• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Mengais Sampah di TPA, Olah Sabut Kelapa Jadi Tas

by BontangPost
13 Februari 2018, 10:21
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Lela/Sangatta Post
KREATIF: Rosna menunjukan beberapa tas daur ulang yang merupakan buah karyanya, Senin (12/2) kemarin.

Lela/Sangatta Post KREATIF: Rosna menunjukan beberapa tas daur ulang yang merupakan buah karyanya, Senin (12/2) kemarin.

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Sampah sudah menjadi permasalahan umum di Kutai Timur. Beruntung pengrajin daur ulang dapat mengurangi

volume sampah anorganik dengan membuat berbagai produk.

Seorang pengrajin daur ulang sampah, Rosna Nurbaya menjelaskan dirinya sangat menyukai kerajinan. Mengubah sampah menjadi rupiah ia lakukan sejak 2007 silam. Bermula mengikuti pelatihan mendaur sisa kemasan pewangi pakaian menjadi tas.

“Awalnya 2007 lalu PT.KPC mengadakan kegiatan daur ulang di Wisma Raya Sangatta. Saya dan beberapa anggota lainnya tergabung dalam pelatihan tersebut. Lalu kami dibina hingga saat ini,” jelasnya.

Dirinya memaparkan perjuangannya saat merintis, mencari sampah untuk membuat satu karya tidak mudah. Pasalnya ia dan kawan-kawan harus mencari sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sangatta.

“Dulu itu cari sampah sulit sekali. Kita harus gali-gali di TPA. Entah nyari sisa sabun cuci, pewangi baju, atau baliho bekas. Ya seperti pemulung pokonya,” jelas Nega (nenek gaul) sapaan akrabnya.

Nenek berusia 55 tahun tersebut tidak patah semangat. Dalam melakukan segala kegiatan. Dirinya selalu berupaya ikhlas.

Baginya sampah bukanlah musibah. Melainkan dapat membawa berkah.

“Nenek itu punya motto. Kalau menurut saya di dalam sampah terdapat mutiara yang indah. Kalau kita bisa mengelolanya. Dulu memang sampah tapi sekarang berkah. Alhamdulillah,” ucapnya.

Ia bersama ketiga sejawatnya membentuk tim kerja bernama Haviera. Tim tersebut dibentuk untuk menangani daur ulang sisa kemasan pewangi baju menjadi tas, dompet dari kresek, sampul buku dari sisa kemasan sabun cuci piring, bahkan taplak meja dan tas dari sabut kelapa.

“Kalau banyak orderan nenek bagi tugas sama kelompok Haviera. Tapi kalau orderan perorangan nenek kelola sendiri,” paparnya yang juga seorang kader kesehatan Kutim.

Lebih dari 10 tahun ia bekerja sosial. Ia merasakan perubahan setiap tahunnya. Baginya saat ini semakin mudah menjalani kegiatannya. Karena mencari sampah tidak sesulit dulu. Banyak warga yang memberinya sampah siap kelola. Dia memberi karyanya sebagai bayaran bagi yang menyumbangkan sampah padanya.

“Kadang orangnya tidak mau dibayar. Jadi kita kasih tas saja untuknya,” jelasnya.

Ia mampu mengalahkan pesaing yang masih muda. Menorehkan prestasi baginya sangat dia syukuri. Memenangkan beberapa perlombaan hingga mendapat puluhan piala.

“Juara 1, 2, dan 3 sudah saya peroleh. Sangat saya syukuri ketika menjadi juara dalam menangani sampah,” ujarnya.

Dirinya berharap kegiatan daur ulang dapat terus berlanjut. Tidak akan pernah berhenti hingga kapanpun. Dan semua aksesoris dapat tersedia di Sangatta.

“Jadi tidak sulit memesan dari luar kota,” kata Rosna. (la).

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Lagi Asyik Pesta Sabu di Keramba, Tiga Pemuda ini Diamankan

Next Post

Kerja Keras Gaet Pemilih Pemula

Related Posts

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka
Kaltim

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka

29 Oktober 2026, 19:14
Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup
Bontang

Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

29 Oktober 2026, 17:10
DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong
Bontang

DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong

29 Oktober 2026, 14:51
PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan
Bontang

Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan

29 Oktober 2026, 13:11
Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan
Bontang

Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

29 Oktober 2026, 12:14

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.