• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pemkot Bontang

Neni Imbau Peserta Ijtima Asia Melapor Ke PSC

by Redaksi Bontang Post
30 Maret 2020, 16:30
in Pemkot Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Zaenul/Bontangpost.id)

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Zaenul/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengimbau warga yang telah mengikuti Ijtima Asia di Sulawesi Selatan, untuk segera melapor ke Public Safety Center (PSC). Mengingat, salah satu pasien positif Covid-19 di Balikpapan, setelah di-tracing baru saja pulang mengikuti acara Ijtima Jamaah Tabligh Dunia Asia yang dibatalkan tersebut.

Orang nomor satu Bontang ini mengatakan, bagi warga yang mengetahui keluarga atau tetangganya baru saja pulang dari kegiatan itu, diminta untuk segera melaporkan ke pusat penanganan covid-19. Pelaporan itu tanpa harus mendatangi gedung PSC yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara. Hal ini dilakukan untuk kepentingan bersama seluruh warga.

“Hubungi call center PSC 08115407119, atau klik link http://bit.ly/covidbontang,” katanya.

Grafis: Nasrullah/Bontangpost.id

Untuk diketahui, dalam prosedur tetap (protap) kesehatan pasca perjalanan keluar daerah, adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan isolasi dan monitoring mandiri terhadap kemungkinan munculnya gejala selama
    14 hari sejak kepulangan.
  2. Setelah kembali dari negara/area transmisi lokal mengurangi aktivitas yang tidak perlu dan
    menjaga jarak kontak (≥ 1 meter) dengan orang lain.
  3. Jika dalam 14 hari timbul gejala, maka segera datangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,
    gunakan masker, patuhi etika batuk dan bersin, hindari pemakaian angkutan massal.
  4. Jika sakit, tetap di rumah:
    • Jangan pergi bekerja, ke sekolah, atau ke ruang publik seperti restoran, kafe, tempat senam, gym
      dan pusat kebugaran, dan lain-lain untuk menghindari penularan COVID-19 ke orang lain di
      masyarakat.
    • Harus mengisolasi diri dan memantau diri sendiri untuk menghindari kemungkinan penularan
      kepada orang-orang di sekitar anda termasuk keluarga.
    • Melaporkan kepada call center PSC serta petugas akan melakukan screening memandu tentang
      kondisi kesehatannya, riwayat kontak dengan pasien COVID-19, atau riwayat perjalanan dari
      negara/area transmisi lokal, untuk dilakukan pemeriksaan sampel oleh petugas kesehatan.
  5. Yang dilakukan saat isolasi diri:
    • Tinggal di rumah, dan jangan pergi bekerja dan ke ruang publik.
    • Gunakan kamar terpisah di rumah dari anggota keluarga lainnya. Jika memungkinkan, upayakan
      menjaga jarak setidaknya 1 meter dari anggota keluarga lain.
    • Gunakan selalu masker selama masa isolasi diri.
    • Lakukan pengukuran suhu harian dan observasi gejala klinis seperti batuk atau kesulitan
      bernapas.
    • Hindari pemakaian bersama peralatan makan (piring, sendok, garpu, gelas), dan perlengkapan
      mandi (handuk, sikat gigi, gayung) dan linen/seprai.
    • Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan mengonsumsi makanan bergizi,
      melakukan kebersihan tangan rutin, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta
      keringkan, lakukan etika batuk/bersin.
    • Berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi.
    • Jaga kebersihan rumah dengan cairan disinfektan.
    • Hubungi segera fasilitas pelayanan kesehatan jika sakit memburuk (seperti sesak nafas) untuk
      dirawat lebih lanjut.
  6. Yang dilakukan saat pemantauan diri sendiri:
    • Lakukan observasi/pemantauan diri sendiri di rumah.
    • Lakukan pengukuran suhu harian dan observasi gejala klinis seperti batuk atau kesulitan bernapas.
    • Jika ada muncul gejala, laporkan ke petugas di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
    • Jika hasil pemeriksaan sampel dinyatakan positif, maka melakukan isolasi diri sendiri. Apabila memiliki penyakit bawaan berdasarkan rekomendasi petugas kesehatan, maka dilakukan perawatan di rumah sakit.
  7. Tindakan pencegahan:
    • Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau hand sanitizer.
    • Tutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin, dengan tisu atau lengan atas bagian dalam yang
      tertekuk. Segera buang tisu ke tempat sampah yang tertutup dan bersihkan tangan dengan sabun
      dan air atau hand sanitizer.
    • Jaga jarak sosial setidaknya jarak 1 (satu) meter dengan orang lain, terutama dengan mereka yang
      batuk, bersin, dan demam.
    • Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut sebelum mencuci tangan.
    • Jika mengalami demam, batuk, dan sulit bernapas, segera cari perawatan medis.
  8. Saat perlu memakai masker dan cara menggunakannya:
    • Masker digunakan oleh:
      • Orang dengan gejala pernapasan, misal batuk, bersin atau kesulitan bernafas. Termasuk ketika
        mencari pertolongan medis;
      • Orang yang memberikan perawatan kepada individu dengan gejala pernapasan;
      • Petugas kesehatan, ketika memasuki ruangan dengan pasien atau merawat seseorang dengan
        gejala pernapasan.
    • Masker medis tidak diperlukan untuk anggota masyarakat umum yang tidak memiliki gejala
      penyakit pernapasan. Jika masker digunakan, praktik terbaik harus diikuti tentang cara memakai,
      melepas, dan membuangnya serta tindakan kebersihan tangan setelah pengangkatan.
    • Cara penggunaan masker:
      • Pastikan masker menutup mulut, hidung dan dagu dan bagian yang berwarna berada di sebelah depan.
      • Tekan bagian atas masker supaya mengikuti bentuk hidung dan tarik ke belakang di bagian
        bawah dagu.
      • Lepaskan masker yang telah digunakan dengan hanya memegang tali dan langsung buang ke
        tempat sampah tertutup. Cuci tangan pakai sabun dan air atau hand sanitizer setelah
        membuang masker yang telah digunakan.
      • Hindari menyentuh masker saat menggunakannya.
      • Jangan gunakan kembali masker sekali pakai. Ganti secara rutin apabila kotor atau basah.(Adv)
Baca Juga:  Basri Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Bontang Kuala, Imbau Tetap Waspada

 

Tags: neni moerniaenipemkot bontangWali Kota Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ujian Nasional dan Sekolah Batal, Kelulusan Mengacu Nilai Semester Sebelumnya

Next Post

Bontang Dikabarkan Karantina Wilayah, Sekda: Belum, Masih Dirapatkan

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.