• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Oknum Guru SD di Bontang Diduga Lakukan Kekerasan Fisik, Cubit hingga Pukul Kepala Siswa

by Lutfi Rahmatunnisa'
17 Oktober 2023, 14:12
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Seorang oknum guru berinisial SY yang mengajar di salah satu SD Negeri di Bontang diduga melakukan kekerasan fisik terhadap siswanya.

Murid yang duduk di bangku kelas III SD itu mengaku dipukul di bagian kepala dan dicubit beberapa kali.

Keterangan tersebut disampaikan langsung oleh orangtua siswa yang bersangkutan. Kepada redaksi bontangpost.id, orangtua siswa mengaku kejadian tersebut terjadi pekan lalu. Namun, ia baru mengetahui Senin, (16/10/2023) kemarin. Lantaran diinformasikan oleh orangtua korban yang lain.

Ia menyebut korban dugaan kekerasan fisik tidak hanya terjadi pada putranya. Melainkan juga kepada beberapa siswa lainnya.

“Iya, saya baru tahu dari orangtua teman anak saya yang anaknya korban juga. Malahan, anaknya itu lebih parah. Kepalanya dipukul sampai kena meja,” akunya, Selasa (17/10/2023).

Ia bilang, usai mendapat perlakuan tersebut, sang anak tidak pernah mengadu ke rumah. Lantaran diancam oleh oknum guru tersebut. Dengan cara mengumpulkan semua anak yang pernah dipukul di sebuah ruangan.

“Pas anak-anak dikumpulkan di ruangan tersebut guru itu bilang begini, “aku enggak takut sama orang tuamu”. Makanya anak saya diam saja di rumah,” ucapnya menirukan oknum guru tersebut.

Baca Juga:  Disdikbud Nonjobkan Oknum Guru yang Diduga Lakukan Kekerasan Fisik

Apalagi selama di rumah anaknya terlihat murung dan enggan berangkat sekolah. Padahal sebelumnya ia anak yang ceria dan penuh semangat.

“Makanya saya heran juga. Kok enggak biasanya anak saya ini enggak mau sekolah. Ternyata dia ketakutan dan trauma karena ketemu gurunya yang mukul anak saya itu,” ungkapnya.

Disinggung mengenai alasan guru tersebut melakukan kekerasan fisik, orangtua pelajar tersebut menceritakan bahwa kejadian itu saat jam pelajaran di kelas. Anaknya kala itu sedang bergurau dengan teman sebangkunya. Namun, oknum guru tersebut langsung memukul kepala sang anak dan rekan sebangkunya.

“Jangan lah langsung main fisik. Siapa orangtua yang terima kalau anaknya diperlakukan seperti itu. Coba ditegur lisan kalau enggak bisa sampaikan ke orangtua,” timpalnya.

Usai menerima informasi tersebut, dia langsung mengadukan kepada kepala sekolah untuk meminta memindahkan guru tersebut. Kepala sekolah pun berjanji untuk menindaklanjuti hal itu dengan berkoordinasi dengan Disdikbud Bontang.

Baca Juga:  Soal Kekerasan yang Dilakukan Oknum Guru, AH Sebut Perlu Evaluasi

“Kalau saya maunya guru itu dipindah. Disdik harus merespons kejadian tersebut. Kalau Disdik tidak mau dan tidak ada tindakan bisa jadi kami lanjutkan ke pihak kepolisian,” tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Sekolah SD Negeri yang bersangkutan membenarkan bahwa kejadian itu dilakukan oleh oknum guru di lingkungan sekolah. Adapun status oknum guru tersebut sebagai PNS.

Pria tersebut mengatakan saat kejadian ia tidak di kawasan sekolah lantaran tengah melakukan perjalanan dinas ke luar kota. Kendati demikian ia telah menindaklanjuti laporan wali murid dengan memanggil langsung guru yang bersangkutan.

“Saya sudah panggil untuk menanyakan kebenarannya. Di hadapan saya oknum guru yang bersangkutan mengakui hal itu karena khilaf,” ucapnya saat dijumpai di ruang kerjanya.

Mengenai permintaan orangtua murid untuk memindahkan guru tersebut, dia bilang hal itu tidak lah mudah. Sebab ada beberapa tahapan proses yang harus dilalui. Salah satunya harus menyiapkan sekolah mana yang ingin menampung oknum guru tersebut. Meski begitu ia akan berupaya mencari solusi lain.

Baca Juga:  Usut Dugaan Kekerasan Fisik di Lingkungan Sekolah, Disdikbud Bontang Bentuk Tim Satgas

Berdasarkan pengakuan oknum guru, alasan oknum guru melakukan kekerasan fisik terhadap dua siswanya itu karena asyik bergurau dan membuat kegaduhan saat jam pelajaran berlangsung.

Upaya menegur secara lisan sudah dilakukan guru tersebut. Namun, tidak diindahkan. Alhasil, dia langsung melakukan hukuman fisik dengan tujuan untuk memberi efek jera. Oleh sebab itu, kepala sekolah ingin menyelesaikan kejadian ini secara internal tanpa melibatkan Disdikbud Bontang.

“Saya tidak tahu ya seberapa keras guru ini memukul korban. Karena saya belum menanyakan secara detail. Yang jelas saya sudah beri arahan bahwa sebagai pendidik tidak dibenarkan memberi hukuman fisik,” ujarnya.

Selama mengabdi menjadi kepala sekolah yakni dua tahun, ia belum pernah mendengar ada korban lain. Adapun anak tidak berani melapor lantaran adanya dugaan pengancam dari oknum guru turut dibantah.

“Untuk keterangan sementara cukup dari saya saja. Karena saya berusaha menyelesaikan secara internal. Nanti kalau sudah ada kelanjutan silakan konfirmasi langsung dengan oknum guru,” tutupnya. (*)

Tags: Kekerasan fisik
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Habis Pesta Miras, Dua Pria di Bontang Perkosa Pelajar di Bawah Umur

Next Post

Rombongan Duta Besar Australia Kunjungi PT KNI, Puji Kinerja Perusahaan

Related Posts

Motif Pembakaran Istri dan Anak di Sangatta Akhirnya Terungkap
Kriminal

Motif Pembakaran Istri dan Anak di Sangatta Akhirnya Terungkap

17 November 2025, 17:57
Pengantar Jenazah Pukul Pengendara di Samarinda Seberang, Pelaku Minta Maaf
Kaltim

Pengantar Jenazah Pukul Pengendara di Samarinda Seberang, Pelaku Minta Maaf

16 November 2025, 13:23
Disdikbud Nonjobkan Oknum Guru yang Diduga Lakukan Kekerasan Fisik
Bontang

Disdikbud Nonjobkan Oknum Guru yang Diduga Lakukan Kekerasan Fisik

24 Oktober 2023, 15:48
AH Desak Pemkot Relokasi SDN 007 Bontang Utara
DPRD Bontang

Soal Kekerasan yang Dilakukan Oknum Guru, AH Sebut Perlu Evaluasi

18 Oktober 2023, 16:30
Usut Dugaan Kekerasan Fisik di Lingkungan Sekolah, Disdikbud Bontang Bentuk Tim Satgas
Bontang

Usut Dugaan Kekerasan Fisik di Lingkungan Sekolah, Disdikbud Bontang Bentuk Tim Satgas

17 Oktober 2023, 16:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.