• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Menengok Wisata Baru di Tanjung Laut Indah, Menarik tapi Banyak Dihuni Buaya

by M Zulfikar Akbar
17 Februari 2020, 15:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Tanjung Galau 1

Lokasi wisata baru di Tanjung Laut Indah memiliki daya tarik tersendiri. (Farezza Afia/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketenangan seyogianya dibutuhkan untuk menghilangkan penat  karena hiruk pikuk pekerjaan. Lokasi wisata baru ini menawarkan semuanya. Tanpa pungutan biaya, tapi kewaspadaan menjadi tuntutan utama.

DUA jam berlalu, harian ini (Kaltim Post/induk Bontangpost.id) turut menikmati wisata tanah uruk “Tanjung Galau”. Waktu menunjukan pukul 17.45 Wita tapi warga terus berdatangan. Godaan warna jingga membius mata. Surya yang perlahan bersembunyi di balik bangunan pabrik PT Badak NGL menjadi panorama nan indah.

Tiga, empat, lima wisatawan terus mengabadikan momen senja yang ditawarkan. Anak-anak pun asyik bermain air di tepi. Ada pula yang berenang hingga 2 meter jauhnya. “Astagfirullah,” ucap salah satu ibu yang datang dengan seorang lelaki.

Dia tampak berkeliling mendatangi pengunjung yang datang. Mencari orangtua anak yang berenang. “Tadi pagi saya melihat buaya,” ungkapnya dengan nada khawatir.

Baca Juga:  Buaya Berkeliaran di Sungai, Hebohkan Warga Guntung

Ibu adalah ketua RT 14, Kelurahan Tanjung Laut Indah. Masnah namanya, dia terus berkeliling dan mendatangi wisatawan lain. “Hati-hati ya,” dia terus mengucapkan kata itu. Bahkan anak-anak yang berenang pun diperintahkan untuk lekas naik ke darat.

Sayangnya, tak ada yang mendengar. Hanya tiga orang yang menghampiri perempuan berjilbab hitam tersebut. Mereka bertanya terkait buaya yang dilihat Masnah. Dengan bahasa Makassar, cerita yang dibangun ketua RT itu dapat dimengerti ketiganya.

Harian ini memperkenalkan diri dan menanyakan hal serupa. Masnah pun menceritakan, pukul 07.00 Wita saat dia jalan-jalan dengan anaknya melihat seekor buaya, tak jauh dari wisata tersebut.

Maklum, lokasi yang dijadikan lokasi wisata dadakan itu merupakan kawasan pertemuan antara air laut dan sungai. Selain itu, kawasan tersebut dikelilingi tanaman bakau dengan air tenang. “Ini kan muara. Jadi sudah lumrah kalau ada buaya. Makanya saya suruh mereka waspada,” katanya.

Baca Juga:  Hoaks, Buaya Muncul di Permukiman Warga Api-Api saat Banjir

Masnah baru sekali melihat buaya di lokasi tersebut. Namun, kata dia, banyak warganya yang lebih dulu mengetahui keberadaan hewan berdarah dingin tersebut.  “Besar. Kepalanya aja yang nongol itu kira-kira 30-40 sentimeter,” ungkapnya.

Masnah tak dapat melarang, warga untuk tidak ke lokasi wisata dadakan. Dia hanya berharap para pengunjung waspada. Dia tak memungkiri perihal keindahan wisata baru tersebut. “Kalau pagi banyak burung beterbangan,” ucapnya.

Sementara, ketika sore datang, pancaran jingga dan semilir angin dapat menenteramkan raga. “Kalau sore juga bagus. Malamnya banyak orang memancing,” serunya.

Terkait hal tersebut, Lurah Tanjung Laut Indah Muhammad Adnan yang datang bersama Masnah juga tak dapat melarang. Namun, dia akan melapor ke pihak perusahaan agar memasang papan pemberitahuan terkait peruntukan lahan. “Kalau tidak salah, lahan ini buat pelabuhan pribadi perusahaan,” katanya.

Baca Juga:  WADUH!!! Ada Anak Buaya “Bertamu” di BSD

Adnan pun baru kali ini mengunjungi wisata dadakan itu. Dia menyadari bahwa view di wisata Tanjung Galau sangat bagus. “Saya saja kalau ikut nikmati bisa lupa sama utang,” katanya sambil tersenyum.

Namun, ketakutan akan hal buruk yang menimpa warganya menjadi bayangan lain yang menyergap perasaannya. Selain melaporkan kepada pihak perusahaan, Adnan akan meminta Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibnas) untuk melakukan patroli.

“Saya berharap masyarakat dapat waspada. Jika perlu melarang anaknya berenang,” katanya. (*/eza/kri/k16/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Source: Prokal
Tags: buayatanjung galautanjung laut indahWisata Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pasar Rawa Indah Berfungsi, Pedagang Pasar Seng Akan Direlokasi

Next Post

Tanggapi Pernyataan Hotman Paris Kasus Kematian Yusuf, Ini Pernyataan Polisi

Related Posts

Remaja Diserang Buaya Saat Bantu Perbaiki Kapal di Tanjung Limau Bontang
Bontang

Remaja Diserang Buaya Saat Bantu Perbaiki Kapal di Tanjung Limau Bontang

24 Maret 2026, 17:29
Enam Bulan Amblas, Jalan Lohan 1 Tanjung Laut Indah Bontang  Baru Ditangani Sementara
Bontang

Enam Bulan Amblas, Jalan Lohan 1 Tanjung Laut Indah Bontang Baru Ditangani Sementara

21 Februari 2026, 20:07
Petaka di Tengah Banjir Bengalon, Nenek dan Cucu Diserang Buaya Saat Bermain Air
Kaltim

Petaka di Tengah Banjir Bengalon, Nenek dan Cucu Diserang Buaya Saat Bermain Air

19 Februari 2026, 12:59
Warga Tangkap Buaya Dua Meter Diduga Penyerang Lansia di BSD Bontang
Bontang

Warga Tangkap Buaya Dua Meter Diduga Penyerang Lansia di BSD Bontang

5 Januari 2026, 08:46
Jalan Koi 2 Tanjung Laut Indah Bontang Rawan Longsor, Lurah Minta Dibangunkan Turap Sungai
Bontang

Jalan Koi 2 Tanjung Laut Indah Bontang Rawan Longsor, Lurah Minta Dibangunkan Turap Sungai

31 Desember 2025, 13:32
Tragis, Warga Bengalon Tewas Diterkam Buaya di Hadapan Rekannya
Kaltim

Tragis, Warga Bengalon Tewas Diterkam Buaya di Hadapan Rekannya

22 Desember 2025, 16:19

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Cumi Hitam, Lezat dan Memanjakan Lidah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Amblas di KM 6 Bontang Ditambal Sementara, Perbaikan Total Tunggu Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.