• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pemkot Bontang Matangkan PLTS di Dua Pulau, Listrik Ditarget Menyala 24 Jam

by Redaksi Bontang Post
2 November 2026, 14:49
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Pulau Beras Basah

Pulau Beras Basah

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Gusung dan Pulau Beras Basah ditargetkan terealisasi pada 2027. Persiapan program tersebut terus dimatangkan Pemkot Bontang bersama PT PLN UP2K Kalimantan Timur, mulai dari kesiapan lahan hingga perencanaan kapasitas pembangkit.

Salah satu perkembangan terbaru datang dari Pulau Gusung. Jumlah calon pelanggan yang sebelumnya tercatat 79 kepala keluarga (KK), kini bertambah menjadi 120 KK. Penambahan ini menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kapasitas listrik yang akan disediakan.

Sekretaris Kota Bontang Sony Suwito Adicahyono mengatakan, rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama PLN UP2K Kalimantan Timur. Pertemuan itu turut membahas peta jalan pembangunan, termasuk aspek teknis, perizinan, dan kesiapan lokasi.

“Pemerintah Kota Bontang ingin memastikan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan kepulauan juga mendapatkan akses listrik yang layak,” ujarnya.

Sony menyebut, pembangunan tahap awal direncanakan menyasar Pulau Gusung dan Pulau Beras Basah dengan target realisasi pada 2027.

Baca Juga:  Pulau Beras Basah Resmi Ditutup, Nekat Datang Bakal Dipulangkan

“Jumlah calon pelanggan di Gusung mengalami peningkatan. Awalnya 79 KK, sekarang sudah mencapai 120 KK,” tuturnya.

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkot Bontang telah menyiapkan lahan seluas 2.167 meter persegi di Pulau Gusung. Lokasinya berada di kawasan pasang surut dan masih memungkinkan untuk diperluas hingga area perairan.

“Kami juga sudah menyiapkan lahan di Pulau Gusung seluas 2.167 meter persegi untuk mendukung pembangunan PLTS,” terangnya.

Meski demikian, kepastian pemanfaatan lahan masih harus ditelusuri. Pemkot meminta inventarisasi dilakukan dengan memastikan adanya persetujuan masyarakat serta tidak menimbulkan persoalan atau gugatan di kemudian hari.

Dari sisi administrasi, penggunaan lahan pesisir dan kepulauan tidak dapat disamakan dengan lahan yang memiliki status hak milik. Pemanfaatannya mengacu pada Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) dari Dinas Kelautan Provinsi Kalimantan Timur.

Baca Juga:  Akhir Pekan, Pengunjung Beras Basah Membludak

“Untuk status pemanfaatan lahannya, mekanismenya akan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, termasuk melalui mekanisme hibah,” sebut Sony.

Sementara itu, pimpinan PLN UP2K Kalimantan Timur Jaenuri menyampaikan, rencana pembangunan PLTS individual di Pulau Beras Basah telah masuk dalam peta jalan Kementerian ESDM. Terdapat 11 titik koordinat yang telah tercatat dalam perencanaan tersebut.

“Sebanyak 11 titik koordinat di Pulau Beras Basah sudah masuk dalam road map Kementerian ESDM. Karena itu, untuk pergeseran titik perlu ada pembahasan lebih lanjut,” jelasnya.

PLN juga akan memperhitungkan kondisi pasang tertinggi air laut sebelum menentukan konstruksi pembangkit. Langkah tersebut diperlukan agar fasilitas PLTS dapat menyesuaikan kondisi lingkungan pesisir dan tidak mudah rusak.

“Kami perlu mengetahui batas tertinggi pasang air laut sebagai dasar penyesuaian konstruksi agar fasilitas PLTS aman dan tidak mudah rusak,” katanya.

Baca Juga:  Terpal Beras Basah Bontang Mulai Ditertibkan, Dispopar Layangkan Peringatan Pertama

Untuk setiap rumah, PLN menyiapkan kapasitas daya maksimal 1.300 watt dengan rencana pasokan listrik selama 24 jam.

“Untuk setiap rumah, kapasitas daya yang disiapkan maksimal 1.300 watt dan listriknya direncanakan menyala selama 24 jam,” ungkap Jaenuri.

Sebelum pembangunan dimulai, PLN akan melakukan survei lapangan dan studi kelayakan atau feasibility study (FS) dengan dukungan Pemkot Bontang.

“Survei dan studi kelayakan akan dilakukan terlebih dahulu sebelum pembangunan dilaksanakan,” tambahnya.

Jaenuri menjelaskan, pemilihan konsep pembangkit akan disesuaikan dengan jumlah bangunan dan ketersediaan lahan. Untuk pulau dengan jumlah bangunan kurang dari 70 unit dan lahan terbatas, PLTS individual dinilai lebih efektif dibandingkan sistem komunal.

Pemkot berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai rencana. Dengan demikian, pembangunan PLTS pada 2027 diharapkan bisa memperluas akses listrik bagi masyarakat yang selama ini belum menikmati layanan secara optimal. (*)

Tags: pulau beras basah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

Next Post

Mantan Pimpinan Ponpes Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual Diperiksa Polres Bontang

Related Posts

Polres Bontang Telusuri Sumber Dugaan Pencemaran di Pulau Beras Basah
Bontang

Polres Bontang Telusuri Sumber Dugaan Pencemaran di Pulau Beras Basah

21 Oktober 2026, 13:29
DPRD Bontang Minta Pencemaran Beras Basah Diusut, Sumber Material Hitam Harus Diungkap
Bontang

DPRD Bontang Minta Pencemaran Beras Basah Diusut, Sumber Material Hitam Harus Diungkap

17 Oktober 2026, 14:54
Beras Basah Bontang Tercemar, DLH Telusuri Perairan dan Kapal Tanker yang Melintas
Bontang

Beras Basah Bontang Tercemar, DLH Telusuri Perairan dan Kapal Tanker yang Melintas

12 Oktober 2026, 13:07
DLH Bontang Uji Sampel Air Pulau Beras Basah, Telusuri Dugaan Pencemaran
Bontang

DLH Bontang Uji Sampel Air Pulau Beras Basah, Telusuri Dugaan Pencemaran

12 Oktober 2026, 10:02
Bontang

Cairan Hitam Mirip Oli Kotori Pantai Pulau Beras Basah Bontang

10 Oktober 2026, 13:41
Ketidakjelasan Status Aset Beras Basah Bontang Hambat Penataan, Pemkot Temui Pemprov Kaltim
Bontang

Ketidakjelasan Status Aset Beras Basah Bontang Hambat Penataan, Pemkot Temui Pemprov Kaltim

2 Mei 2026, 16:07

Terpopuler

  • Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026

    12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.