• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pemerintah Telusuri Rencana CSR dari LPCI, PJU Dinilai Belum Mendesak

by M Zulfikar Akbar
12 Februari 2019, 16:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
BIMBANG: Dari segi kebutuhan, PJU memang perlu, namun Pemkot Bontang harus menelusuri kebenaran CSR dari LPCI. (prokal)

BIMBANG: Dari segi kebutuhan, PJU memang perlu, namun Pemkot Bontang harus menelusuri kebenaran CSR dari LPCI. (prokal)

Share on FacebookShare on Twitter

Program corporate sosial responsibility (CSR) banyak dinantikan masyarakat. Terutama warga bufferzone yang bersentuhan langsung dengan lingkungan perusahaan. Namun, rencana CSR dari Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI) ke setiap kelurahan di Bontang masih ditahan dengan berbagai pertimbangan.

Para Lurah di Bontang sepertinya masih sangsi atas CSR yang membawa nama LPCI dengan menyebut perusahaan dari Korea Selatan. Pasalnya, pihak LPCI datang langsung ke setiap lurah tidak melalui Pemkot Bontang. Pun dengan meminta syarat dokumen yang di luar prosedural sebuah program CSR.

“Masak SK lurah diminta, ini kan tidak ada kaitannya dengan SK lurah,” kata Sekretaris Lurah Kanaan Muhammad Adnan, Senin (11/2/2019).

Terang dia, persyaratan yang diminta dinilai tak wajar. Selain SK Lurah, mereka meminta surat permohonan, profil desa, peta penempatan penerangan jalan umum (PJU), peta penempatan pembangunan, serta berita acara. “Kami tak lantas memberikan karena kurang percaya,” ujar Adnan.

Baca Juga:  Berdayakan Penjahit Lokal, Sistem Pemberian Seragam Gratis Diubah

LPCI disebut mendatangi kantor lurah dengan bantuan tokoh masyarakat. Tetapi dinilai kurang profesional. Dalam hal ini, yang mengurusi hanya seorang petani. Sontak, pihak kelurahan tidak begitu percaya. “Makanya kami (seluruh lurah dan camat) diundang rapat untuk membahas itu di Bapelitbang,” terangnya.

Kabid Penelitian, Pengembangan, Perencanaan, dan Evaluasi Pembangunan Bapelitbang Bontang, Bowo mengaku, pihaknya masih menelusuri kebenaran terkait LPCI. Pasalnya, LPCI dari luar Bontang dan belum jelas jenis perusahaannya.

“Tidak meyakinkan sekali, dan belum ada pertemuan dengan wali kota. Karena mereka langsung mendatangi kantor lurah,” ungkap Bowo.

Untungnya, para lurah masih sangsi dan tidak menyerahkan berkas apapun. Mengingat, dokumen yang dibawa LPCI disebut seperti orang meminta sumbangan. “Kami masih kroscek,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sirkuit Balap Bontang Lestari Belum Bisa Dibangun, Pemkot Terkendala Anggaran

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Bontang Maksi Dwiyanto mengatakan, di Bontang memang sudah ada forum CSR untuk menyeleksi siapa yang layak berkontribusi. Perusahaan yang wajib memberikan CSR-nya yakni Pupuk Kaltim, Badak LNG, Indominco Mandiri, serta Pama. Dan, CSR sederhana yang berasal dari pertokoan. “Mau diambil (CSR LPCI) kita takut, tidak diambil kita butuh,” aku Maksi.

Dilihat dari jenis CSR-nya yakni PJU, Maksi menilai, penerangan prasarana umum sudah terbilang bagus. Apalagi, di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta. Meski pemerintah telah memasang PJU, selalu hilang dicuri oleh orang tak bertanggung jawab. “Belum waktunya, karena kami pasangi bermanfaat buat yang lain (maling) tapi tidak untuk masyarakat Bontang. Soal CSR LPCI kami pelajari dulu,” pungkasnya. (mga/dwi/k8/prokal)

Baca Juga:  Panen 2 Ton Kerapu Cantik di KJA 
Tags: CSRlpcipemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ratusan TKW Terlantar, Syafruddin Pastikan Pemerintah Tak Tinggal Diam

Next Post

Diagnosis Pasien Hanya Butuh 5 Menit, BPPT Siap Komersialkan Kit DBD

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.