SANGATTA-Hari terakhir pengajuan daftar Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutim, dimanfaatkan benar oleh sejumlah partai politik (parpol).
Salah satunya Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda). Namun ada yang unik saat mendaftar. Partai lainnya saat mendaftar membawa massa sebanyak mungkin, bahkan memadati kantor KPU. Tidak dengan Partai Garuda. Dari pantauan Sangatta Post, saat mendaftar, Ketua DPD Partai Garuda, Yurpiansyah tanpa pengikut. Hanya seorang diri.
Hal ini dibuktikan, ideal calon yang ditetapkan KPU untuk empat dapil sebanyak 44 orang, dengan rincian perdapil masing-masing 11 orang, namun tidak dengan Partai Garuda. Yang mendaftar menjadi calon hanya dua orang. Yakni di dapil 1 dan 2. Masing-masing satu calon.
Uniknya, tak ada perwakilan laki-laki. Semua perempuan. Yakni ibu rumah tangga. Mereka siap bertarung melawan musuh lainnya.
Menurut keterangan Ketua DPD Partai Garuda Yurpiansyah, minimnya peminat lantaran Partai Garuda merupakan partai baru. Sehingga belum banyak dikenal oleh masyarakat.
“Serta kepengurusan partai belum sampai ke 18 kecamatan juga,” katanya.
Meski parpol baru, Partai Garuda menargetkan mampu mendudukkan dua calonnya di kursi DPRD Kutim. Partai besutan Ahmad Ridha Sabana tersebut akan menyasar golongan putih atau golput yang mencapai 50 persen lebih di Kutim.
“Kutai Timur banyak yang golput. Nah itu yang akan kami s\asar. Kami yakin semua akan duduk. Doakan saja,” katanya. (dy)







