• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Meski Pandemi, Tren Penjualan Sapi Kurban Tak Turun

by Fitri Wahyuningsih
7 Juli 2020, 13:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Hewan ternak untuk kurban, dicek kesehatannya, sebelum dijual ke masyarakat (Nasrullah/bontangpost.id)

Hewan ternak untuk kurban, dicek kesehatannya, sebelum dijual ke masyarakat (Nasrullah/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Jelang Hari Raya Iduladha 1441 Hijriyah, sejumlah pedagang mulai menjajakan sapi kurban di sepanjang jalan-jalan protokol Bontang. Dari pantauan bontangpost.id, sentra penjualan sapi kurban setidaknya tersebar di sekitar Jalan Pupuk Raya dan Jalan KS Tubun.

Seorang pedagang, Nur menjelaskan, H- 25 jelang Hari Raya Iduladha, dari 54 sapi kurban dijualnya, sebagian besar sudah dilego. Kini yang tersisa tinggal 6 ekor saja.

“Mungkin 90 persen sudah terjual,” ujarnya kala disambangi bontangpost.id di Jalan Pupuk Raya, tempat dia membuka kios sementara tempat penjualan sapi kurban, Senin (6/7/2020) siang.

Tingginya animo masyarakat membeli sapi di tempatnya, lantaran pada dasarnya para pembeli itu merupakan langganan lama. Sehingga ketika mendekati hari raya, langganan hanya perlu memesan, memberikan uang tanda jadi, dan sapi disimpankan.

Baca Juga:  Lewati Dua Tahap Pemeriksaan, DKP3 Pastikan Kesehatan Hewan Kurban

“Dari dulu memang kebanyakan langganan. Tinggal telpon, dan saya simpankan,” bebernya.

Adapun untuk harga sapi sangat bervariasi. Dibanderol dari harga Rp 15 juta sampai Rp 50 juta tergantung bobot sapi. Misalnya untuk sapi berbobot 230-240 kilogram, dibanderol Rp 15 juta. Sementara yang paling berat, sapi seberat 800 kilogram dihargai Rp 50 juta. Dibanding tahun sebelumnya, harga sapi relatif stabil.

“Tapi kebanyakan ambil sapi harga sedang, sekitar Rp 21 jutaan,” ungkapnya.

Dibeberkan Nur, pelanggan sapi kurban sebagian besar ialah masyarakat umum yang melakukan urunan. Misalnya, dalam satu kelompok berisi 7 orang. Tiap anggotanya urunan Rp 3 juta untuk membeli sapi harga Rp 21 juta.

“Ada juga yayasan dari perusahaan sini. Ambil agak banyak. Tahun lalu 10 ekor, sekarang 14,” ungkapnya.

Baca Juga:  Masyarakat Diimbau Ikuti Protokol Kesehatan saat Salat Iduladha

Kata Nur, kendati pandemi, ternyata tingkat penjualan sapi kurban tak kurang. Bahkan naik ketimbang tahun sebelumnya.

“Saya enggak tahu juga kenapa. Alhamdullilah saja kalau naik,” ujarnya bahagia.

Adapun sapi kurban miliknya awalnya dipasok dari Palu, Sulawesi Tengah sekitar 4 bulan sebelum Hari Raya Iduladha. Sapi yang dipasok masih kecil, selanjutnya di peternakan miliknya baru dilakukan penggemukan.

“Semua sapi di sini dari Palu,” beber peternak yang juga mitra binaan sebuah perusahaan di Bontang ini.

Sementara peternak lain di Jalan KS Tubun, Rannu menuturkan belum bisa menaksir tren penjualan sapi kurban di tahun ini. Pasalnya, sebagai peternak mandiri dan tidak terlibat dengan perusahaan tertentu, tingkat penjualan sapi bisa dilihat H -15 hingga H -10 jelang Iduladha.

“Belum ada yang beli. Orang baru tanya-tanya,” ungkapnya kala ditemui di peternakan miliknya Jalan KS Tubun.

Baca Juga:  120 Sapi Ditarget Wajib Bunting 

Rannu mengaku tak ada peningkatan harga sapi tahun ini. Masih stagnan saja. Dia membanderol sapi mulai Rp 15 juta untuk bobot 280 kilogram. Sementara paling berat, 430 kilogram dihargai Rp 34 juta.

“Kalau yang berat kurang pembelinya. Rata-rata dicari sapi harga Rp 20 juta,” ujarnya.

Seperti halnya Nur, seluruh sapi di tempat Rannu dipasok dari luar daerah. Semisal Palu dan Kupang. Sapi-sapi itu dikirim, dan digemukkan di Bontang. Untuk tahun ini, Rannu menyiapkan 74 ekor sapi kurban. Bila berkaca tahun sebelumnya, sapi kurban dagangannya hanya tersisa 3-4 ekor saja ketika hari Raya Iduladha menjelang.

“Yang sisa kami potong sendiri. Karena hari-hari juga jual daging sapi,” pungkasnya. (*)

Tags: IduladhakurbanSapi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Begini Strategi Pupuk Kaltim Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Next Post

KPK: OTT Bupati Kutim dan Istri terkait Realokasi Dana Covid-19

Related Posts

Jangan Khawatir, Ini 6 Minuman Sehat setelah Konsumsi Daging
Ragam

Jangan Khawatir, Ini 6 Minuman Sehat setelah Konsumsi Daging

18 Juni 2024, 12:00
Pedagang Sapi Mulai Menjamur Jelang Iduladha, Mayoritas Dipasok dari Sulawesi
Bontang

Pedagang Sapi Mulai Menjamur Jelang Iduladha, Mayoritas Dipasok dari Sulawesi

24 Mei 2024, 14:01
Lima Hikmah Ibadah Kurban di Hari Raya Iduladha
Ragam

Lima Hikmah Ibadah Kurban di Hari Raya Iduladha

29 Juni 2023, 09:00
Tiga Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah, Amalan Sunnah Jelang Iduladha
Ragam

Tiga Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah, Amalan Sunnah Jelang Iduladha

27 Juni 2023, 14:00
Pemerintah Tetapkan Iduladha 1444 H Jatuh pada Kamis 29 Juni
Nasional

Pemerintah Tetapkan Iduladha 1444 H Jatuh pada Kamis 29 Juni

20 Juni 2023, 11:19
Lima Amalan Sunnah Sebelum dan Sesudah Salat Iduladha
Bontang

Lima Amalan Sunnah Sebelum dan Sesudah Salat Iduladha

9 Juli 2022, 19:07

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.