• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Minta Warga NU Tetap Tenang

by BontangPost
3 Februari 2017, 13:02
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Slamet Rahardjo, Ma’ruf Amin(LUKMAN MAULANA/BONTANG POST)

Slamet Rahardjo, Ma’ruf Amin(LUKMAN MAULANA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Terkait Sikap Ahok Terhadap Ma’ruf Amin

BONTANG – Sikap kurang terpuji yang ditunjukkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam sidang penistaan agama, Selasa (31/1) menyulut emosi warga Nahdlatul Ulama (NU).  Termasuk kaum nahdliyin di Bontang pun ikut merasa “panas” setelah gubernur DKI Jakarta nonaktif tersebut dianggap menghina Ma’ruf Amin yang merupakan Rais Am PBNU. Namun, warga NU di Bontang diminta untuk tetap tenang dalam menyikapi polemik tersebut.

“Ya tentu merasa panas dan bergejolak. Saya sendiri mengetahui hal tersebut juga merasa keberatan. Karena beliau itu (Ma’ruf Amin, Red.) kan orang tua kami, sesepuh kami,” ungkap Ketua NU cabang Bontang Slamet Rahardjo saat dihubungi media ini, Kamis (2/2) kemarin.

Diterangkannya, sikap Ahok yang membantah kesaksian Ma’ruf Amin serta menyudutkannya dalam sidang tersebut bukanlah sikap yang terpuji. Apalagi Ma’ruf hadir menjadi saksi ahli dalam kapasitasnya sebagai ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sikap kurang terpuji Ahok tersebut menurut Slamet, membuat warga NU di Bontang tersinggung. Khususnya yang tergabung dalam Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU.

“Namanya darah muda, jadi begitu berapi-api saat ulamanya dilecehkan. Karena itu kami menyikapinya dengan melakukan koordinasi agar tidak menjadi anarkis,” kata dia.

Karenanya, Slamet mengimbau kepada warga NU di Bontang untuk tetap tenang. Apalagi Ma’ruf Amin disebut sudah memaafkan kelakukan Ahok kepadanya. Dalam hal ini warga NU mesti memercayakan penanganannya kepada aparat penegak hukum. Jangan sampai melakukan hal-hal yang tidak perlu dan berpotensi merusak kerukunan.

“Kalau masalahnya sesuai hukum ya diserahkan ke penegak hukum yang berwenang. Sambil kita terus memantau bagaimana perkembangannya. Kalau marah ya wajar, tapi bukan berarti bisa ngawur. Tidak perlu ada aksi-aksi seperti demonstrasi, untuk apa?” jelas Slamet.

Untuk itu, pengurus cabang NU Bontang terus melakukan koordinasi dengan NU pusat. Mengingat permasalahan ini memang terjadi di pusat. Dia berharap masalah ini bisa segera diselesaikan sehingga tidak menimbulkan polemik yang tidak perlu. Apalagi sampai memecah belah warga NU yang selama ini begitu aktif dalam menjaga kedamaian di masyarakat.

“Ada indikasi memecah belah NU yang selama ini diam. Karena itu harus jeli menyikapi masalah,” sebutnya. Dia pun mengingatkan kepada masyarakat untuk berlaku baik kepada para ulama sebagai sosok berilmu yang menjadi panutan. “Sopan santunnya harus ada,” tambah Slamet.

Diberitakan sebelumnya, KH Ma’ruf Amin dihadirkan di sidang penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Selasa (31/1) lalu, dalam kapasitasnya sebagai saksi ahli. Dia dimintai pendapat terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok terkait surat Al Maidah ayat 51.

Namun, bukannya fokus pada permasalahan itu, Ahok bersama tim kuasa hukumnya banyak mencecar Ma’ruf Amin dengan perntanyaan berbau politis. Khususnya terkait pemilihan gubernur DKI Jakarta dimana Ahok menjadi salah satu calonnya. Bahkan, ada kalimat dari pihak Ahok yang menyebut akan mempolisikan Ma’ruf Amin apabila dia memberikan keterangan palsu.

Total, pria yang sudah berusia 74 tahun dicecar selama tujuh jam dalam persidangan. Hadir menjadi saksi, Ma’ruf malah terkesan sebagai terdakwa dalam persidangan itu. Ma’ruf adalah Rais Aam PB NU selain menjadi ketua umum MUI. Dia menjadi salah satu kiai yang paling dihormati warga nahdliyin. Posisi itulah yang membuat warga NU marah ketika Ma’ruf diperlakukan kurang patut dalam sidang. Apalagi NU baru saja memperingati hari lahir (harlah) ke-91 tahun. (luk)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sampah Berbas Pantai Bakal Dikelola KSM 

Next Post

Punya Beragam Talenta, Kenal Dunia Model sejak TK

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.