• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

“Mau Dipasarkan lewat Online, Sinyal Hilang-hilang”

by BontangPost
22 Januari 2018, 18:34
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Kepala Seksi (Kasi) Pasca Panen dan Pemasaran Hajrah.

Kepala Seksi (Kasi) Pasca Panen dan Pemasaran Hajrah.

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Produk hasil olahan masyarakat Kutim nampaknya belum bisa berbicara banyak di luar daerah. Penjualannya masih berputar-putar di daerah pengolahan. Hasil pemetaan Dinas Pertanian (Distan) Kutim, kendala yang dihadapi adalah modal, sumber daya manusia (SDM), serta fasilitas pendukung.

Seperti contoh beras dari Kecamatan Kombeng. Mampu menghasilkan berton-ton namun belum banyak menjual keluar daerah. Beras itu baru dipasarkan di kawasan perusahan sawit di Kutim. Ada juga produk olahan dari Kecamatan Kaliorang yakni olahan Dodol Salak, Labu hingga Dodol Pisang, Namun senasib dengan produk lain. Dodol tersebut pemasarannya hanya mampu di sekitar Kecamatan.

Yulianti Warga Kaliorang menjelaskan selain modal, pembuat pangan olahan juga jadi kendala karena rata-rata pembuatnya sudah berumur alias tua. Ditambah lagi fasilitas dan tranportasi yang kurang memadai membuat barang susah dijual keluar.

Baca Juga:  Warga Mendukung, Minta Pungutan di RT Dihapus

“Yang buat pangannya tua-tua. Yang muda beralih jadi pekerja sawit atau perusahaan. Lalu untuk memanfaatkan penjual online gimana, sinyalnya aja hilang-hilang, terus mengirimkan barang bagaimana jalannya rusak gitu,” tuturnya.

Kepala Dinas Pertanian Sugiono melalui Kepala Seksi (Kasi) Pasca Panen dan Pemasaran Hajrah mengungkapan dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat dinas pertanian selalu mencarikan solusi. Di tahun ini direncanakan ada program permodalan untuk para wirausaha agar bisa berkembang. Memang belum final, masih dalam proses, kalau sudah fix akan segera diumumkan.

“Rencananya program pinjaman maksimal 25 juta khusus untuk wirausaha binaan kita dulu,” terang Hajrah di Ruang Kerjanya, Rabu, (17/1).

Dia juga mengungkapkan , Selain modal para petani, peningkatan SDM wira usaha juga diperhatikan dengan pelatihan agar ada ilmu baru. Mampu mengembangkan usaha dan menyebarkan pengetahuan itu kepada rekan-rekannya.

Baca Juga:  Raperda KEK MBTK Terus Digodok 

“Desember lalu baru ke Bogor, Jawa Barat. Pelatihan Pembuatan selai pisang dan bawang goreng. Ada dua orang dari Kecamatan Kaliorang yakni dari kelompok tani Mawar Desa Bukit Harapan dan Mukti Lestari,” ungkapnya. (hd)

Tags: Sangatta PostUMKM
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bontang “Diteror” Hewan Buas

Next Post

Budaya Buang Sampah Sembarangan Masih Tinggi

Related Posts

Bontang Targetkan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal, UMKM Jadi Prioritas
Pemkot Bontang

Bontang Targetkan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal, UMKM Jadi Prioritas

7 Agustus 2026, 11:00
DKUMPP Bontang Data Pelaku UMKM, Asdar; Tahap Awal via WhatsApp
Bontang

DKUMPP Bontang Data Pelaku UMKM, Asdar; Tahap Awal via WhatsApp

3 Juli 2025, 13:20
Kabar Gembira untuk UMKM, Perbankan Genjot KUR Lebih Banyak Tahun ini
Nasional

Kabar Gembira untuk UMKM, Perbankan Genjot KUR Lebih Banyak Tahun ini

26 Januari 2024, 16:00
Pelaku Bisnis Kerajinan Tak Bisa Maksimalkan Potensi Pelaksanaan MTQ
Bontang

Pelaku Bisnis Kerajinan Tak Bisa Maksimalkan Potensi Pelaksanaan MTQ

10 Juni 2021, 15:31
1.262 UMKM Diajukan Terima BLT
Bontang

1.262 UMKM Diajukan Terima BLT

22 September 2020, 07:27
Pangan Stabil Jelang Ramadan
Bontang

Dongkrak Ekonomi Usai Pandemi, Kadin Siapkan Strategi Bisnis

14 Mei 2020, 21:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.