• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pasokan Kurang, Harga Cabai Fluktuatif 

by BontangPost
21 Juni 2018, 11:53
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
BELUM STABIL: Harga cabai rawit di Bontang masih fluktuatif. Pasokan dari petani cabai yang kurang membuat pedagang bimbang menentukan harga.(Fahmi Fajri/Bontang Post)

BELUM STABIL: Harga cabai rawit di Bontang masih fluktuatif. Pasokan dari petani cabai yang kurang membuat pedagang bimbang menentukan harga.(Fahmi Fajri/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Pascalebaran, harga beberapa komoditas pangan masih belum stabil atau fluktuatif. Salah satunya ialah harga cabai rawit. Setelah Senin (18/6) lalu sempat naik drastis hingga mencapai Rp 100 ribu per kilogram, kini harga cabai turun menjadi Rp 50 ribu untuk satu kilogramnya.

Randi, salah satu pedagang di Pasar Rawa Indah mengatakan, lonjakan harga diakibatkan ketersediaan yang langka. Sebagian besar petani memanfaatkan liburan Lebaran untuk ke luar kota. Akibatnya, pasokan yang seharusnya dikirim ke Bontang menjadi berkurang.

“Pasokan belum lancar karena petani tidak petik cabai saat libur Lebaran,” kata Randi, Rabu (20/6) kemarin.

Dampak dari belum stabilnya harga berimbas kepada pedagang. Beberapa penjual bingung hendak mengambil pasokan dengan harga yang masih tinggi atau memilih menunggu pasokan. “Ada yang tetap mengambil, ada juga yang tidak mungkin menunggu stabil dulu harganya,” ujarnya.

Baca Juga:  Layanan Emergensi Tetap Buka 24 jam

Hal ini juga berdampak pada konsumen, dikatakan Randi aktivitas jual beli di pasar cenderung sepi imbas dari belum stabilnya harga. Waktu melonjak, beberapa konsumen sempat kaget.

“Mereka (konsumen, Red.) mengeluh mengapa setiap tahun harga naik. Jadi ya mengerti,” ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil monitoring Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) sebelum Lebaran, harga cabai rawit Rp 40 ribu per kilogramnya. Artinya masih ada selisih sekitar Rp 10 ribu.

Terpisah, Nana warga Berbas Pantai saat ditemui di lokasi pasar hanya membeli cabai rawit dalam skala kecil. Pasalnya, ia sudah memiliki stok sebelum Idulfitri lalu. “Ini hanya membeli seperempat kilogram saja soalnya masih ada di rumah. Harganya masih belum stabil,” kata Nana.

Baca Juga:  Rayakan Idulfitri 1438 Hijriah, Bupati Ajak Masyarakat Melek Informasi

Ia mengaku sudah terbiasa dengan tradisi tidak stabilnya harga komoditas pangan pasca hari raya keagamaan. Namun, ia berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar harga kembali normal.

Sementara untuk komoditas lain, harga bawang merah per kilogramnya dijual Rp 40 ribu. Padahal sebelum Lebaran pedagang rata-rata menjual Rp 35 ribu. Bawang putih yang semula Rp 22 ribu kini naik tipis di angka Rp 25 ribu tiap kilogramnya.  (ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: harga cabailebaran
Share2TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

ASN Bolos, TPP Langsung Dipotong

Next Post

Pedagang Janur Sambut Lebaran Ketupat 

Related Posts

Jadwal Sidang Isbat Idulfitri 2026 Hari Ini 19 Maret: Ini Lokasi dan Link Live Streaming
Nasional

Jadwal Sidang Isbat Idulfitri 2026 Hari Ini 19 Maret: Ini Lokasi dan Link Live Streaming

19 Maret 2026, 13:48
Sidang Isbat Digelar 19 Maret, Pemerintah dan Muhammadiyah Berpotensi Rayakan Idulfitri Bersama
Nasional

Sidang Isbat Digelar 19 Maret, Pemerintah dan Muhammadiyah Berpotensi Rayakan Idulfitri Bersama

17 Maret 2026, 11:09
Berikut Bacaan Niat dan Tata Cara Mandi Sunnah Idul Fitri Sebelum Salat Id
Ragam

Berikut Bacaan Niat dan Tata Cara Mandi Sunnah Idul Fitri Sebelum Salat Id

16 Maret 2026, 18:14
Ini Lima Lokasi Salat Idulfitri Muhammadiyah di Bontang pada 20 Maret 2026
Bontang

Ini Lima Lokasi Salat Idulfitri Muhammadiyah di Bontang pada 20 Maret 2026

16 Maret 2026, 13:50
Harga Cabai di Bontang Tembus Rp80 Ribu
Bontang

Harga Cabai di Bontang Tembus Rp80 Ribu

10 Desember 2025, 14:43
Harga Cabai Masih Tinggi, Rp60 Ribu per Kilogram
Bontang

Harga Cabai Masih Tinggi, Rp60 Ribu per Kilogram

26 Juli 2024, 15:32

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.