• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Mereka yang mendapat Penghargaan dari Ikapakarti: Mandiyono (1); Gemar Nonton Ludruk Sejak Kecil, Bangga Lestarikan Budaya Jawa

by BontangPost
24 Agustus 2017, 12:14
in Feature
Reading Time: 1 min read
0
Mandiyono(DOK PRIBADI)

Mandiyono(DOK PRIBADI)

Share on FacebookShare on Twitter

Meski menjadi aparat kepolisian, namun Mandiyono tak pernah lupa akan budaya jawa yang sudah dia cintai sejak kecil. Berkat itulah, Pengurus Ikapakarti Bontang memberikan dia penghargaan.

Bambang, Bontang

Pria kelahiran Surabaya, 7 Februari 1967 itu Jumat (18/8) malam lalu menjadi 1 diantara 11 pengurus Ikapakarti yang terpilih mendapatkan penghargaan. Mandiyono diberi penghargaan dengan kategoti aparat kepolisian yang peduli terhadap budaya jawa yang juga sekaligus sebagai pemain ludruk asli Surabaya.

Kesenian ludruk, sudah menjadi tontonannya sejak kecil. Berbagai kesenian di ludruk seperti tari remo (tari penyambutan), dagelan, hingga cerita inti dari ludruk mampu memikat hati suami Mariana itu. Di era 70-80an, Mandiyono juga pernah nge-fans dengan Ludruk Gema Talibrata milik Brimob Polri dan Ludruk RRI Surabaya. Namun demikian, keinginanya untuk bisa menjadi pemain ludruk harus pupus lantaran tidak adanya pengkaderan yang dilakukan oleh pemain ludruk profesional kala itu.

Baca Juga:  Ika Pakarti Bantu Korban Kebakaran Berbas Pantai 

“Karena tidak ada fasilitas, akhirnya hanya jadi penonton saja,” kata pria yang menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Bontang Utara itu.

Namun saat dia sudah bertugas di Bontang, Mandiyono pernah mendapat tawaran untuk menjadi pemain ludruk di salah satu event di Kopkar PKT 2006 silam.

Meski hanya mendapat peran sebagai peran pembantu saja, namun Mandiyono bangga karena keinginannya untuk menjadi pemain ludruk, bisa tersalurkan meski setelah itu dirinya tak pernah menjadi pemeran ludruk lagi lantaran kesenian khas Jawa Timur itu perlahan hilang di Bontang. Namun demikian, kedepan pria yang sudah bergabung di Ikapakarti sejak 5 tahun lalu itu berharap, agar kesenian ludruk ini bisa bangkit lagi di Bontang.

Baca Juga:  Mengenal Dasuki, Ketua DPD II Ikapakarti Bontang Terpilih 

“Kalau nanti ada lagi, pengen ikut lagi. Senang aja kalau bisa melestarikan budaya jawa agar tidak punah,” tukasnya (***)

Tentang Mandiyono

Nama                     : Ipda Mandiyono

TTL                       : Surabaya, 7 Februari 1967

Alamat                   : Asrama Polres Bontang

Istri                       : Mariana

Anak                      : Leli

Tags: Ikapakarti
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tunjukan Kartu BPJS Ketenagakerjaan, Dapat Diskon 35 Persen di Hotel Royal Victoria Sangatta

Next Post

Sosialisasi Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba 

Related Posts

Wali Kota Basri Sebut Ketua RT Kampung Sidrap Tak Bisa Terima Motor Gratis
Bontang

Diusung Jadi Calon Wali Kota, Basri Minta Sekkot Periksa Sigit Alfian

22 Januari 2024, 12:40
Ika Pakarti Bantu Korban Kebakaran Berbas Pantai 
Bontang

Ika Pakarti Bantu Korban Kebakaran Berbas Pantai 

4 Januari 2018, 11:11
Mereka yang Mendapat Penghargaan dari Ikapakarti: Aji Sumaji (3) Lestarikan Budaya Jawa Lewat Reog dan Kuda Lumping 
Feature

Mereka yang Mendapat Penghargaan dari Ikapakarti: Aji Sumaji (3) Lestarikan Budaya Jawa Lewat Reog dan Kuda Lumping 

26 Agustus 2017, 12:14
Lestarikan Jamu Gendong, Tetap Bertahan Walaupun Pelanggan Banyak Berhutang 
Feature

Lestarikan Jamu Gendong, Tetap Bertahan Walaupun Pelanggan Banyak Berhutang 

25 Agustus 2017, 12:21
Program Ikapakarti Selaras Visi Misi Pemkot
Bontang

Program Ikapakarti Selaras Visi Misi Pemkot

21 Agustus 2017, 12:05
Lestarikan Budaya Jawa di Perantauan Lewat Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk 
Bontang

Lestarikan Budaya Jawa di Perantauan Lewat Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk 

20 Agustus 2017, 12:30

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.