bontangpost.id – Lahan di tengah permukiman Jalan Selat Malaka, Gang H Sirajudin, RT 55, Kelurahan Berebas Tengah, dinilai berpotensi longsor.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang Amir Tosina menyebut, perlu penanganan yang serius mengingat lokasi tersebut termasuk wilayah padat penduduk.
“Sebelumnya pernah diusulkan, tapi terkendala masalah hibah,” sebutnya.
Jika terjadi hal yang tidak diinginkan, dapat merugikan warga setempat, bahkan menimbun rumah yang ada di bawahnya. Mengingat kontur tanah yang curam.
“Apalagi kalau hujan deras. Rawan sekali ini, yang jadi penahan cuma akar-akar pohon saja,” tambahnya.
Diketahui, lahan yang disorot memiliki panjang sekitar 18 meter. “Iya, jadi itu keliling, bentuknya memutar,” sambung dia.
Amir menjelaskan, dari hasil reses yang pernah dilakukan, warga telah menyetujui untuk menghibahkan lahan yang dimilikinya.
“Kalau sudah setuju, artinya dapat dilanjutkan. Jadi kami juga mendorong agar segera dilakukan penanganan,” jelas dia.
Ia pun menyarankan kepada Pemkot Bontang melalui pihak terkait untuk melakukan penurapan.
Sementara Camat Bontang Selatan Kamsal mengatakan, persetujuan untuk hibah sudah dapat diajukan, sebab warga telah memberikan lampu hijau.
“Memang benar sebelumnya terkendala hibah. Tapi sekarang sudah dapat ditindaklanjuti, karena sudah dihibahkan,” tandasnya. (*)







