• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Organisasi Kedaerahan Tidak Boleh Berpolitik

by BontangPost
22 Januari 2018, 19:14
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
PILGUB DAMAI: Para calon gubernur dan wakil gubernur, serta tokoh daerah tetap rukun saat menghadiri acara musyawarah Ikaparti Samarinda di Gedung Kebangsaan Unmul.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

PILGUB DAMAI: Para calon gubernur dan wakil gubernur, serta tokoh daerah tetap rukun saat menghadiri acara musyawarah Ikaparti Samarinda di Gedung Kebangsaan Unmul.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai organisasi sosial kemasyarakat, Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Kaltim diharapkan tidak terlibat secara kelembagaan dalam pemilihan gubernur. Pasalnya, keikutsertaan secara kelembagaan dalam pemilihan gubernur akan mengganggu stabilitas internal organisasi.

“Ikapakarti itu lembaga kedaerahan. Di organisasi ini anggotanya beragam status sosial, perjuangan politik, partai, jadi tidak boleh  berpolitik. Tapi anggotanya, silahkan berpolitik,” kata Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, Sabtu (21/1) lalu.

Organisasi tersebut memiliki anggota yang menjadi anggota legislatif, beragam partai, dan warga biasa. Keragaman tersebut mesti dipelihara, jangan sampai terpecah karena pengurus organisasi mendukung calon tertentu.

“Saya masuk di PDKT Kaltim. Tapi tidak membawa organisasi untuk mendukung saya. Begitu juga dengan Ikapakarti, jaga kebersamaan, jangan sampai dalam musyawarah daerah merekomendasikan kandidat tertentu,” imbuhnya.

Dia menegaskan, seluruh organisasi kedaerahan adalah pilar yang menopang pembangunan Samarinda. Perbedaan mestinya dijadikan modal untuk bahu membahu membangun Kota Tepian. Karenanya, tidak boleh ada organisasi daerah yang mendukung satu calon tertentu, sehingga keharmonisan internal organisasi tetap terjaga.

Soal dukungan dari suku Jawa, dia optimis akan mendapatkan banyak suara dari suku mayoritas di Kaltim tersebut. Pasalnya, istri dan keluarganya banyak yang berasal dari Yogyakarya. “Namanya orang politik harus optimis menang. Saya tidak melarang warga Samarinda memilih kandidat lain. Tapi mudah-mudahan banyak memilih saya,” harapnya.

Hal senada  disampaikan Ketua Ikapakarti Kaltim, Rusmadi. Secara kelembagaan, organisasi tersebut tidak boleh mendukung calon tertentu dalam pemilihan gubernur. Pengurus organisasi harus memegang spirit para pendiri, organisasi menjadi wadah perjuangan, dan penampung aspirasi anggota.

Ikapakarti memegang spirit guyub rukun, maknanya organisasi ini adalah non-partisan. Namun demikian, setiap anggota tidak boleh buta terhadap proses politik di Benua Etam. “Dengan kekuatan mayoritas masyarakat Jawa di Kaltim, harus menunjukkan kerukunan. Karena guyub rukun adalah nilai yang  mengedepankan kekuatan kebaikan dan kedamaian,” ungkapnya.

Selain itu, toto kromo yang dipegang teguh organisasi, kata Rusmadi, harus menjadi spirit organisasi dan anggota. Supaya anggota dan pengurus berpartisipasi aktif membangun daerah. Karenanya, partisipasi  mesti terlebih dahulu menciptakan kerukunan, baik secara internal organisasi maupun dengan kelompok sosial politik di Kaltim.

Baca Juga:  Isran-Hadi, Koalisi untuk 2019

“Menjadi kewajiban bagi masyarakat khususnya anggota Ikapakarti untuk kerja, kerja, dan kerja. Tapi itu dilakukan setelah menciptakan kedamaian dan harmoni antar kelompok,” tegasnya. (*/um/drh)

Tags: Metro Samarida
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

IPAL Pasar Induk Rusak, Tak Bisa Kelola Limbah

Next Post

Pembebasan Lahan Tol Diduga Maladministrasi

Related Posts

Isran-Hadi, Koalisi untuk 2019
Breaking News

Isran-Hadi, Koalisi untuk 2019

9 Januari 2018, 11:36
Dukungan Rusmadi Bertambah
Kaltim

Mundur Bursa Cagub, Langkah Rusmadi Terhenti

5 Januari 2018, 11:36
Jaang Belum Final, PPP Usul Dua Kader Jadi Wakil
Breaking News

Jaang Belum Final, PPP Usul Dua Kader Jadi Wakil

15 Desember 2017, 11:34

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.