BONTANGPOST.ID, Bontang – Pembangunan polder Tanjung Laut di Jalan Selat Karimata belum dimulai. Proyek infrastruktur ini masih menunggu dua warga yang tengah menyelesaikan pembangunan hunian baru di lokasi tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Much Cholis Edi Prabowo, mengatakan dari 38 bidang lahan yang telah dibebaskan, terdapat 18 bangunan di atasnya.
“Masih ada dua yang menunggu proses pindah rumah. Ini berdasarkan hasil rapat terakhir dengan warga,” kata Bowo, Jumat (27/3/2026).
Warga meminta agar pembangunan hunian baru rampung terlebih dahulu. Dinas PUPRK memberikan batas waktu hingga awal April mendatang.
Sebelumnya, pembebasan lahan polder dilakukan dengan skema konsinyasi, dengan total anggaran mencapai Rp38 miliar. Salah seorang warga, Agus, menyebut pembangunan hunian tetap terus dikebut, bahkan saat Lebaran, agar proyek bisa segera berjalan.
“Pembangunan itu dikebut karena ada target dua bulan mulai Februari, sejak tanah dibebaskan,” ujarnya.
Beberapa warga menerima kompensasi hingga Rp1 miliar untuk pembebasan lahan. Sementara itu, Pemkot Bontang telah menyelesaikan kajian DED, studi kelayakan, studi larap, dan UKL-UPL sebagai persiapan proyek polder. (ak)







