• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Menderita Jantung Bocor Sejak Lahir, Andika Saputra Butuh Uluran Tangan

by BontangPost
14 Januari 2018, 11:50
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Fatmawati (kiri) bersama Andika Saputra(BAMBANG/BONTANG POST)

Fatmawati (kiri) bersama Andika Saputra(BAMBANG/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Keterbatasan ekonomi, membuat Andika Saputra terhalang untuk melakukan operasi penyakit yang ada dalam tubuhnya, jantung bocor.

Bambang, Bontang

Jantung bocor adalah suatu kondisi serius di mana katup jantung mengalami masalah. Seberapa parah jantung bocor tergantung pada berapa banyak katup bermasalah yang mengganggu aliran darah normal.

Syahrin dan Fatmawati tak pernah tau jika anak kelima mereka mengidap penyakit jantung bocor. Sejak lahir, mereka merasa anaknya tersebut normal seperti anak lainnya. Namun, ketika usia Andika menginjak 5 tahun, barulah kedua orang tuanya menyadari jika dalam tubuh Andika ada penyakit yang cukup parah.

“Awal tahu saat dia (Andika, Red.) terserempet motor di dekat rumah. Akhirnya kami bawa ke Puskesmas Bontang Lestari. Oleh puskesmas, kemudian dirujuk ke RSUD (RSUD Taman Husada, Red.). Di RSUD lah ternyata baru ketahuan jika dia mengidap jantung bocor,” kata Fatmawati kepada Bontang Post belum lama ini.

Baca Juga:  Kisah Inspirasi Warga Bontang: Choirul Azhar (236); Berawal Hobi, 26 Tahun Sukses Tekuni Bisnis ‘Tepok Bulu’

Usai mengetahui penyakit tersebut diidap oleh anaknya, Famawati pun rajin memeriksakan anaknya ke rumah sakit. Usai memiliki Jaminan kesehatan daerah (jamkesda), Andika kemudian dirujuk oleh RSUD ke RSH Jantung Harapan Kita Jakarta untuk operasi. Namun karena terkendala biaya transportasi, biaya makan, dan biaya obat paten, sehingga sempat tertunda. “Akhirnya kontrolnya di Samarinda saja. Sejauh ini sudah lima kali kami ke Samarinda,” terangnya.

Adapun gejala yang dirasakan Andika ketika penyakitnya kambuh, yakni sesak nafas, batuk, susah tidur jika terlalu kelelahan, serta pertumbuhan badannya yang tidak normal sepertia anak pada umumnya. “Saya berharap ada bantuan untuk operasi serta ongkos perjalanannya sehingga anak saya cepat sembuh,” harap Fatma.

Baca Juga:  Utamakan Kepuasan Pelanggan, Berdakwah lewat Pengobatan

Terpisah, penjangkau LK3 Bontang Suratmi menjelaskan, klien Andika sudah ditangani oleh LK3 cukup lama. Beberapa upaya pun telah dilakukan agar Andika bisa dioperasi. Hanya saja, beberapa kali gagal karena minimnya biaya. Dia menjelaskan, awalnya Jamkesda sudah akan membantu, namun pagu anggaran yang mereka miliki hanya Rp 30 juta saja. Sementara perkiraan biaya operasi membutuhkan biaya sekira Rp 70 juta.

“Kekurangannya tidak bisa dipenuhi karena keluarga tidak memiliki dana. Suaminya hanya bekerja buruh bangunan dan kebun yang tidak menentu,” ungkapnya.

Kemudian, di 2014 lalu LK3 juga telah melakukan pendampingan pengurusan BPJS kepada keluarga klien. Meski dari BPJS mengklaim akan menanggung semua biaya operasi, namun tetap saja Fatimah tidak bisa membawa anaknya berangkat operasi karena biaya operasionalnya harus ditanggung sendiri.

Baca Juga:  Perjuangkan Anak Putus Sekolah, Jadi Teladan Tingkat Kaltim

“Sehingga harus dicarikan sumber bantuan dari lainnya agar bisa operasi,” tukasnya.

Jantung bocor adalah kelainan bawaan atau kongenital yaitu masalah pada struktur jantung yang sudah ada sejak lahir, sehingga akan mengubah aliran normal darah melalui jantung. Seperti diketahui, secara garis besar jantung memiliki dua sisi (kanan-kiri), dipisahkan oleh dinding atau sekat bagian dalam yang disebut septum.

Jantung sebelah kanan menerima darah miskin oksigen dari tubuh dan memompanya ke paru-paru. Sedangkan Jantung sebelah kiri menerima darah yang kaya oksigen dari paru-paru dan memompanya ke seluruh tubuh. Septum mencegah pencampuran darah antara kedua sisi jantung tersebut. Namun, beberapa bayi dilahirkan dengan lubang di septum bagian atas atau bawah dan kondisi inilah yang disebut dengan jantung bocor. (***)

Tags: Kisah InspirasiUluran Tanganwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hoax Korut Menuju Negara Islam

Next Post

Ini 15 Nama Yang Lolos Seleksi Wawancara Panwaslu Kelurahan

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Cerita Seru Carol Pio, Peserta Pertukaran Pelajar Asal Bontang (1)
Feature

Cerita Seru Carol Pio, Peserta Pertukaran Pelajar Asal Bontang (1)

30 November 2018, 17:00
Ubah Kampung Kumuh Jadi Kampung Berprestasi Lewat Kompos
Feature

Ubah Kampung Kumuh Jadi Kampung Berprestasi Lewat Kompos

24 November 2018, 17:00
Perusda Berminat Mengelola Bandara APT Pranoto
Bontang

Sambut Positif Rute Baru Bandara APT Pranoto

16 November 2018, 16:35
Kumpulkan 1 Ton Plastik, Perpanjang Umur TPA
Feature

Kumpulkan 1 Ton Plastik, Perpanjang Umur TPA

11 November 2018, 17:10

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.