaian angka Indek Pembangunan Manusia (IPM) sebagai indikator komposit dari pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli meningkat, dari 70,76 tahun 2015 menjadi 71,10 pada tahun 2016.

–        Indikator Kesehatan masyarakat, ditunjukan dengan Angka Harapan Hidup (AHH) yang meningkat dari 72,39 pada tahun 2015, menjadi 72,45 pada tahun 2016.

–        Indikator Pendidikan Manusia ditunjuk dengan angka Harapan Lama Sekolah yang meningkat dari 12,43 tahun 2015, menjadi 12,44 pada tahun 2016. Sedangakan untuk rata-rata lama sekolah juga mengalami peningkatan dari 8,69 tahun 2015 menjadi 8,72 yaun 2016.

–        Dalam bidang pemangunan Infrastruktur terutama jalan, air bersih dan listrik terus mengalami peningkatan. Jaringan jalan pada tahun 2016 menjadi sepanjang 1.105,76 Km, dengan kondis baik sepanjang 203,23 Km, rusak sepanjang 209, 01 Km, dan rusak berat sepanjang 361,98 Km.

–        Sampai tahun 2016 sudah terbangun instalasi Penglolahan Air Bersih (IPA) di semua ibu kota kecamatan yang dioperasionalkan PDAM.

–        Dari 141 Desa/Kelurahan seluruhnya telah berlistrik, baik yang berasal dari PLN maupun Non PLN. Sampai tahun 2016 Desa yang telah terlayani listrik PLN sebanyak 29 Desa, sedangangkan 112 Desa adalah Non PLN. Sededangkan Rasio elektrifikasi telah mencapai 76% dan rasio KK tidak berlistrik 24% pada tahun 2016. (*)

Baca Juga:  Dua OPD Dikeker Saber Pungli

Sumber: *Laporan Bupati Kutim di dalam rapat paripurna peringatan Hari Jadi Kutim ke-18.

Prestasi

  • Terbaik I bidang Perkebunan, dalam rangka HUT ke-60 Provinsi Kaltim.
  • Dalam bidang keuangan, Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2016, mendapatkan penilaian dari BPK yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Di tahun sebelumnya, Kutim
  • juga meraih predikat yang sama.
  • Penghargaan Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2016, sebagai Kabupaten paling potensial kategori infrastruktur, dengan indek potensi infrastruktur mencapai 71,37 dan Kabupaten Potensial dengan indeks 68,50.
  • Penghargaan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia dalam keberhasilan membina Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) pada sejumlah Perusahaan yang beroperasi wilayah kerja Kabupaten Kutai Timur, baik Perkebunan maupun Pertambangan.
  • Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dan Menteri
  • Perhubungan Republik Indonesia, di bidang perhubungan darat tahun 2016 atas tertib berlalu lintas.
  • Dalam Bidang Perencanaan Pembangunan Daerah, Kutim juga berhasil menunjukan eksistensinya sebagai Juara I Tingkat Provinsi Kalimantan Timur dalam Anugerah Pangripta Nusantara Kerja Pemerintah Daerah.
  • Penghargaan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil
  • Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) atas penilaian laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) dengan predikat Nilai B.
  • Penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kategori Pemerintah Daerah yang berjasa dalam mebina
  • kebudayaan daerah. Penghargaan ini diberikan kepada Bupati
  • Kutim Ismunandar.
  • Kemudian penghargaan dari Menteri Pendidikan dan
  • Kebudayaan kategori Maestro Seni Tradisi yang diraih seniman lokal Irang. (*)
Tags: sanggata post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Penegakan Perda Belum Maksimal 

Next Post

Pemkot dukung ‘Detektif Cekatan’

Related Posts

Rp 90 Juta Bisa Dapat Rumah
Breaking News

Rp 90 Juta Bisa Dapat Rumah

27 Oktober 2017, 11:07
Selamatkan Situs Tapak Tangan
Breaking News

Selamatkan Situs Tapak Tangan

27 Oktober 2017, 11:06
Kasus K3PC Masih Mandek
Breaking News

Kasus K3PC Masih Mandek

27 Oktober 2017, 11:05
Sambangi Presiden dan Menteri LHK, Bupati Bawa Tiga Misi untuk Kutim
Breaking News

Sambangi Presiden dan Menteri LHK, Bupati Bawa Tiga Misi untuk Kutim

27 Oktober 2017, 11:03
PKPI Belum ‘Bahas’ Pilgub
Breaking News

PKPI Belum ‘Bahas’ Pilgub

27 Oktober 2017, 11:02
Dampak Pembangunan Wajib Jadi Perhatian
Breaking News

Dampak Pembangunan Wajib Jadi Perhatian

27 Oktober 2017, 11:01

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.