• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Nestapa Sopir Bus Bontang di Tengah Pandemi

by Fitri Wahyuningsih
1 Mei 2020, 19:00
in Bontang, Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Bus di Terminal Bontang tak lagi beroperasi, imbas pandemi Covid-19. (Fitri/Bontangpost.id)

Bus di Terminal Bontang tak lagi beroperasi, imbas pandemi Covid-19. (Fitri/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

SARIPUDDIN— selanjutnya Udin, cuma bisa terduduk layu. Menatap nanar Terminal Bus Bontang yang begitu sepi. Sudah menunggu sejak pukul 08.30 pagi, namun menjelang pukul 10.00 Wita baru satu penumpang membeli karcis Bontang-Sangatta.

“Habis kita kalau begini terus, dek,” ada kegetiran dalam nada suaranya.

Kebetulan untuk Sangatta-Bontang itu, Udin bertindak sebagai pemilik minibus dan sekaligus sopirnya. Pandemi ini bikin dia pening tiap waktu. Menunggu penumpang tapi cuma sedikit. Tapi kalau tidak jalan potensi rugi sangat besar karena penumpang nyaris nihil.

“Kalau begini terus kita mau makan apa,” tanyanya.

Ada dilema dirasakan sopir dan pengelola bus di masa pandemi begini. Di satu sisi mereka sepakat dengan imbauan pemerintah untuk menghindari keramaian dan menunda perjalanan luar kota atau daerah. Namun di satu sisi, kedua hal itu tak bisa dilepaskan, bahkan menjadi denyut bisnis ini. Tak ada penumpang ramai, tak ada pendapatan. Tak ada pendapatan, tak bisa makan.

Baca Juga:  Jatuh Cinta di Desa Pela

MINIM PENUMPANG SELAMA PANDEMI

Pengurus DPC Organda Bontang, Subair menuturkan, pandemi benar-benar membuat bisnis ini babak belur. Setidaknya mulai awal April 2020, jumlah keberangkatan dan penumpang terus susut. Dan tren ini semakin mengerikan saja menjelang awal Mei 2020.

Misalnya bus jurusan Bontang-Samarinda. Di waktu normal terdapat delapan kali keberangkatan. Setiap bus rata-rata membawa 27-30 penumpang sekali jalan. Namun sejak pandemi menerpa, bus hanya menjual lima tiket. Bahkan sempat hanya terjual tiga lembar.

Adapun tiket bus Samarinda-Bontang untuk kelas ekonomi (Non Ac) dibanderol Rp 30 ribu. Sementara untuk bus kelas Ac dihargai Rp 40 ribu.

Subair mencontohkan, dengan asumsi 29 penumpang di hari normal, dikali harga tiket ekonomi Rp 30 ribu, maka pendapatan sekali jalan Rp 870 ribu. Ini belum dikurangi upah sopir dan biaya membeli bahan bakar.

Baca Juga:  60 Ribu Alat Tes Covid-19 Produksi Dalam Negeri Siap Diluncurkan

“Bayangkan aja dek, kalau kita cuma bawa 3-5 penumpang, rugi. Bahan bakar saja sudah makan (habis) berapa,” katanya.

Untuk bus jurusan Bontang-Samarinda, terdapat 18 armada bus yang beroperasi. Masing-masing dioperasikan 1 sopir.

Namun sejak Jumat (24/4/2020), semua bus Bontang-Samarinda tak lagi beroperasi. Bukan dilarang. Namun karena penumpang yang tidak ada. Ketimbang memaksa operasi tapi penumpang satu dua lantas rugi, pengelola bus memilih setop saja.

“Udah enggak jalan dari 4 hari lalu (24/4/2020), enggak ada penumpangnya,” beber Subair.

Melihat kondisi ini, Subair berharap pemerintah sedikit melirik nasib pengelola bus dan sopir. Dampak corona terhadap mereka terlalu nyata.

“Kami minta dibantu sama pemerintah. Terutama sopir. Harusnya mendapat bantuan BLT,” pungkasnya. (*)

Baca Juga:  Hasil Swab 6 OTG Negatif, Tak Ada Tambahan PDP dan ODP
Tags: coronafeaturesopir busTerminal Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Besok Pengumuman Kelulusan SMA-SMK, Pelajar Diimbau Tidak Konvoi dan Coret Baju

Next Post

RS Pupuk Kaltim dan RS LNG Badak Dipastikan Jadi Rujukan Baru Penanganan Covid-19 di Bontang

Related Posts

Di Balik Rambu Solo’ Terbesar di Bontang, Kisah Penghormatan Terakhir untuk Tokoh Adat Toraja Ester Madao
Feature

Di Balik Rambu Solo’ Terbesar di Bontang, Kisah Penghormatan Terakhir untuk Tokoh Adat Toraja Ester Madao

29 Juli 2026, 16:02
Kios UMKM di Terminal Bontang Masih Kosong, Butuh Pengadaan Pendingin Ruangan
Bontang

Fasilitas Belum Siap, Pedagang Terminal Bontang Terpaksa Jualan di Luar

4 Agustus 2025, 15:46
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
Kios UMKM di Terminal Bontang Masih Kosong, Butuh Pengadaan Pendingin Ruangan
Bontang

Kios UMKM di Terminal Bontang Masih Kosong, Butuh Pengadaan Pendingin Ruangan

25 Maret 2025, 19:00
Wawali Bontang Tinjau Kelayakan Bus Angkutan Lebaran
Bontang

Wawali Bontang Tinjau Kelayakan Bus Angkutan Lebaran

20 Maret 2025, 16:30
Rencana Penambahan Rute Baru di Terminal Bontang, Bakal Layani Tujuan Balikpapan dan Berau
Bontang

Rencana Penambahan Rute Baru di Terminal Bontang, Bakal Layani Tujuan Balikpapan dan Berau

14 Maret 2025, 15:37

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.