• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Menolak Lupa! Satu Bulan Berlalu Peristiwa Berdarah di Muara Kate, Pelaku Belum Ditangkap

by BontangPost
21 Desember 2024, 21:18
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi hauling di jalan umum.

Ilustrasi hauling di jalan umum.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Paser – Satu bulan lebih peristiwa pembunuhan diduga kuat karena aksi stop hauling batu bara, yang menyebabkan tewasnya Russel (60) warga Muara Kate, Desa Muara Langon, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, pada 15 November 2024. Pelaku dan dalang dari peristiwa berdarah ini belum juga berhasil diungkap pihak kepolisian.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto, mengatakan terkait peristiwa di Muara Kate masih berproses dan anggota kepolisian masih bekerja terus untuk mengungkap pelaku.

“Jadi kita juga sudah menggunakan peralatan-peralatan dari mabes (polri) dan IT kita juga,” kata Nanang saat ditemui di BSCC Dome, Jumat (20/12).

Menurutnya, pihaknya sudah berupaya untuk menemukan titik terang dari peristiwa ini namun kawasan di Muara Kate tidak ada CCTV.

“Karena memang kondisi tempat itu, kemarin juga kita berusaha mencari  seperti CCTV apa segala macam, tidak ada di daerah situ,” ujarnya.

Baca Juga:  Kasus Tragedi Muara Kate; Kompolnas Awasi, Keluarga Curigai Misrantoni Jadi Kambing Hitam

Kendati begitu, polisi akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dari pembunuhan tersebut.

“Kita tidak diam saja, kita tetap bekerja, bekerja, dan bekerja ya,” sebut Nanang mantan Kapolda Kalteng ini.

Terkait kasus pembunuhan itu, Nanang, menyarankan untuk detailnya bisa menemui Kapolres Paser.

“Nanti lebih detailnya ketemu Pak Kapolres, karena beliau langsung yang saya perintahkan untuk melakukan penyelidikan, untuk mengungkap kasus (Muara Kate) tersebut,” bebernya.

Sebelumnya, keluarga korban menuntut untuk segera mengusut tuntas pelaku dan dalang dibalik penyerangan yang menyebabkan satu warga tewas dan satu luka berat.

Tragedi mengenaskan ini terjadi saat warga sedang menjaga pos stop hauling batu bara di Dusun Muara Kate, Desa Muara Langon, Kecamatan Muara Komam, Paser pada Jumat, 15 November 2024, subuh.

Baca Juga:  Polda Kaltim Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pembunuhan Tokoh Penolak Hauling Batu Bara di Muara Kate Paser

Korban meninggal yaitu, Rusel (60), dan Anson (55) sempat kritis serta dirawat intensif di Rumah Sakit.

Keluarga Korban Rusel, Warta Linus, menceritakan bahwa jauh sebelum peristiwa penyerangan.

Warga setempat memang sudah melakukan penjagaan pos hauling batu bara di Kawasan Muara Kate.

Terlebih, saat ada satu pendeta yang meninggal dunia atas insiden kecelakaan truk hauling batu bara yang melintas di jalan umum pada Senin, 26 Oktober 2024, lalu.

“Kami dari warga setempat melakukan penjagaan dengan ketat agar truk angkutan batu bara tidak lagi melintasi jalan umum, karena berbahaya bagi pengendara lain,” ucapnya kepada Kaltim Post, Minggu (17/11).

Dia menyebut, korban dari truk batu bara ini sudah banyak. “Jadi korban pendeta bukan yang pertama kalinya. Sudah ada banyak korban lainnya,” ungkapnya.

Dari beberapa peristiwa itu, aksi stop truk hauling terus dilakukan, sampai akhirnya warga mendapatkan penyerangan dari orang yang tidak dikenal.

Baca Juga:  Kunjungan Wapres Gibran ke Muara Kate Kaltim Dianggap Percuma Jika Tak Bisa Realisasikan Ini

“Awalnya kami malam itu masih berkumpul sekitar ada 20 orang yang menjaga pos hauling batu bara,” paparnya.

Karena warga juga masih mau bekerja keesokan harinya sebagai petani dan buruh. Maka memutuskan untuk pulang tengah malam tersebut.

“Saya juga ikut pulang itu sekitar pukul 03.00 Wita, subuh. Saat balik ,beberapa warga sudah ada yang tidur di pos tersebut,” ujarnya.

Beberapa jam kemudian, ia tiba-tiba mendapatkan telepon dari teman yang berada di lokasi bahwa sedang ada penyerangan. “Penyerangan itu dilakukan kepada Bapak Russel dan Bapak Anson,” ungkapnya.

Warta Linus, menyatakan untuk segera mengusut tuntas pelaku dan dalang dari peristiwa penyerangan yang menyebabkan korban meninggal dunia serta satu mengalami luka berat bekas alat senjata tajam.

Tags: Muara Kate
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Total Tiga Bangunan di Berbas Pantai Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Next Post

Nelayan Bontang Ditemukan Mengapung di Perairan Kutim, Satu Meninggal

Related Posts

Sidang lanjutan Pembunuhan di Muara Kate; Lobi Aparat, hingga Dugaan Tekanan terhadap Posko Warga
Kaltim

Sidang lanjutan Pembunuhan di Muara Kate; Lobi Aparat, hingga Dugaan Tekanan terhadap Posko Warga

3 Februari 2026, 15:58
Kasus Aktivis Tambang Muara Kate Disidangkan, Jadi Atensi Wapres Gibran
Kriminal

Terancam Hukuman Mati, Berikut Isi Dakwaan Kasus Pembunuhan di Muara Kate Paser

9 Desember 2025, 09:00
Kasus Aktivis Tambang Muara Kate Disidangkan, Jadi Atensi Wapres Gibran
Lingkungan

Kasus Aktivis Tambang Muara Kate Disidangkan, Jadi Atensi Wapres Gibran

8 Desember 2025, 19:24
Polda Kaltim Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pembunuhan Tokoh Penolak Hauling Batu Bara di Muara Kate Paser
Lingkungan

Aktivis Tambang Muara Kate Paser Kembali Ditangkap, Diadang Polisi 30 Menit Usai Dibebaskan

19 November 2025, 14:06
Polda Kaltim Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pembunuhan Tokoh Penolak Hauling Batu Bara di Muara Kate Paser
Kriminal

Kasus Tragedi Muara Kate; Kompolnas Awasi, Keluarga Curigai Misrantoni Jadi Kambing Hitam

29 Juli 2025, 14:30
Polda Kaltim Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pembunuhan Tokoh Penolak Hauling Batu Bara di Muara Kate Paser
Kriminal

Polda Kaltim Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pembunuhan Tokoh Penolak Hauling Batu Bara di Muara Kate Paser

22 Juli 2025, 12:30

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.