• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pejabat Jangan Gengsi, BPJS untuk Kepentingan Bersama 

by BontangPost
17 Juli 2017, 12:04
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
FOTO: Kepala BPJS Kesehatan Kutim, Nurlia Afyanti (DOK/Sangatta Post)

FOTO: Kepala BPJS Kesehatan Kutim, Nurlia Afyanti (DOK/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA- Banyak pejabat gengsi  membuat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Mereka beranggapan BPJS hanya diperuntukkan bagi kalangan menengah bawah.

Sedangkan kalangan atas bisa membiayai diri sendiri tanpa harus ditanggung oleh BPJS terlebih pemerintah. Anggapan ini tentu bertentangan dengan nilai kebersamaan. Terlebih pada aturan. Pasalnya, semua warga Indonesia termasuk Kutim wajib mengantongi BPJS  tanpa terkecuali. Baik miskin maupun kaya.

“Kalangan atas  (pejabat) berfikir mereka punya uang. Bisa bayar sendiri. Sehingga ada yang enggak mau bikin BPJS. Tentu bukan demikian. Kerena BPJS adalah kebutuhan, kewajiban, dan punya BPJS adalah aturan. Seharusnya kita bangga punya BPJS,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Kutim, Nurlia Afyanti.

Baca Juga:  Cegah Penyaluran Salah Sasaran, Pembeli LPG Melon Bakal Didata 

Jikapun tidak dimanfaatkan, keberadaan BPJS yang dimiliki sangat membantu orang lain yang membutuhkan. Karena prinsip BPJS ialah saling tolong menolong dalam kebaikan.

“Kami punya motto, dengan gotong royong, semua tertolong. Artinya BPJS yang kita miliki bisa menolong sesama. Tentu ini merupakan ladang amal buat kita semua. Kita punya uang lebih, mari kita bantu, kita donasikan kepada yang tidak mampu. Cukup hanya dengan bergabung dengan memiliki kartu BPJS,” kata Lia.

Dari data sementara yang dirangkum BPJS , jumlah pembuat kartu BPJS untuk PNS, TNI dan Polri di Kutim baru 21.184 jiwa. Data ini termasuk satu keluarga. Mulai dari beberapa anak, istri atau suami serta orang tua. Padahal jika dibandingkan dengan pejabat di Kutim, data ini terbilang kecil.

Baca Juga:  Tuding Sekum KONI Tidak Netral, PSTI Minta Segera Diganti 

“Banyak sekali yang belum. Mengenai pastinya saya belum tau. Karena masih dalam tahap pendataan. Yang jelas data ini jauh lebih kecil dengan data individu masyarakat terlebih swasta,” katanya.

Untuk itu dirinya meminta kepada semua pejabat di Kutim bisa bergabung dengan BPJS Kesehatan. Karena hal itu sangat membantu diri sendiri terlebih orang lain. “Jadi kami harap semua bisa buat BPJS. Untuk data seluruhnya mulai dari PNS, swasta dan individu sampai saat ini sudah 71,58 persen,” terangnya. (dy)

Tags: bpjs kesehatanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bupati Tinjau Lokasi MTQ 2018 di Karangan 

Next Post

Komisi D DPRD Kutim Minta Prioritaskan Dana Darurat 

Related Posts

Terlanjur Beli Obat di Luar karena Stok RS Kosong, Pasien BPJS Bisa Minta Uang Kembali, Begini Caranya
Bontang

Terlanjur Beli Obat di Luar karena Stok RS Kosong, Pasien BPJS Bisa Minta Uang Kembali, Begini Caranya

25 September 2026, 14:19
Penonaktifan PBI di Bontang Capai 3.000 Peserta, Akses Layanan Kesehatan Tetap Dijamin
Bontang

Penonaktifan PBI di Bontang Capai 3.000 Peserta, Akses Layanan Kesehatan Tetap Dijamin

13 Juni 2026, 08:00
Saling Lempar Beban Iuran BPJS: Rakyat Kecil di Kaltim Jadi Korban “Pingpong” Anggaran Pemprov dan Daerah
Kaltim

Saling Lempar Beban Iuran BPJS: Rakyat Kecil di Kaltim Jadi Korban “Pingpong” Anggaran Pemprov dan Daerah

8 Mei 2026, 07:06
BPJS Jadi Syarat Urus SIM, STNK, Naik Haji, sampai Jual Beli Tanah
Kaltim

Nasib 83 Ribu Peserta BPJS di Kaltim Menggantung, Keputusan Ada di Tangan Gubernur

18 April 2026, 08:00
Pekerja Rentan Dapat Perlindungan, Pemkot Bontang Siapkan Rp4 Miliar
Bontang

Pekerja Rentan Dapat Perlindungan, Pemkot Bontang Siapkan Rp4 Miliar

5 Februari 2026, 17:30
Iuran BPJS Kelas 3 Naik Tipis, Pemkot Bontang Siapkan Rp24,4 Miliar untuk Jaminan Kesehatan Warga
Bontang

Iuran BPJS Kelas 3 Naik Tipis, Pemkot Bontang Siapkan Rp24,4 Miliar untuk Jaminan Kesehatan Warga

5 Februari 2026, 15:43

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.