BONTANGPOST.ID, Bontang – Suasana khidmat mewarnai peringatan Jumat Agung di Gereja Toraja Jemaat Kanaan Bontang (GT-JKB). Dalam momen tersebut, digelar peragaan jalan salib yang secara khusus ditujukan bagi anak-anak sekolah Minggu.
Kegiatan ini menjadi sarana edukatif untuk mengenalkan kisah penderitaan hingga wafatnya Yesus Kristus dengan cara yang lebih mudah dipahami.
Pendeta GT-JKB, Christina Ruruk, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dipersiapkan dalam waktu singkat, namun melibatkan banyak pihak, mulai dari guru sekolah Minggu hingga pemuda gereja yang berperan dalam drama.
“Ini kami khususkan untuk anak-anak agar mereka bisa melihat langsung proses penderitaan Yesus,” ujarnya.
Menurutnya, metode visual seperti peragaan dinilai lebih efektif dalam membantu anak-anak memahami nilai pengorbanan dan kasih. Terlebih, Jumat Agung menjadi momen penting untuk menanamkan nilai iman sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak memahami bahwa pengorbanan Yesus adalah wujud kasih yang besar bagi umat manusia,” tambahnya.
Rute jalan salib dibuat sederhana dengan mengelilingi area sekitar gereja, termasuk lingkungan warga dan sekolah di sekitarnya, sebelum kembali ke titik awal.
Kegiatan dimulai pada sore hari sekitar pukul 16.00 Wita, setelah rangkaian ibadah pagi selesai dilaksanakan.
Christina menyebut, kegiatan ini sempat tidak digelar dalam beberapa waktu terakhir dan baru kembali dilaksanakan tahun ini.
Ia berharap ke depan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena dinilai memberikan dampak positif bagi pertumbuhan iman anak-anak.
“Harapannya ini bisa berlanjut, karena sangat baik untuk pembinaan iman anak-anak,” tutupnya. (ak)




