• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam

Mengenal Persamaan dan Perbedaan Coronavirus nCoV, MERS serta SARS

by M Zulfikar Akbar
27 Januari 2020, 11:30
in Ragam
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi Coronavirus yang mewabah di Wuhan. (CNN)

Ilustrasi Coronavirus yang mewabah di Wuhan. (CNN)

Share on FacebookShare on Twitter

Dunia sedang dibuat cemas dengan merebaknya wabah Coronavirus atau 2019-novel coronavirus (nCoV) yang berasal dari Wuhan, Tiongkok. Sebab, coronavirus sudah menjangkiti lintas negara.

Dikatakan, coronavirus nCoV dikatakan masih satu keluarga dengan SARS dan Mers. Lalu apa saja persamaan dan perbedaan dari ketiga virus tersebut?

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr.dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB menjelaskan ketiganya adalah jenis virus yang mirip satu family. Bagian atau organ yang diserang pun sama, yakni paru-paru.

“Strain virusnya (tipenya) yang berbeda. Organ yang diserang sama yaitu paru. Mortality juga agak beda,” katanya kepada JawaPos.com (grup Bontangpost.id), Jumat (24/1/2020).

Sedangkan gejalanya mirip. Pasien akan mengalami batuk, sesak napas, pneumonia berat, dan demam. Masing-masing orang akan berbeda gejalanya tergantung tingkat keparahan virusnya.

Baca Juga:  Distributor Diduga Ambil Kesempatan, Pedagang Sulit Dapat Suplai Suplemen

“Gejala sama yaitu pneumonia. Tetapi komplikasi untuk jadi gagal napas yang berbeda tergantung ganas dan tidaknya virus. Dan (tertolongnya tergantung cepat ditangani atau tidak),” jelasnya.

Kasus Infeksi dan Kematian 3 Virus

Berbagai kasus yang terjadi baik dari coronavirus, MERS, dan SARS, juga menyebankan kematian. Lalu mana yang lebih bahaya?

Virus MERS coV membuat orang terinfeksi sebanyak 2.494 kasus dan kematiannya 34 persen. Virus ini berasal dari unta di Saudi Arabia. Maka dari itu bagi siapapun yang sedang berada di Saudi Arabia disarankan tidak kontak dengan unta.

sedangkan, virus SARS terjadi di Provinsi Guangdong, Tiongkok. SARS menyerang 8.098 orang dan angka kematiannya 9,6 persen.

Baca Juga:  Mulai Langka, Jokowi Minta Penimbun Masker Ditindak

Nah, Coronavirus terjadi dari Wuhan, Tiongkok. Jumlah terinfeksi masih terus berkembang. Dan angka kematiannya masih di bawah 20 persen.

Semua Virus Berasal dari Hewan

Dilansir dari Live Science, Jumat (24/1/2020), Coronavirus adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pernapasan mirip flu biasa. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menjelaskan kebanyakan orang terinfeksi dengan coronavirus gejalanya biasanya ringan hingga sedang.

Dalam beberapa kasus, virus dapat menyebabkan penyakit saluran pernapasan bawah seperti pneumonia dan bronkitis. Virus ini umum terjadi di antara hewan. tetapi sebelumnya hanya segelintir kasus yang diketahui memengaruhi manusia.

Maka yang terjadi di Wuhan saat ini mirip dengan kasus yang dikenal sebagai coronavirus sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan coronavirus sindrom pernafasan akut yang parah (SARS-Cov).

Baca Juga:  Marak Penggunaan Disinfektan, Ini Cara Pemakaian yang Benar

MERS, ditularkan jika menyentuh unta yang terinfeksi atau mengonsumsi daging atau susu mereka. Pertama kali dilaporkan pada 2012 di Arab Saudi dan sebagian besar telah terkandung di Semenanjung Arab, menurut NPR.

SARS pertama kali dilaporkan pada 2002 di Tiongkok selatan (tidak ada kasus baru yang dilaporkan sejak 2004) dan diperkirakan menyebar dari kelelawar yang menginfeksi musang.

Sedangkan untuk kasus coronavirus yang baru ditemukan di Wuhan, diduga ditularkan kelelawar berdasarkan klaim peneliti Tiongkok. Seperti diketahui, Wuhan sendiri terkenal dengan sup kelelawarnya. (jpc)

Source: Jawa Pos
Tags: virus coronavirus korona
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemerintah Didesak Terbitkan Travel Warning Terkait Virus Korona

Next Post

Kecelakaan di Tol Balsam, Minibus Tabrak Belakang Truk Molen Hingga Ringsek

Related Posts

Dinkes Bontang Bantah Dua Rumah Sakit Tutup, Masa Isolasi Diperpanjang
Bontang

Hasil Rapid Test, 55 Pegawai RSIB Negatif Corona

26 April 2020, 19:36
RSUD Tetap Layani Pasien Gawat Darurat, Buka IGD Sementara
Bontang

Breaking News!!! Satu Pasien Lagi Positif Covid-19

25 April 2020, 17:57
PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen
Bontang

Ini Kronologi Meninggalnya PDP Usia 8 Tahun di Bontang

24 April 2020, 20:25
PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen
Bontang

PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen

24 April 2020, 19:30
Cemas Terhadap Covid-19, Polda Kaltim dan Pemkot Bontang Buka Layanan Konseling
Bontang

Cemas Terhadap Covid-19, Polda Kaltim dan Pemkot Bontang Buka Layanan Konseling

24 April 2020, 08:00
Peminat Kapal Tinggi, Armada Bontang Dikurangi
Bontang

Klaster Gowa Dominasi Pasien Covid-19, Penumpang KM Egon Dilacak

24 April 2020, 06:25

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.