• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Penguatan Sistem Hidran Pesisir Bontang Masih Terkendala Jaringan Pipa

by Redaksi Bontang Post
6 Februari 2026, 12:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Disdamkartan Bontang dalam mempercepat penanganan kebakaran di wilayah pesisir memerlukan sistem hidran yang memadai. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Disdamkartan Bontang dalam mempercepat penanganan kebakaran di wilayah pesisir memerlukan sistem hidran yang memadai. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Upaya penguatan sistem hidran pemadam kebakaran di wilayah pesisir Kota Bontang, khususnya Bontang Kuala, masih menghadapi sejumlah kendala. Hingga kini, kawasan pesisir tersebut belum memiliki jaringan hidran khusus yang terintegrasi dengan sistem pemadam kebakaran kota.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Amiluddin, menyebut keterbatasan infrastruktur perpipaan menjadi faktor utama belum terbangunnya sistem hidran permanen di wilayah pesisir.

“Bontang Kuala memang belum memiliki hidran khusus. Untuk membangun sistem hidran lengkap, biayanya cukup besar karena harus disertai pembangunan jaringan pipa,” ujar Amiluddin.

Ia menjelaskan, pembangunan sistem hidran mandiri membutuhkan anggaran signifikan. Namun, terdapat opsi yang lebih efisien melalui pemanfaatan jaringan pipa milik Perumda Tirta Taman (PDAM).

“Kalau bisa memanfaatkan jaringan PDAM, kita hanya perlu menambah titik hidran. Biayanya jauh lebih murah, bahkan tidak sampai Rp1 miliar untuk beberapa titik,” katanya.

Meski demikian, Amiluddin mengakui implementasi sistem hidran terpadu masih belum optimal. Salah satu kendala lainnya adalah adanya pemasangan hidran oleh pihak tertentu yang tidak sesuai dengan standar peralatan Disdamkartan.

“Beberapa hidran yang terpasang tidak sesuai standar kami, sehingga sulit digunakan dengan perlengkapan pemadam kebakaran yang tersedia,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Disdamkartan Bontang telah menyiapkan sejumlah peralatan alternatif untuk penanganan kebakaran di wilayah pesisir. Di antaranya motor pemadam roda tiga, peralatan pemadam portabel, serta pompa air yang ditempatkan di beberapa titik strategis.

Selain itu, personel pemadam kebakaran juga telah disiagakan di sejumlah pulau, seperti Malahing, Selangan, dan Tihi-Tihi. Mereka dibekali alat pemadam api ringan (APAR), pelampung, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Amiluddin menegaskan, penguatan sistem hidran di kawasan pesisir tetap menjadi rencana jangka panjang Pemerintah Kota Bontang. Namun, pelaksanaannya harus melalui kajian teknis yang matang serta kolaborasi lintas sektor agar efisien dan sesuai standar keselamatan.

“Yang terpenting saat ini, perlindungan kebakaran di pesisir tetap berjalan. Sambil itu, kami siapkan infrastruktur hidran yang terintegrasi ke depan,” pungkasnya. (ak)

Tags: hidran pesisir Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Polres Bontang Tempuh Mediasi Kasus Longsor Kampung Timur Kanaan, Pemilik Lahan Dipanggil

Next Post

BPBD Kaltim Kirim Peringatan Dini Cuaca Ekstrem ke Daerah, Personel dan Alat Evakuasi Disiagakan

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.