• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Menteri Lingkungan Hidup Beri Atensi Pencemaran Laut di Bontang dan Muara Badak

by Redaksi Bontang Post
19 April 2025, 14:00
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Menteri Lingkungan Hidup / Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq saat rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/2/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

Menteri Lingkungan Hidup / Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq saat rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/2/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Jakarta – Menteri Lingkungan Hanif Faisol Nurofiq memberi atensi khusus terkait dua kasus dugaan pencemaran lingkungan di Kaltim. Yakni,  pembuangan limbah pengelolaan sawit milik  PT Energi Unggul Persada (EUP) di Bontang Lestari dan limbah pengeboran minyak PT Pertamina Hulu Sanga Sanga di Muara Badak, Kutai Kartanegara.

Hanif menjelaskan bahwa ia masih menunggu hasil uji lab. “Hasil laboratoriumnya belum sampai ke Deputi PPKL. Saat ini sedang dikoordinasikan dengan Deputi Gakkum,” jelas Hanif, Sabtu (19/4/2025).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang telah merilis hasil uji lab limbah PT EUP. Di mana DLH memastikan tidak ditemukan indikasi pencemaran lingkungan dalam pengujian laboratorium atas dugaan limbah PT EUP. Namun, hasil uji juga menunjukkan tingkat kecerahan air laut di sekitar kawasan mangrove melebihi ambang batas peruntukan biota laut seperti terumbu karang dan lamun. “Laporan dari lapangan memang seperti itu, tapi saya akan cek lagi.” kata Hanif.

Baca Juga:  Menteri Lingkungan Hidup Turunkan Tim Telusuri Dugaan Pencemaran Limbah PT PHSS

Humas PT EUP, Jayadi, membenarkan pembuangan limbah cair ke laut. Namun, dia menegaskan proses dan izin pembuangan sudah sesuai aturan.

Selain isu di Bontang, Hanif juga menyoroti dugaan pencemaran limbah pengeboran minyak PT Pertamina Hulu Sanga‑Sanga (PHSS) di Muara Badak. PHSS diduga kuat membuang limbah hasil pengeboran ke laut tanpa ada proses pengolahan terlebih dahulu. “Ini saya cek dulu,” kata mantan Dirjen Planologi tersebut. (*)

Tags: Pencemaran Limbah CPOPHSS
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tugu Titik Nol IKN Tertulis Teks Templat

Next Post

Wali Kota Neni Minta Pejabat Pemkot Bontang Lebih Komunikatif

Related Posts

LBH Pusaka Tegaskan Dampingi Nelayan Muara Badak Secara Sukarela, Potongan 10 Persen Dana Tali Asih Dipertanyakan
Kaltim

LBH Pusaka Tegaskan Dampingi Nelayan Muara Badak Secara Sukarela, Potongan 10 Persen Dana Tali Asih Dipertanyakan

10 April 2026, 16:10
Nelayan Kerang Darah Muara Badak Benarkan Potongan 10 Persen Dana Tali Asih
Bontang

Nelayan Kerang Darah Muara Badak Benarkan Potongan 10 Persen Dana Tali Asih

9 April 2026, 14:00
Dugaan Pencemaran Lingkungan oleh PHSS, Nelayan Muara Badak Sepakati Tali Asih Rp9,94 Miliar
Kaltim

Dugaan Pencemaran Lingkungan oleh PHSS, Nelayan Muara Badak Sepakati Tali Asih Rp9,94 Miliar

14 Maret 2026, 17:52
Klaim Kontribusi Rp9 Miliar ke Nelayan Muara Badak, PHSS Masih Diam
Kaltim

PHSS Masih Bungkam Terkait Hasil Rapat Permasalahan Nelayan Kerang Darah Muara Badak

8 Maret 2026, 14:00
Klaim Kontribusi Rp9 Miliar ke Nelayan Muara Badak, PHSS Masih Diam
Kaltim

Klaim Kontribusi Rp9 Miliar ke Nelayan Muara Badak, PHSS Masih Diam

25 Februari 2026, 17:00
KLH Sebut Ada Kontribusi Rp9 Miliar untuk Nelayan Muara Badak, PHSS Masih Bungkam
Kaltim

KLH Sebut Ada Kontribusi Rp9 Miliar untuk Nelayan Muara Badak, PHSS Masih Bungkam

14 Februari 2026, 12:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.