• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Pedagang Belum Siap Jual Minyak Goreng Pakai Aplikasi

by Redaksi Bontang Post
4 Juli 2022, 15:58
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Antre minyak goreng curah di salah satu daerah di Kaltim. Pedagang pun belum siap jika pembelian migor pakai aplikasi.

Antre minyak goreng curah di salah satu daerah di Kaltim. Pedagang pun belum siap jika pembelian migor pakai aplikasi.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pemerintah memutuskan memperpanjang masa sosialisasi penerapan sistem pembelian minyak goreng curah rakyat (MGCR) berbasis aplikasi (scan QR code). Semula, sosialisasi direncanakan selama dua minggu. Kini, diulur menjadi tiga bulan.

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, kebijakan itu diambil untuk memberikan waktu bagi masyarakat maupun pengecer MGCR untuk membiasakan diri dengan sistem baru tersebut.

Sosialisasi pembelian MGCR dengan aplikasi PeduliLindungi telah dimulai pada Senin (27/6). Pengecer resmi juga tercatat melalui aplikasi SIMIRAH 2.0 maupun PUJLE. Hingga saat ini, kata Luhut, proses sosialisasi masih terus berjalan.

Namun, menurut pria yang akrab disapa Opung itu, masih banyak ditemui pengecer yang belum mengunduh QR code PeduliLindungi. Karena itu, ia meminta masa sosialisasinya diperpanjang.

Baca Juga:  Penyesuaian Satu Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional, Diskop-UKMP; Masih Koordinasi

“Saya juga minta masa transisi dan sosialisasi penggunaan PeduliLindungi yang tadinya dua minggu bisa diperpanjang selama tiga bulan. Kita harus memahami proses adaptasi yang masih dibutuhkan oleh teman-teman di lapangan,” ungkap Luhut, Sabtu (2/7).

Selama masa perpanjangan sosialisasi ini, lanjut mantan komandan Kopassus tersebut, masyarakat tetap dapat membeli MGCR tanpa perlu menunjukkan NIK. Namun, pemerintah berharap kepada para pengecer dan pembeli agar dapat mulai menggunakan dan membiasakan penggunaan PeduliLindungi dalam proses jual beli MGCR. “Untuk itu, pengecer akan didorong segera mencetak QR code PeduliLindungi melalui SIMIRAH 2.0 atau PUJLE dan menempelnya di tempat penjualan,” jelas Luhut.

Pemerintah juga akan terus mengembangkan penggunaan PeduliLindungi sebagai alat pengawasan dan kontrol distribusi minyak goreng. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kembali terjadinya kenaikan harga di pasaran. Luhut menyebut, saat ini harga minyak goreng telah mencapai Rp 14.000 per liter di wilayah Jawa-Bali. Perbaikan harga dan rantai pasok terus dilakukan, baik di hulu maupun hilir.

Baca Juga:  Menko Luhut Perintahkan Hapus Minyak Goreng Curah

Dengan harga yang relatif normal ini, Luhut mengatakan, sudah bisa dilakukan relaksasi kebijakan di sisi hulu. “Kita mulai relaksasi secara hati-hati untuk mempercepat ekspor dan memperbaiki harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani,” katanya.

Dalam rapat koordinasi Jumat lalu, pemerintah juga sepakat mendorong penyesuaian harga MGCR di luar Jawa-Bali agar mengacu harga eceran tertinggi (HET). Luhut juga meminta kepada Kementerian Perdagangan (Kemendag) supaya pelaksanaan program minyak goreng kemasan rakyat (MinyaKita) bisa dipercepat.

“Untuk mengakselerasi minyak goreng kemasan, perlu diberikan insentif yang menarik bagi produsen, sehingga mereka dapat bergerak lebih cepat dan pengiriman juga menjadi lebih mudah karena dapat menggunakan jalur distribusi biasa, seperti kapal kontainer, tidak harus menggunakan kapal curah,” terangnya. (tau/JPG/rom/k15)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: minyak goreng
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hari Pertama Penerapan Fuel Card, Baru 95 Sopir Kantongi Kartu

Next Post

Kir Bermasalah, 229 Kendaraan di Bontang Gagal Verifikasi Fuel Card

Related Posts

Begini Cara Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi
Nasional

Susul Beras, Harga Minyak Goreng Mulai Naik Pekan Ini

29 Februari 2024, 19:15
Begini Cara Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi
Nasional

Ritel Ancam Setop Beli Minyak Goreng dari Produsen Jika Pemerintah Tak Bayar Utang Rp 344 Miliar

4 Mei 2023, 18:15
Begini Cara Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi
Nasional

Begini Cara Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi

28 Juni 2022, 16:30
Gelapkan 4 Tangki Minyak Sawit, 2 Sopir Ditangkap, 2 Masuk DPO
Kriminal

Gelapkan 4 Tangki Minyak Sawit, 2 Sopir Ditangkap, 2 Masuk DPO

19 Juni 2022, 12:09
Menko Luhut Perintahkan Hapus Minyak Goreng Curah
Nasional

Menko Luhut Perintahkan Hapus Minyak Goreng Curah

17 Juni 2022, 14:00
Mendag Baru Janji Atasi Sengkarut Minyak Goreng
Nasional

Mendag Baru Janji Atasi Sengkarut Minyak Goreng

16 Juni 2022, 10:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.