Imbau Bidan Bersikap Ramah, Mendampingi hingga Masa Nifas
BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-66, sekaligus Hari Bidan Internasional yang digelar IBI Cabang Bontang di Hotel Oaktree, Jumat (25/8) lalu.
Hadir pula Ketua Pengurus Daerah (PD) IBI Provinsi Kaltim, Ketua Pengurus Cabang (PC) IBI Bontang, Staf Ahli, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB), Pimpinan RS, Klinik, Puskesmas, dokter spesialis, dan fasilitas kesehatan (faskes) di Kota Bontang, serta seluruh bidan yang tersebar di Bontang.
Dalam sambutannya, Neni mengatakan bahwa bidan adalah tenaga profesional yang akuntabel (bertanggung jawab) sebagai mitra perempuan, dalam upaya memberikan pendampingan kepada seorang wanita saat persalinannya. Mulai dari kehamilan, proses persalinan, hingga masa nifas.
Sesuai dengan tema HUT IBI ke-66 “Bidan Mengawal Kesehatan Perempuan dan Keluarga dengan Layanan Holistik dan Berkesinambungan”, ia memaknakan profesi bidan harus memberikan pelayanan yang sepenuhnya kepada seorang wanita. Sebab manusia baru (bayi lahir, red.) ke muka bumi berkat pertolongan seorang bidan.
“Maka kualitas kita sebagai manusia sangat bergantung pada bidan yang membantu pesalinan. Apabila bidan salah saat memberikan pertolongan, melakukan pemaksaan saat proses lahiran, tentu kualitas bayi ketika lahir ditentukan oleh bidan tersebut,” paparnya.
Golden age period seorang anak sangat bergantung pada tangan-tangan seorang bidan yang menjadi ujung tombak keberhasilan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Tugas bidan memberikan edukasi kepada seorang ibu. Karena tidak semua proses persalinan dilakukan di RS juga tidak semua ditangani oleh dokter.
Ia mengimbau para bidan di Kota Bontang untuk dapat bersikap ramah kepada calon pasiennya. Bersikap santun juga berbahasa yang baik saat menyampaikan sebuah pesan. Sampaikan dengan tersenyum. Jadilah bidan profesional.
Pun pada tema Hari Bidan Internasional bertajuk “Midwifes, Women and Family”, bahwa bidan harus memberikan pelayanan komprehensif, tidak hanya bidan di Kota Bontang, Indonesia, juga di seluruh dunia.
“Selamat Hari Ikatan Bidan Indonesia, mudah-mudahan para bidan di Kota Bontang dapat membantu visi dan misi Pemerintah Kota Bontang. Juga zero angka kematian di Kota Bontang,” tutupnya sekaligus membuka seminar kesehatan terkait “Perkembangan Kontrasepsi Terkini dan Manfaatnya Bagi Kesehatan” yang disampaikan oleh dua narasumber dokter obgyn. (ra)







