• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pengadaan Seragam Libatkan Penjahit Lokal, DPRD Minta Disdik Pastikan Regulasi Tak Tabrak Aturan

by Redaksi Bontang Post
22 Oktober 2021, 13:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Salah satu perlengkapan sekolah gratis yang akan dibagikan yakni seragam (dok bontangpost)

Salah satu perlengkapan sekolah gratis yang akan dibagikan yakni seragam (dok bontangpost)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Rencana pemberian paket bantuan perlengkapan sekolah akan kembali dimulai tahun depan. Bentuknya berupa seragam, tas, sepatu, dan buku tulis. Berbeda tahun ini Pemkot akan mencoba memberdayakan pengusaha penjahit lokal dalam pengadaan seragam sekolah. Sesuai dengan visi-misi pemerintahan Basri Rase-Najirah.

Menanggapi itu, Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan pada hakekatnya legislator menyetujui program ini. Lantaran langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. “Selalu DPRD dorong tinggal dari pemerintah lagi,” kata Andi Faiz.

Sejauh ini, nomenklatur bantuan ini belum diketahui. Pasalnya pembahasan anggaran baru mencermati kebijakan umum APBD prioritas dan plafon anggaran sementara (KUA-PPAS). Nantinya pengesahan APBD 2022 akan diketok pada November 2021. Sementara pengadaan perlengkapan sekolah biasanya dimulai pada Maret atau April.

Sehubungan dengan regulasi pemberdayaan penjahit lokal, perlu penegasan dari wali kota kepada OPD terkait. Bahwa jika kebijakan itu tidak bisa diterapkan, maka harus segera ada revisi pernyataan kepala daerah saat kampanye. Karena akan menyakiti hati warga dan pernyataan itu dianggap pembohongan publik.

Baca Juga:  Soal Salah Input Bantuan Seragam Sekolah, Agus Haris; Segera Koordinasi Pusat

“Kalau tidak bisa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) harus klarifikasi. Supaya tidak dianggap multi tafsir tehadap visi-misi pemerintahan terpilih,” ucapnya.

Politikus Partai Golkar ini berharap formula ini bisa diterapkan dan pengadaannya bisa dieksekusi dengan baik. Tak hanya itu, Andi Faiz juga meminta OPD terkait untuk segera melakukan pendataan terhadap penjahit lokal. Tujuannya agar tidak ada yang tercecer saat mekanisme pengadaan itu berjalan.

“Setahu saya soal Perpres pengadaan barang dan jasa itu segala sesuatu yang nominalnya di atas Rp 200 juta harus dilelangkan. Disdikbud harus monitor berapa penjahit di Bontang supaya segala sesuatunya terpercaya,” tutur dia.

Diberitakan sebelumnya, Disdikbud mengusulkan bantuan perlengkapan sekolah tertuang dalam APBD 2022. Meski demikian, nominal dari pengadaan barang tersebut belum bisa dibocorkan. Kepala Disdikbud Akhmad Soeharto mengatakan ini merupakan upaya Pemkot Bontang agar pelajar dapat mendapatkan kebutuhan yang diperlukan ketika menempuh pendidikan.

Baca Juga:  Wali Murid di Kaltim Keluhkan Harga Seragam, Dugaan Monopoli Penjualan Atribut Mencuat

“Kami upayakan ada tahun depan,” kata pejabat yang akrab disapa Harto ini.

Kini Disdikbud masih mencari formula regulasi sehubungan dengan pemberdayaan penjahit lokal untuk pemenuhan bantuan seragam sekolah ini. Sesuai dengan program wali kota dan wakil wali kota terpilih. “Kami kuatkan regulasi dulu. Takut salah,” ucapnya.

Sementara sepatu dan tas karena belum ada yang mampu untuk mengerjakan di Bontang, maka akan memakai skema tender. Sehingga produsen pembuatan tas dan sepatu dari luar Bontang bisa mengikuti proses lelang tersebut. Jika warga Kota Taman bisa membuat sepatu dan tas otomatis pemkot juga akan memprioritaskan produsen lokal.

“Kalau tas dan sepatu sepertinya dilelang,” tutur dia.

Baca Juga:  Seragam Gratis Kaltim Rp59,7 Miliar Jadi Sorotan, BPK Temukan Siswa Laki-Laki Tercatat Dapat Jilbab

Diketahui pada dua tahun lalu pengadaan seragam sekolah dikucurkan anggaran sebesar Rp 6,2 miliar, tas Rp 5,3 miliar, sepatu Rp 6,7 miliar, dan buku tulis Rp 2,2 miliar. Nominal ini meningkat dibandingkan 2017 lalu. Seluruh perlengkapan sekolah diberikan kepada pelajar jenjang SD hingga SMA atau sederajat. Baik sekolah negeri maupun swasta. Diketahui, penerima bantuan berjumlah 38.500 pelajar di Bontang. (*/ak)

Tags: Seragam Sekolahseragam sekolah gratis
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dapat Penghargaan Internasional Kota Bersih, Najirah; Didedikasikan untuk Warga Bontang

Next Post

13 Ribu Orang Teken Petisi, Minta Rachel Vennya Dihukum

Related Posts

838 Siswa Bontang Selatan Terima Seragam Gratis, Neni Tekankan Pendidikan Tanpa Bullying
Bontang

838 Siswa Bontang Selatan Terima Seragam Gratis, Neni Tekankan Pendidikan Tanpa Bullying

23 September 2026, 15:27
Sepatu dan Tas Sekolah Gratis Tiba di Bontang, Disdikbud Cocokkan Ukuran Sebelum Dibagikan
Bontang

Sepatu dan Tas Sekolah Gratis Tiba di Bontang, Disdikbud Cocokkan Ukuran Sebelum Dibagikan

1 September 2026, 19:26
Seragam Gratis Kaltim Rp59,7 Miliar Jadi Sorotan, BPK Temukan Siswa Laki-Laki Tercatat Dapat Jilbab
Kaltim

Seragam Gratis Kaltim Rp59,7 Miliar Jadi Sorotan, BPK Temukan Siswa Laki-Laki Tercatat Dapat Jilbab

21 Juli 2026, 08:59
Wali Murid di Kaltim Keluhkan Harga Seragam, Dugaan Monopoli Penjualan Atribut Mencuat
Kaltim

Wali Murid di Kaltim Keluhkan Harga Seragam, Dugaan Monopoli Penjualan Atribut Mencuat

20 Juli 2026, 11:00
Rp24,27 Miliar Digelontorkan, Tas hingga Buku Gratis Siswa Bontang Mulai Berdatangan
Bontang

Rp24,27 Miliar Digelontorkan, Tas hingga Buku Gratis Siswa Bontang Mulai Berdatangan

14 Juli 2026, 14:43
Disdikbud Bontang Kebut Jahit Hampir 30 Ribu Seragam Gratis, Sekolah Swasta Mulai Pengukuran
Bontang

Disdikbud Bontang Kebut Jahit Hampir 30 Ribu Seragam Gratis, Sekolah Swasta Mulai Pengukuran

14 Juli 2026, 11:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.