• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pemkot Masih Bingung Cukupi Keperluan Pasien Isolasi Mandiri

by BontangPost
2 Februari 2021, 13:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Sekretaris Kota Bontang Aji Erlynawati

Sekretaris Kota Bontang Aji Erlynawati

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pengawasan pasien isolasi mandiri (isman) menjadi salah satu celah. Selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Bontang. Satgas Penanganan Covid-19 pun membenarkan bahwa pengawasan tidak dapat dilakukan 24 jam. Agar pasien tidak beraktivitas ke luar rumah. Sehingga tidak menimbulkan paparan yang lebih luas.

Sekretaris Kota (Sekkot) Aji Erlynawati mengatakan penempelan stiker di rumah pasien memang belum bisa terealisasi. Pasalnya efektivitas dari kebijakan itu juga dipandang kurang maksimal. “Paling penting ialah perhatian dari pengurus RT dan lingkungan sekitar,” kata pejabat yang akrab disapa Iin ini.

Menurutnya, jika pasien isman merupakan warga bertaraf ekonomi mampu bukan menjadi masalah. Sebab, mereka bisa mencukupkan kebutuhan sehari bisa melalui skema pesan antar (take away).

Baca Juga:  Loktuan dan Belimbing Masuk Zona Merah Lagi

Akan tetapi, lain cerita bila pasien ekonomi rendah. Terutama menyangkut subsidi bahan pangan. Selain itu, penyediaan tempat karantina juga dipandang cukup sulit. “Untuk kebutuhan sembako untuk kategori itu biasanya disuplai dari Dinas Sosial,” klaimnya.

Kaltim Post (grup bontangpost.id) langsung mengkonfirmasi hal itu kepada Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM) Abdu Safa Muha. Dia menjelaskan langkah itu belum dilakukan. “Salah itu. Keputusannya kan pemerintah. Terkait isman itu seperti apa,” kata Safa.

Diterangkan dia, jika penanganan pasien isman untuk penyuplaian bahan pangan dari Dissos-PM, harusnya tertuang dalam keputusan wali kota. Pelaksanaannya pun dikerjakan secara tim. Dari stakeholder terkait.

“Dissos-PM itu bukan ahli gizi. Jadi orang yang isman itu harus terjamin gizinya. Jika itu dilakukan harusnya ada anggaran terkait itu,” urainya.

Baca Juga:  Kasus Aktif Covid-19 Tembus Seribu Orang

Memang, di awal pandemi sempat ditangani oleh Dissos-PM. Terkhusus ketika Pemkot memutuskan tempat karantina di Hotel Grand Mutiara April lalu. Namun, pelaksanaan itu langsung direvisi. Karena ada standar kadar yang harus diikuti. Tidak bisa disamakan dengan kucuran ketika ada bencana lainnya.

“Saat itu dikembalikan ke Dinas Kesehatan. Apalagi antara pasien anak-anak dan dewasa tentu ada perbedaan takaran gizi yang kami tidak mengetahuinya,” pungkasnya. (*/ak)

 

 

 

 

Tags: covid 19isolasi mandiri
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pakai Nama-Nama Kartun, Germo Jual 36 Siswi SMP-SMA di Facebook

Next Post

Soal Keringanan Tarif Tol Balsam, BPJT-Pemprov Kaltim Beda Jalur Lobi

Related Posts

Deteksi Varian Covid-19 Baru, Diskes Bontang Kirim Lima Sampel ke Samarinda
Kaltim

Tak Perlu Cemas, Begini Penjelasan Diskes Kaltim Terkait Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSUD AW Sjahranie

9 Juni 2025, 17:59
Dua Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSUD AWS Samarinda
Kaltim

Dua Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSUD AWS Samarinda

9 Juni 2025, 15:03
Kemenkes Imbau Warga Lakukan Tes Covid-19 jika Alami Batuk dan Flu
Kaltim

Kasus Covid-19 Meningkat di 21 Provinsi, Termasuk Kaltim

15 Desember 2023, 10:30
Lonjakan Kasus Covid-19, Kemenkes Minta Pemda Waspada
Nasional

Lonjakan Kasus Covid-19, Kemenkes Minta Pemda Waspada

14 Desember 2023, 16:00
Deteksi Varian Covid-19 Baru, Diskes Bontang Kirim Lima Sampel ke Samarinda
Nasional

Kasus Aktif Covid-19 di RI Melonjak, Capai 6.223 Kasus

13 Desember 2023, 14:22
Kemenkes Imbau Warga Lakukan Tes Covid-19 jika Alami Batuk dan Flu
Kesehatan

Kemenkes Imbau Warga Lakukan Tes Covid-19 jika Alami Batuk dan Flu

12 Desember 2023, 19:32

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.