• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

PAN Masih Tiga Nama

by BontangPost
10 November 2017, 11:35
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
LUKMAN/METRO SAMARINDA
Zain Taufik Nurrohman

LUKMAN/METRO SAMARINDA Zain Taufik Nurrohman

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltim masih menunggu siapa yang bakal diusung sebagai pasangan calon (paslon) untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Sejauh ini, tiga nama kandidat yang disetorkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Kaltim ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masih belum mengerucut menjadi nama pasti.

Sekretaris DPW PAN Kaltim Zain Taufik Nurrohman menuturkan, ketiga nama kandidat yang mendaftar melalui PAN telah diberikan kepada DPP. Saat ini pihaknya tinggal menunggu keputusan dari DPP.

“Cuma kami tinggal menunggu keputusannya. Mungkin akhir bulan ini. Kami minta akhir bulan supaya menyesuaikan dengan tahapan KPU (Komisi Pemilihan Umum),” terang Zain kepada Metro Samarinda, Kamis (9/11) kemarin.

Ketiga nama tersebut adalah Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari, mantan Bupati Kutai Timur (Isran Noor), dan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar. Kata Zain, ketiga nama ini telah bertemu dengan DPP. Perkembangan kekinian dari masing-masing kandidat ini juga telah disampaikan DPW kepada DPP.

Baca Juga:  Hibah Bansos Terancam Dihapus?

“Kenapa muncul nama Bu Rita, karena dulu penyerahannya sebelum peristiwa itulah (dugaan gratifikasi),” jelasnya.

Setelah penyerahan nama-nama tersebut ke DPP, maka proses berikutnya bergantung pada keputusan DPP. Terkait kemungkinan adanya mahar politik dalam proses pencalonan kandidat, menurut Zain merupakan ranah DPP. Namun sejauh ini tidak ada yang namanya mahar politik dalam perjalanan partai berlambang matahari terbit tersebut di Pilgub Kaltim 2018.

“Saya tidak tahu itu. Isu (mahar politik, Red.) dari mana itu? Kalau ada pasti kami sudah menerima,” jawab Zain dengan tawa berkelakar.

Dia menjelaskan, berdasarkan pengalaman di beberapa pemilihan kepala daerah (pilkada) sebelumnya, calon-calon yang diusung PAN tidak dibebankan mahar politik. Salah satunya dalam pilkada di Kukar. Namun begitu dia mengakui bila dalam proses pemenangan paslon, pasti memerlukan biaya untuk menggerakkan partai.

Baca Juga:  Rita Rajai Polling

“Begini, yang namanya pemenangan itukan perlu biaya. Mesin partai juga perlu bergerak, ada pos politik agar nanti mesin-mesin partai kami juga harus bergerak,” sebut Ketua Komisi I DPRD Kaltim ini.

Menurutnya, kalaupun ada biaya-biaya tertentu, istilahnya bukan mahar politik. Melainkan pos politik yang digunakan untuk kepentingan pemenangan. Tujuannya agar kerja semua mesin partai bisa terkonsolidasi. Karena tentu dibutuhkan biaya untuk mengumpulkan orang-orang agar kemenangan yang diinginkan bisa tercapai.

“Sebenarnya kalaupun ada, biayanya ya untuk kepentingan itu (pemenangan),” tambahnya.

Zain melihat, sejauh ini belum terdapat formasi bakal paslon yang pasti. Pasalnya di antara para calon masih belum menemukan kesepakatan. Apabila keinginan masing-masing calon sudah bertemu, pasti akan jelas siapa saja yang bakal bertarung memperebutkan kursi KT-1 dan KT-2. Dia mencontohkan paslon Syaharie Jaang-Rizal Effendi yang dikabarkan berubah.

Baca Juga:  Nilai Rekomendasi BK Cacat, Sokhip Berikan Perlawanan

“Pak Kapolda juga kemarin menyebut Pak Jaang sebagai wakilnya. Tapi Pak Jaang membantahnya,” ujar Zain.

Untuk rencana koalisi sendiri, dia menyatakan biasanya terbentuk pada waktu-waktu terakhir menjelang pendaftaran calon di KPU. Hal ini berkaca pada pengalaman dalam pilkada-pilkada sebelumnya. Karena dalam pembentukan koalisi ini, DPP saling menghubungi satu sama lain mengupayakan terjadinya koalisi.

“Mempertanyakan kemungkinan-kemungkinan koalisi seperti di Kaltim siapa calon yang diusung, berapa jumlah kursinya, seperti itu,” paparnya.

Adapun ketiga nama yang telah disetorkan DPW kesemuanya merupakan keinginan dari setiap Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang ada di Kaltim. Dalam penentuan siapa yang akhirnya diusung, diserahkan pada keputusan DPP.

“Kalau sudah ada SK (surat keputusan) pasti akan diumumkan. Tapi kalau belum diputuskan lalu dipublikasikan, ya kami yang rugi sendiri nanti,” pungkas Zain. (luk)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Metro Samarindapilgub kalitm 2018
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PKB Konsisten Dukung Ja-Ri

Next Post

Banker Manis Disebut Terapis Alexis

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.