BONTANG – Pemasangan sambungan pipa PDAM diduga terkoneksi dengan sambungan milik perusahaan air minum (PAM) swasta. Tepatnya di Gang Ampera, RT 2, Kelurahan Berebas Tengah.
Hal ini dikeluhkan oleh PAM Air Bersih Manuntung (ABM) yang merasa dirugikan akibat pemasangan itu. Pemilik PAM ABM Yos Yoyok Susanto memastikan sambungan pipa itu miliknya. “Ini tinggal dipasang katup saja,” kata Yoyok saat ditemui di Gang Ampera, Sabtu (17/3) kemarin.
Dikatakannya, pemasangan diketahuinya pagi hari itu juga. Ia mendapat laporan dari petugas yang hendak melakukan penagihan di sekitar lokasi. Melihat kontraktor menggali dan hendak menyambung, petugas pun langsung memberikan informasi kepada Yoyok.
Selanjutnya, Yoyok memastikan kebenaran informasi dengan turun ke lokasi. Sesampainya di lokasi ia pun mendokumentasikan pengerjaan sebagai bukti. “Jadi pipa berwarna hitam ini punya saya, karena saya tahu persis mana yang milik saya,” tuturnya sambil menunjuk pipa.
Kata dia, jika pemasangan ini terkoneksi dengan sambungan pipa miliknya benar adanya, maka perusahaannya akan mengalami kerugian. Distribusi air tetap memasok, sementara meteran milik PDAM.
Keluhan Yoyok ini didengar oleh anggota Komisi III DPRD Suhut Harianto. Kemudian, Suhut menghubungi Direktur PDAM Tirta Taman agar dapat mencari solusi terhadap permasalahan ini. “Ini supaya masalahnya selesai,” ungkap Suhut.
Tak mau menunda, Direktur PDAM Tirta Taman Suramin bersama petugas PDAM langsung menuju lokasi. Setelah dicek, ternyata pemasangan ini dilakukan dikarenakan adanya pelanggan baru. BAhkan, Suramin berujar jika PDAM juga memiliki pipa dengan merk seperti yang ada di sambungan tersebut. “Ini pelanggan baru, karena meterannya masih nol (belum berputar, Red.),” ucap Suramin.
Akan tetapi, pengecekan sambungan pipa urung dilakukan kemarin. Pasalnya, aliran air PDAM di area tersebut mati. Begitupula dengan milik PAM ABM akibat pompa rusak, maka seputar Gang Ampera tak dialiri air.
Rencananya, pengujian akan dilaksanakan hari ini. Jika air PDAM terdistribusi di wilayah itu dan terdapat aliran, dipastikan itu sambungan pipa milik PDAM. Akan tetapi sebaliknya, ketika PAM ABM membuka kerannya dan di sambungan terdapat air sudah pasti sambungan itu milik ABM.
“Besok (hari ini, Red.) supaya dilakukan tes untuk memastikan koneksi dari pipa ini dari mana,” pungkas Suramin. (*/ak)





