• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pemkab Minta Normalisasi Sungai

by BontangPost
13 Mei 2018, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
ilustrasi(net)

ilustrasi(net)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA- Setiap hujan, Sangatta Selalu banjir. Sangatta Utara dan Sangatta Selatan yang sering terdampak. Paling dominan di Sangatta Selatan. Khususnya mereka yang bermukim di bibir sungai.

Warga menganggap, salah satu penyebab banjir ialah meluapnya air Sungai Sangatta. Sungai mulai mengalami pendangkalan dan penyempitan.

Karenanya, dibutuhkan normalisasi sungai. Sungai dikeruk dan dilebarkan.

Permohonan tersebut langsung direspon Pemkab Kutim. Hanya saja masalahnya, sungai bukan merupakan kewenangan kabupaten, melainkan provinsi. Pemprov yang bertanggungjawab.

“Kalau kami yang tangani, aturannya tidak ada,” kata Bupati Ismunandar.

Seharusnya Pemprov peka. Penyebab utama banjir ialah sungai. Air sungai meluap karena terjadi pendangkalan. Apalagi, Pemkab Kutim sudah mengajukan normalisasi.

Baca Juga:  Polres Ikut Pantau Distribusi Sembako, Cegah Gejolak dan Penimbunan Barang Jelang Lebaran

“Mungkin provinsi tidak percaya kalau sungai Sangatta bisa banjir. Ini kewenangan provinsi. Tugas provinsi, Yang kesusahan orang kita,” katanya.

Cukup mudah untuk melakukan normalisasi. Pemkab siap. Seperti yang sudah dilakukan di anak sungai Masabang dan Majai. Hanya saja, bukan itu masalahnya. Masalah utama ialah kebijakan. Masalah aturan. Aturannya, kewenangan Pemprov.

“Kami sudah minta dinas terkait untuk menyurati. Mudahan saja bisa secepatnya dinormalisasi,” katanya.

Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kutim, Aswandini Eka Tirta mengatakan untuk mengatasi banjir ada beberapa hal yang dilakukan. Pertama, normalisasi sungai, perbaikan drainase, pembersihan saluran kanal, dan lainnya.

“Untuk normalisasi sungai, kami sudah melakukan komunikasi. Karena itu kewenangan pemprov,” katanya.

Baca Juga:  Mediasi Perusahaan, Pemerintah Harus Netral

Timbulnya keinginan normalisasi sungai setelah beberapa kecamatan di Kutim direndam banjir. Paling terparah di tiga kecamatan. Sangatta Selatan, Sangatta Utara, dan Bengalon. Paling terparah di Sangatta Selatan, hingga mencapai dua meter.

Pemkab Kutim cukup kewalahan menangani hal itu. Banyak yang dievakuasi. Bahkan, ada yang menjadi korban, meskipun tak meninggal. Tak kalah mengkhawatirkan, ialah ancaman binatang buas. Salah satunya Buaya Muara. “Untuk itu perlu dicarikan solusi. Terbaik ialah normalisasi sungai,” kata Edy warga Sangatta Utara. (dy)

Tags: banjirSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Alumni SMKN Sangata Utara Kembali Jadi Incaran

Next Post

Kesibukan Para Penumpang Kapal

Related Posts

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase
Bontang

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase

10 Maret 2026, 08:00
Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon
Bontang

Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon

6 Maret 2026, 14:03
Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan
Bontang

Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan

17 Februari 2026, 18:29
Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak
Bontang

Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak

14 Februari 2026, 18:21
Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar
Nasional

Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar

11 Januari 2026, 08:00
Wali Kota Andi Harun Tetapkan Samarinda Darurat Bencana
Kaltim

Matangkan Skema Pengendalian Banjir di Samarinda, Andi Harun Kunci RTRW Bebas Pertambangan

11 Juni 2025, 07:44

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.