• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Cerita Seru Carol Pio, Peserta Pertukaran Pelajar Asal Bontang (1)

by BontangPost
30 November 2018, 17:00
in Feature
Reading Time: 3 mins read
0
BAHAGIA: Carol Pio (paling kiri) saat membantu menyiapkan makanan untuk merayakan Thanksgiving.(Paskalia Evans Carolina Pio for Bontang Post)

BAHAGIA: Carol Pio (paling kiri) saat membantu menyiapkan makanan untuk merayakan Thanksgiving.(Paskalia Evans Carolina Pio for Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

Menjalani program pertukaran pelajar ke Amerika Serikat menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi Paskalia Evans Carolina Pio. Tak ingin menyimpannya sendiri, gadis asal Bontang ini membagikan suka duka dan pengalamannya untuk para pelajar Kota Taman.

====

PASKALIA Evans Carolina Pio atau karib disapa Carol Pio adalah peserta program pertukaran pelajar Youth Exchange Study Kenneth Lugar dari Bontang, Kalimantan Timur. Tiga bulan sejak berada di Orlando, Florida, Carol senang bisa merayakan Thanksgiving untuk pertama kalinya di Amerika.

Thanksgiving adalah perayaan tahunan Amerika yang selalu jatuh setiap Kamis di pekan keempat November. Perayaan ini adalah momen berkumpulnya keluarga besar dan mengucap syukur atas berkah sepanjang tahun. “Perayaannya bisa sederhana saja namun penuh kehangatan dan kebersamaan,” ucap Carol kepada Bontang Post.

Untuk merayakan Thanksgiving, sekolah meliburkan murid-muridnya dan Carol mendapatkan libur sembilan hari. Bagi dia, ini adalah kabar yang sangat menggembirakan. “Karena, berarti saya bisa leluasa menghabiskan waktu bersama keluarga untuk mempersiapkan perayaan dan merasakan kehangatan kumpul keluarga,” ujarnya.

HANGAT: Carol Pio (bawah, dua dari kanan) berfoto bersama keluarga angkatnya di Amerika.(Paskalia Evans Carolina Pio for Bontang Post)

Di Thanksgiving tahun ini keluarga angkat Carol, The Shelfers, “mudik” ke Asheville, North Carolina, untuk berkumpul dengan keluarga besar dari ibu angkat Carol, The Stumps.

Baca Juga:  Merajut Prestasi di Balik Keterbatasan

Sepanjang perjalanan, Carol melintasi negara bagian Georgia dan South Carolina. Dirinya dimanjakan oleh bentangan hijau pohon-pohon yang perlahan berubah menjadi kuning oranye karena musim gugur. Sedangkan South Carolina pemandangan pohon-pohon berubah warna menjadi kuning, merah, dan oranye. “Kami mulai pada hari Jumat dan berkendara sekitar 7 jam untuk sampai di Atlanta, Georgia. Sebelum akhirnya kami tiba di North Carolina setelah perjalanan selama 4 jam,” kenangnya.

Setibanya di Asheville, Carol berangkat menuju rumah peristirahatan di area Lake Lure, sekitar 46 menit dari Asheville dengan mobil, sambil menunggu kedatangan keluarga besar dari Kansas dan Oklahoma. “Kami tiba dua hari lebih cepat sebelum Thanksgiving, jadi kami putuskan untuk jelajah area sekitar Lake Lure sejenak dan sambangi tempat-tempat wisata seperti Chimney Rock yang asik sekali untuk jalur hiking , Hendersonville yang penuh dengan artefak perang saudara dan Biltmore House, rumah pribadi terbesar di Amerika yang dibangun oleh George Vanderbilt dengan 250 kamar,” kata Carol antusias.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Warga Bontang: Bilher Hutahaean (270); Pernah Jadi Sales hingga Tekuni Tiga Profesi Sekaligus

HARI THANKSGIVING

Thanksgiving tahun ini dirayakan 22 November. Sejak pagi, Carol dan keluarga besar sudah sibuk menyiapkan hidangan khas Thanksgiving, seperti kalkun panggang, kentang tumbuk, kuah kaldu, roti, saus cranberry, green bean casserole, macaroni keju, prosciutto dibungkus dengan keju mozzarella, dan sajian penutup cheesecake dan pia labu. Total ada 11 macam menu disiapkan.  “Peran saya kali ini bantu menyiapkan meja makan tempat sajian. Saya mengatur piring dan alat makan serta memotong bahan-bahan masakan,” katanya.

Sebelum menyantap hidangan, Carol sekeluarga bergandengan tangan dan mengucapkan hal-hal yang disyukuri sepanjang tahun ini. Para anggota keluarga juga sekaligus membagikan berita-berita bahagia seperti kehamilan sehingga satu sama lain dapat saling mengucapkan selamat dan saling mendoakan. “Sungguh, momen tersebut sangat menyentuh bagi saya. Karena saya merasa benar-benar menjadi bagian dari keluarga ini. Saya sendiri mengucapkan syukur yang tak terhingga karena saya bisa mendapatkan keluarga angkat yang begitu baik dan menganggap saya seperti anak sendiri,” ucap Carol yang kini bersekolah di West Orange High School, di Winter Garden, Florida.

Baca Juga:  Hutan Indonesia, Milik Siapa?

Setelah ucapan syukur, waktunya makan bersama. Tradisi unik Thanksgiving adalah seluruh anggota keluarga harus makan sekenyang mungkin. Carol mengutip pepatah yang mengatakan “Siapkan celanamu yang besar untuk perutmu”.

Acara kemudian dilanjutkan dengan foto keluarga bersama dan melakukan permainan. Permainan yang dipilih kali ini adalah menyusun puzzle 1500 keping. “Ini puzzle terbesar yang pernah aku mainkan. Selain itu, kami juga bermain kartu dan menonton parade the Macy’s di televisi. Saya juga sempat bermain pingpong dan melihat rusa saat meluangkan waktu berjalan sejenak di daerah sekitar rumah peristirahatan yang saya tinggali,” katanya.

Bagi Carol, pengalaman merayakan Thanksgiving sungguh berkesan. Karena dengan perayaan ini, Carol bisa bertemu dengan hampir seluruh keluarga besar dari ibu angkat dan mengenal lebih dekat seluruh keluarga. Perayaan ini juga pengingat bagi Carol untuk selalu mensyukuri anugerah yang dimiliki. “Bersyukur berkesempatan menjadi peserta program Youth Exchange Study sekaligus mendapatkan pengalaman berharga hidup di Amerika dan belajar toleransi budaya langsung di lingkungan keluarga dan sekolah,” tukasnya.  (rw/bersambung)

Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sidang Perdana, Alphad Berpeluang Bebas? 

Next Post

Kejuaraan Nasional Arung Jeram R4, Bontang Sabet Dua Medali 

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.