BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) meluncurkan program percontohan dengan menggratiskan SPP bulanan di empat sekolah swasta.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menyebut kebijakan ini sebagai langkah untuk menciptakan kesetaraan antara sekolah negeri dan swasta, khususnya dari sisi pembiayaan pendidikan.
“Ada empat sekolah yang menjadi pilot project. Di sana siswa tidak lagi dikenakan SPP, sehingga setara dengan sekolah negeri,” ujarnya.
Adapun sekolah yang masuk dalam program ini antara lain Monamas, YPPI, MTs Al-Amin, serta satu sekolah swasta di wilayah Guntung.
Ia menegaskan, program ini bukan untuk mengalihkan minat masyarakat ke sekolah swasta, melainkan memberi pilihan pendidikan yang adil dan merata.
“Kami ingin ada keadilan. Sekolah swasta juga perlu mendapat kesempatan yang sama,” jelasnya.
Tak hanya pembebasan SPP, program ini juga mendorong kolaborasi tenaga pendidik antara sekolah negeri dan swasta. Jika terjadi kekurangan guru, maka akan dilakukan saling dukung antar sekolah.
“Kalau ada kekurangan tenaga pengajar, bisa saling membantu antara negeri dan swasta,” tambahnya.
Program ini direncanakan mulai berjalan pada tahun ajaran baru dan berlaku untuk seluruh jenjang kelas, baik siswa baru maupun lama.
Jika hasilnya positif, pemerintah berencana memperluas kebijakan ini ke lebih banyak sekolah swasta di tahun berikutnya.
Kebijakan tersebut juga sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan pendidikan dasar harus bebas biaya, baik di sekolah negeri maupun swasta. (ak)






