• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Peneliti BRIN Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah, Polri Mulai Penyelidikan

by Redaksi Bontang Post
26 April 2023, 08:46
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Peneliti BRIN Andi Pangerang Hasanuddin minta maaf kepada warga Muhammadiyah. (Istimewa)

Peneliti BRIN Andi Pangerang Hasanuddin minta maaf kepada warga Muhammadiyah. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri akhirnya turun tangan menangani kasus ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang Hasanuddin kepada warga Muhammadiyah. Polri kini telah membuka penyelidikan kasus tersebut

“Siap saat ini tim dari Direktorat Siber Bareskrim sedang melaksanakn lidik terkait hal tersebut,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Shandi Nugroho saat dikonfirmasi JawaPos.com (grup bontangpost.id), Selasa (25/4).

Meski begitu, Polri belum menjadwalkan pemanggilan kepada AP Hasanuddin. Sebab, saat ini status perkara baru masuk penyelidikan awal.

“Masih lidik dan pengumpulan alat bukti,” jelas Shandi.

Sebelumnya, Peneliti BRIN Andi Pangerang Hasanuddin tengah menjadi sorotan publik. Masalah ini dimulai dari tulisan AP Hasanuddin di media sosial yang bersifat ancaman pembunuhan kepada jemaah Muhammadiyah.

Baca Juga:  Muhammadiyah: Awal Ramadan 27 Mei

AP Hasanuddin diketahui menulis komentar terkait perbedaan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah antara pemerintah dengan Muhammadiyah. Komentar itu ditulis dia saat menanggapi unggahan Facebook milik peneliti BRIN Thomas Djamaluddin.

Unggahan Thomas sendiri merespons komentar dari seseorang bernama Aflahal Mufadilah. Dalam komentarnya Thomas menilai Muhammadiyah sudah tidak taat kepada pemerintah karena tidak mengikuti ketetapan pemerintah terkait Lebaran 2023.

“Eh, masih minta difasilitasi tempat sholat Id. Pemerintah pun memberikan fasilitas,” tulis Thomas.

Komentar Thomas ternyata direspons oleh AP Hasanuddin dengan frontal. Hingga kalimatnya bernada ancaman pembunuhan kepada jemaah Muhammadiyah.

“Perlu saya halalkan gak nih darahnya semua Muhammadiyah? Apalagi Muhammadiyah yang disusupi Hizbut Tahrir melalui agenda kalender Islam global dari Gema Pembebasan? Banyak bacot emang!!! Sini saya bunuh kalian satu-satu. Silakan laporkan komen saya dengan ancaman pasal pembunuhan! Saya siap dipenjara. Saya capek lihat pergaduhan kalian,” kata Andi. (*)

Baca Juga:  Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 6 Mei 2019, Idul Fitri 5 Juni
Tags: muhammadiyah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wisatawan Beras Basah Membeludak, Petugas Ingatkan Pemilik Kapal Sediakan Life Jacket

Next Post

Usai Libur Lebaran, Wali Kota Bontang Minta ASN Langsung Bekerja Maksimal

Related Posts

Muhammadiyah Sudah Tetapkan Tanggal Puasa & Lebaran 2027, Catat Jadwal Lengkapnya
Nasional

Muhammadiyah Sudah Tetapkan Tanggal Puasa & Lebaran 2027, Catat Jadwal Lengkapnya

21 September 2026, 10:00
Kabar Duka, Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia
Nasional

Kabar Duka, Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia

27 Mei 2022, 12:27
Jangan Coba-Coba Nikah Online, Kemenag Bontang: Tidak Sah
Bontang

Tuntunan Ibadah Iduladha di Masa Pandemi, Kemenag Bontang Tunggu Keputusan Pusat

26 Juni 2020, 17:00
NU, Muhammadiyah, dan MUI Kompak Tolak RUU HIP
Nasional

NU, Muhammadiyah, dan MUI Kompak Tolak RUU HIP

14 Juni 2020, 08:49
Wabah Covid-19, Muhammadiyah Imbau Salat Id Idulfitri di Rumah
Nasional

Wabah Covid-19, Muhammadiyah Imbau Salat Id Idulfitri di Rumah

13 Mei 2020, 04:30
Sulit Dapatkan Akreditasi A, Mutu PT Masih Rendah
Nasional

Kampus Muhammadiyah-Aisyiyah Kucurkan Rp 78 M untuk Covid-19

30 April 2020, 11:59

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.