• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pedagang Pasar Kembali Ancam Pemkot

by M Zulfikar Akbar
22 September 2018, 06:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
MINTA AUDIENSI: Asosiasi Pedagang Pasar Rawa Indah mengeluhkan masih menjamurnya pedagang ayam dan ikan yang berjualan di trotoar Jalan KS Tubun. 
(ASOSIASI PEDAGANG PASAR FOR BONTANG POST)

MINTA AUDIENSI: Asosiasi Pedagang Pasar Rawa Indah mengeluhkan masih menjamurnya pedagang ayam dan ikan yang berjualan di trotoar Jalan KS Tubun. (ASOSIASI PEDAGANG PASAR FOR BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Nada protes kembali digaungkan oleh Asosiasi Pedagang Pasar Rawa Indah. Pasalnya tuntutan mereka saat dimediasi oleh DPRD belum terpenuhi. Disebabkan masih berjualannya pedagang ayam dan ikan di trotoar Jalan KS Tubun.

Bahkan Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Rawa Indah Muhammad Nurdin mengancam akan melakukan aktivitas jual beli di parkiran bangunan pasar dan pinggir jalan di lokasi tersebut. Hal ini tertuang dalam surat bernomor 12/APP/2018 tertuju Komisi II dan III DPRD untuk permintaan audiensi.

“Pedagang di dalam pasar sementara, mengancam akan keluar berjualan. Karena di dalam tidak laku barang dagangannya. Oleh karena itu, saya membuat surat kepada seluruh instansi terkait,” kata Nurdin saat ditemui Bontang Post di kediamannya, Jumat (21/9) kemarin.

Baca Juga:  Sambangi Neni, Pedagang Sembako Pasar Rawa Indah Minta Lapak di Lantai Dasar

Nurdin juga mempertanyakan mengenai upaya penertiban beberapa waktu lalu. Ia menilai saat itu pemerintah salah fokus dikarenakan aparat justru menyasar atap pedagang.

Ancaman ini akan dijalankan bilamana pemerintah tidak segera mengambil tindakan. Meskipun dikatakan Nurdin, tenggat waktu yang dipatok asosiasi tidak ditentukan. “Saya dengar sudah ditangani dewan untuk dijadwalkan pertemuan kedua kalinya nanti,” tuturnya.

Nurdin berujar pedagang di dalam bangunan pasar sementara selama ini rugi, padahal beban pengeluaran yang ditanggung banyak. Misalnya biaya listrik mencapai Rp 10 ribu tiap lima hari sedangkan pembayaran air Rp 15 ribu per harinya. Bukan itu saja, setiap lapak juga wajib membayar iuran kebersihan sekira Rp 15 ribu per hari, retribusi Rp 1.000 per dua hari, dan pajak Rp 30 ribu per bulan.

Baca Juga:  Kerumunan Warga Jadi Kendala Pemadaman Api

“Pedagang di dalam itu banyak pengeluarannya. Sangat menderita kalau masih ada yang berjualan di luar,” ujar dia.

Menurut pemaparannya, kebutuhan warga Bontang berkenaan ayam dan ikan tiap harinya sangat tinggi. Jika itu mampu ditertibkan, secara otomatis akan menata kembali beberapa pedagang sayur untuk masuk bangunan pasar sementara.

“Penyebab utama pedagang sayur keluar, karena pedagang ikan dan ayam duluan keluar. Jika mereka masuk, otomatis orang akan membeli sayur di dalam pasar juga,” ungkapnya.

Adapun dampak yang dirasakan dengan menjamurnya pedagang ayam dan ikan di trotoar ialah macetnya arus lalu lintas di kawasan tersebut. Selain itu, beberapa warga sekitar pun telah merasakan bau menyengat akibat limbah pembuangan dari pedagang dadakan itu.

Baca Juga:  Duh, Harga Cabai Makin "Pedas"

Jika tidak segera ditangani, maka Nurdin pesimistis Pemkot Bontang mampu menertibkan pedagang di Kompi B, ketika pengerjaan bangunan baru pasar dimulai. Secara otomatis pedagang di area itu akan mengikuti pedagang lainnya, dengan menggelar lapak di sepanjang trotoar.

“Kalau tidak segera ditertibkan yang di trotoar, pedagang Kompi B akan mengikuti jejak. Ada alasannya kenapa ini tidak digusur. Padahal ini penjual dadakan, apa jadinya Kota Bontang akan tambah semrawut,” pungkasnya. (ak)

Tags: pasar rawa indah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kontingen Bontang Siap Tempur di Popprov 

Next Post

Penularan Sriracha untuk Tim Sukses

Related Posts

800 Lapak di Pasar Taman Rawa Indah Bontang Tidak Aktif Disegel UPT
Bontang

800 Lapak di Pasar Taman Rawa Indah Bontang Tidak Aktif Disegel UPT

8 Juni 2025, 11:28
Berjualan di Atas Trotoar, Pedagang di Sekitar Pasar Rawa Indah Ditertibkan
Bontang

Berjualan di Atas Trotoar, Pedagang di Sekitar Pasar Rawa Indah Ditertibkan

6 Desember 2024, 15:49
Pedagang Rawa Indah Geram, Rombongan Wawali Najirah Disoraki
Bontang

Pedagang Rawa Indah Geram, Rombongan Wawali Najirah Disoraki

14 Juni 2024, 11:27
Pasar Thamrin Berpotensi Kembali Kantongi SNI
Bontang

Pembangunan Lift Pasar Taman Rawa Indah Mulai Bulan Depan

27 Maret 2023, 18:53
Dua Lift Bakal Dipasang di Pasar Taman Rawa Indah
Bontang

Dua Lift Bakal Dipasang di Pasar Taman Rawa Indah

12 Februari 2023, 13:28
Plafon Pasar Taman Rawa Indah Ambruk
Bontang

Plafon Pasar Taman Rawa Indah Ambruk

11 September 2020, 12:29

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.